Riaubook.com

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 23:16 WIB 2750000

Refleksi 89 Tahun Sumpah Pemuda, Mahasiswa Riau Gelar Aksi Simpatik Tuntut Pembebasan 4 Rekanya yang Ditahan Polda Metro Jaya

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Bersempena hari Sumpah Pemuda dan berangkat dari asas persatuan gerakan mahasiswa Riau atas tindak represif yang dilakukan oleh aparat kepolisian, maka aliansi mahasiswa Universitas se-lingkungan Riau bersama dengan organisasi kepemudaan se-lingkungan Riau menggelar aksi simpatik untuk 4 rekan mahasiswa Indonesia yang ditahan oleh Polda Metro Jaya.

Aksi ini digelar dipersimpangan lampu merah tempat perbelanjaan Mall SKA Pekanbaru, Sabtu petang (28/10/2017).

Koordinator lapangan, Dedy Prianto menyatakan bahwa aksi kali ini dilakukan pasca resminya Panji Laksono dan Wildan ditahan di Polda Metro Jaya menyusul dua rekannya yang sudah terlebih dahulu ditahan.

Melalui momentum sumpah pemuda kata Dedy Prianto, ia ingin menyampaikan kepada mahasiswa dan masyarakat jika saat ini demokrasi di Indonesia telah mati.

Menarik perhatian, aksi simpatik kali ini diwarnai dengan penampilan teatrikal dari rekan mahasiswa Universitas Abdurrab dengan properti pocong yang ditangisi bersamaan dengan pembacaan puisi-puisi sindiran kepada pemerintah.

Teatrikal tersebut menggambarkan bahwa telah matinya demokrasi pada rezim Jokowi-JK. Setelah itu properti yang mirip pocong tersebut diletakkan diatas Tugu Selamat Datang Simpang Mall SKA beserta spanduk yang bertuliskan "Surat Jaminan Mahasiswa".

Selain teatrikal, aksi simpatik kali ini juga diisi dengan gerakan 1001 surat jaminan tahanan yang disebar dan diisi langsung oleh masyarakat sekitar kota Pekanbaru yang nantinya akan dikirimkan ke Polda Metro Jaya melalui lembaga bantuan hukum PAHAM Jakarta, pada senin (30/10/2017) mendatang.

"Hari ini tepat pada tanggal 28 oktober 2017 adalah momentum refleksi 89 tahun sumpah pemuda Indonesia. Maka bagi mahasiswa Indonesia yang tidak tersentuh dan bergetar hatinya serta peduli terhadap 4 rekan mahasiswa Indonesia yang saat ini telah ditahan di Polda Metro Jaya, ganti saja almamatermu dengan kain kafan," ungkap Rinaldi dalam orasinya.

Dengan adanya rasa kepedulian di dalam hati, maka seluruh aliansi mahasiswa dari Riau menuntut untuk segera membebaskan 4 mahasiswa Indonesia yang masih ditahan di Polda Metro Jaya dan meminta pemerintahan Jokowi-JK untuk segera mundur. Aksi ini diakhiri dengan doa bersama dan bubarnya massa aksi secara tertib dan kembali ke kampus masing-masing.

Harapan dari aliansi mahasiswa Riau ialah segera dibebaskannya 4 rekan mahasiswa Ardi S (IPB), Ihsan M (STEI SEBI), Wildan Wahyu Nugroho (Koordinator Pusat BEM SI) dan Panji Laksono (Presiden Mahasiswa IPB) yang hingga hari ini masih mendekam di Polda Metro Jaya. (RB/reales)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Hotel Alexis Ditutup? Anies Baswedan: Nanti Kejutan

Rabu, 25 Oktober 2017 - 21:02 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia