Ilustrasi pemerkosaan. (net)

Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:52 WIB 4890000

Biadab, Anak Kandung Diperkosa Sampai Lupa Berapa Kali Dia Lakukan

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Entah setan apa yang merasuki fikiran REL (39), meski anak kandungnya menolak setiap kali dipaksa, dia tetap saja memperkosanya, bahkan korban sampai lupa sudah berapa kali dipaksa berhubungan badan oleh ayahnya, sejak tahun 2014 silam.

Ancamannya, jika korban tidak mau melayani hawa nafsu bejat, gadis 17 tahun itu akan dibunuh pelaku.

Perbuatan itu dilakukan pelaku terhadap korban di rumah mereka, salah satu desa di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto mengatakan, tersangka perbuatan cabul dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur itu sudah ditangkap.

"Awal kasus ini terjadi, pada tahun 2014, korban sedang mencuci piring di rumah. Tiba-tiba pelaku memanggil anaknya dan minta tolong dipijit kepalanya," kata Yusup Selasa (17/10).

Saat dipijit anak, pelaku malah merasa terangsang hingga dia juga memijit bagian terlarang anaknya.

Spontan korban sempat melawan, namun pelaku malah semakin menjadi-jadi dam merebahkan tubuh anaknya hingga dipaksa untuk berbuat tak senonoh tersebut.

Parahnya lagi, keesokan harinya pelaku ketagihan. Dia selalu memaksa korban berhubungan badan 3 hingga 4 kali dalam seminggu.

"Terakhir kali pelaku melakukannya pada 30 September 2017 lalu," kata Yusup.

Lama kelamaan, korban merasa takut dan tidak tahan akan perlakuan bejat ayahnya tersebut.

Dia pun kabur dari rumah menuju rumah saudaranya di Padang Lawas, setiba di sana, korban menghubungi ibunya tentang keberadaannya, dan menceritakan kejadian itu.

Korban mengadukan hal itu kepada ibunya, sambil meminta sang ibu untuk melapor ke polisi.

Ibu korban kaget mendengar pengakuan anaknya, terlebih perbuatan itu sudah bertahun-tahun dialami anak gadisnya.

Sang ibu pun langsung pergi meninggalkan ayah bejat itu dari rumah menuju tempat korban, kemudian mereka melapor ke polisi.

"Korban bersama keluarga dan ibunya melaporkan kejadian itu, kemudian pelaku berhasil ditangkap, dan dijerat Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak," kata Yusup. (RB/san)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Broker Proyek APBD Pekanbaru Ditangkap Jaksa

Jumat, 13 Oktober 2017 - 17:15 WIB

Kronologi Pemerkosaan 2 Gadis, Digilir 4 Pemuda Meranti

Kamis, 12 Oktober 2017 - 11:25 WIB

KPK Datang ke Inhu Ngapain?

Kamis, 12 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Lima Tersangka Pemurni Emas Ilegal Diringkus

Selasa, 10 Oktober 2017 - 14:05 WIB

Polisi Riau Bidik Harta Kekayaan Bandar 40 Kg Sabu

Selasa, 10 Oktober 2017 - 14:04 WIB

Curi Onderdil Mobil Truk Elpiji, Iis di Polisikan

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 09:15 WIB

Mantan Kadispenda Riau Diperiksa Jaksa Terkait Korupsi

Jumat, 06 Oktober 2017 - 22:30 WIB

BNN Tembak Mati Bandar 25 Kilogram Sabu di Riau

Jumat, 06 Oktober 2017 - 22:08 WIB

Ini Dia Postingan Jonru yang Buat Dia Ditangkap Polisi

Jumat, 06 Oktober 2017 - 21:30 WIB

Seorang Nenek Diduga Dibunuh Perampok, Simak Kisahnya

Rabu, 04 Oktober 2017 - 07:41 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia