RIAUBOOK.COM - Krisis diplomatik yang melanda sejumlah negara di Kawasan Teluk menyebabkan pihak Manajemen Qatar Airways menghentikan semua penerbangan ke Arab Saudi. Keputusan ini tentu saja bakal berimbas bagi Indonesia.
Pengamat penerbangan Gerry Soejatman menilai, setidaknya ada dua kalangan yang terimbas dari penutupan rute Saudi-Qatar. Yang pertama yakni jamaah umrah asal Indonesia.
"Qatar Airways terbang 3 kali sehari (Jakarta-Doha) dan sebagian besar adalah penumpang untuk umrah. Bisa bayangin berapa orang yang kena (dampaknya)," ujarnya, Senin (5/6/2017).
Selama ini, penerbangan Qatar Airways rute Jakarta-Madinah via Doha memang menjadi salah satu opsi penerbangan umrah bagi masyarakat Indonesia. Frekuensi penerbangannya pun terbilang cukup banyak yakni 21 kali dalam seminggu.
Bagi jamaah umrah yang sudah terlanjur membeli tiket Qatar Airways dan akan pulang ke Indonesia juga dipastikan akan kena getahnya. Kondisi ini tentu saja membuat pusing biro perjalanan umrah yang sudah mempersiapkan perjalanan jamaah umrah menggunakan maskapai Qatar Airways.
"Mau mulangin mereka juga tidak akan gampang, banyak sekali penumpang yang harus dipindahkan maskapai. Untuk yang mau berangkat juga lebih baik ditunda. Dampak besar ada di travel agent umrah," kata Gerry.
Dampak ke TKI
Kelompok kedua yang terkena imbas adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi. Sebab selama ini banyak TKI yang memilih penerbangan Qatar Airways untuk pulang ke Indonesia.
"Mana ini mau Lebaran pula. Untuk pindah maskapai juga sudah tidak akan gampang dan murah. Ini juga lagi high season summer," ucapnya. (kcm)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…