RIAUBOOK.COM - Kuba merupakan salah satu negara komunis yang tersisa dan menjadi sekutu Korut.
Menteri luar negeriKorea Utara dijadwalkan berkunjung keKubapada Senin (20/11/2017) waktu setempat. Kedua negara itu sedang mengalami ketegangan denganAmerika Serikat.
Dilansir dariAFPsebagaimana Kompas.com memberitakan, Minggu (19/11/2017), melalui pernyataan kementerian luar negeri Kuba, Menlu Korut, Ri Yong Ho, akan bertemu diplomat Kuba, Bruno Rodriguez Parrilla. Mereka akan berpartisipasi pada kegiatan yang belum dapat ditentukan.
Hubungan Kuba dengan AS mulai membaik sepenuhnya pada 2015, namun kembali tegang sejak kepemimpinan Presiden Donald Trump pada awal tahun ini.
Sementara, Korut terus mengancam dengan pengembangan rudal nuklirnya yang mampu menyerang hingga ke daratan AS.
Sebelumnya, pemimpin Kuba, Fidel Castro pernah mengunjungi Korut pada 1986 untuk bertemu dengan pendiri Korut Kim Il Sung. Korut pernah mengadakan tiga hari berkabung nasional, ketika Castro meninggal pada November 2016.
Korut juga mengirim delegasinya yang dipimpin oleh Choe Ryong Hae, pembantu senior Kim Jong Un, ke Havana untuk menghadiri pemakaman Castro.
Kuba juga mencela sanksi internasional yang diberikan ke Korut atas program senjata nuklirnya.
Pada 2013, Panama menangkap sebuah kapal Korut yang membawa kiriman senjata Kuba era Soviet dan jet tempur yang disembunyikan di bawah karung gula. Korut bersikeras senjata tersebut dikirim untuk diperbaiki. (RB/Kompas.com)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…