RIAUBOOK.COM - Kenaikan harga bahan pokok disaat-saat bulan Ramadan sudah merupakan hal rutin terjadi seriap tahunnya dan hampir merata menimpa setiap daerah. Komoditas yang mengalami kenaikan paling mencolok di antaranya cabai merah, bawang merah, dan gula pasir.
Harga bawang merah di Kota Pangkalan Kerinci melonjak karena pasokan yang terus berkurang. Ajo Apnih, pedagang di Pasar Baru, Pangkalan Kerinci menyatakan, sebelumnya harga bawang merah Rp 26 ribu per kg. ''Sekarang sudah mencapai Rp 32 ribu per kg,'' kata dia, pada Riaubook.com di los dagangnya, Sabtu (03/06/2017).
Ia jelaskan, selain karena disaat-saat bulan Ramadan, kenaikan harga juga diakibatkan terhambat masuknya bawang merah dari Negara Malaysia dan India, sehingga pasokan bawang lokal yang biasanya didatangkan para pedagang dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat sekarang ini semakin berkurang akibat tingginya perintaan dari seluruh daerah konsumen.
Tidak hanya bawang merah yang mengalami lonjakan, harga bawang putih juga sekarang harganya menyentuh Rp 40 ribu per kg, naik Rp 8.000 dibandingkan harga sebelumnya. Bahan pokok lainnya mengalami kenaikan bervariasi antara Rp 1.000 hingga Rp 1.500.
Berdasarkan pantauan media ini kemarin, sejumlah bahan pokok harganya naik signifikan, seperti bawang merah yang sebelumnya bisa dibeli dengan Rp 20ribu perkg kini harus ditebus dengan Rp 30 ribu per kg. Cabai merah dari Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu per kg, gula putih yang semula Rp 13 ribu menjadi Rp 15 ribu per kg, sedangkan ayam boiler dari Rp 19 ribu menjadi Rp 26 perkg.
Pembeli sembako, Nela Armi (32) warga pangkalan kerinci yang juga merupakan pengusaha rumah makan mengatakan, kenaikan harga gula pasir ini terjadi sejak diawal bulan ramadan. "Kenaikan ini sangat memberatkan para pengusaha rumah makan terlebih ibu rumah tangga," kata Nela.
Ia memperkirakan kenaikan bahan pokok ini akan terus berlangsung selama ramadan hingga berakhirnya idul fitri lebaran. Apalagi bahan tepung dan minyak goreng.
Kepala Disperindagkop Kabupaten Pelalawan Zulherman Das menyatakan, sedang mencari penyebab melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok menjelang lebaran idul fitri ini.
Namun Ia meminta warga berbelanja dengan sewajarnya dan tidak melakukan aksi borong agar harga terkendali. "Kita masih terus mengawasi kenaikan harga ini dan tetap berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan dimana penyebab dari naiknya harga-harga kebutuhan pokok ini," Zulherman Das mengakhiri. [RB/ton].
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…