RIAUBOOK.COM - Badan Pusat Statistik Provinsi Riau merilis Riau alami inflasi sebesar 0,16 persen pada bulan Mei 2017. Penyebab inflasi di antaranya tarif listrik, air, perumahan, gas dan bahan bakar.
"Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar pada Mei 2017 mengalami inflasi sebesar 0,77 persen," kata Kepala BPS Riau Aden Gultom di Pekanbaru, Jumat (2/6).
Aden menjelaskan dari tiga kota penghitung inflasi di Riau yakni Tembilahan alami inflasi terbesar 0,69 persen, disusul Pekanbaru 0,12 dan Dumai 0,11.
"Dengan demikian inflasi tahun kalender yang terbentuk Januari-Mei 2017 menjadi 1,76 persen, sementara Year on Year (Mei 2017 terhadap Mei 2016) sebesar 6,35 persen," bebernya.
Menurut Aden dari hasil pengumpulan data BPS inflasi Riau pada Mei terjadi karena adanya kenaikan harga pada lima kelompok pengeluaran, yaitu perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,77 persen, diikuti kelompok kesehatan 0,29 persen, sandang 0,20 persen, tranportasi, komunikasi dan jasa keuangan, 13, pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,01 persen.
"Sedangkan dua kelompok pengeluaran lainnya justru deflasi yakni bahan makanan 0,18 persen dan makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,06 persen" terangnya.
Ia menambahkan bahan bakar penyumbang inflasi di Riau itu dikarenakan bukan kenaikan premium akan tetapi katanya harga pertamax dan pertalite.
"Walau tidak terlalu besar namun kenaikan BBM itu membuat naiknya bahan baku," tambahnya. (RB/don)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…