Bupati Meranti Irwan Nasir saat menerima apresiasi Indonesia Awards 2017 di Jakarta, Selasa (31/10/2017).

Rabu, 01 November 2017 - 11:12 WIB 4990000

Sagu Meranti Mendunia, Irwan: Sekarang Marginal Tapi Ini Masa Depan Indonesia

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Sagu sebagai salah satu komuditas unggulan yang selama ini dianggap sebagai komuditas yang marginal, namun kedepan akan menjadi produk pangan unggulan yang mampu menguatkan ekonomi negara ini.

Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir mengatakan itu saat menerima piagam apresiasi pada ajang Meta Morfosa i-News dan Indonesia Awards 2017 yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (31/10/2017) malam.

"Namun, kami melihat bahwa Tuhan menciptakan tanah dengan jumlah yang terbatas dan tidak mungkin bertambah, sedangkan manusia jumlah semakin hari semakin bertambah, sehingga kami meyakini, suatu saat nanti, Indonesia untuk bahan pangan alternatif yang memang berasal dari tanah Indonesia asli, dan sagu adalah salah satunya," Irwan menambahkan.

Maka kemudian, lanjut dia, dari Kabupaten Meranti menyadari bahwa betapa pentingnya menjaga ketahanan pangan Indonesia di masa depan dengan melakukan budidaya tanaman sagu dan mengolahnya dengan kualitas yang sangat baik saat ini.

"Itu semua kami persembahkan untuk Indonesia di masa depan. Terimakasih, penghargaan ini kami persembahkan dan dedikasikan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti," kata Irwan.

Bupati Irwan adalah satu-satunya kepala daerah penerima penghargaan Indonesia Awards 2017 dari Riau dan Kepulauan Riau.

Malam itu, Irwan dinobatkan sebagai bupati yang mampu konsisten dalam mengembangkan tanaman sagu dan memproduksinya menjadi makanan yang khas. (RB/fzr)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 33.9 %
Syamsuar-Edy Nasution 17.9 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 3.7 %
Lukman Edy-Hardianto 44.5 %
Hasil berdasarkan dari 7080 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Alexis Tutup, Pengusaha Hiburan pun Kecewa

Selasa, 31 Oktober 2017 - 15:36 WIB

Ritual Menyimah Kampung di Desa Dusun Tua Pelang

Senin, 30 Oktober 2017 - 11:56 WIB

Dumai Tanpa Kumuh, Mungkinkah?

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 10:17 WIB

Anton Medan Bakal ke Inhu

Jumat, 27 Oktober 2017 - 16:01 WIB

TP PKK Inhil Raih Juara I Kategori Menu Sarapan Pagi

Jumat, 20 Oktober 2017 - 12:15 WIB

PMII Meminta Pemko Dumai Menutup Tempat Hiburan Malam

Rabu, 25 Oktober 2017 - 14:18 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia