Gubri Cabut Status Siaga Darurat Penanggulangan Karhutala 2017. (RB)

Kamis, 23 November 2017 - 18:03 WIB 2090000

Gubernur Riau Cabut Status Siaga Darurat Penanggulangan Karhutala 2017

Share ke BBM

RIAUBOOK. COM - Gubenur Riau Arsyadjuliandi Rachman resmi mencabut status darurat Kebakaran hutan dan lahan (Karhutala) Riau tahun 2017, Kamis (23/11/2017).

Pada Sambutannya, Gubernur Riau menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang turut membantu penanggulangan Karhutala selama 2 tahun terakhir.

"Fokompida sebagai penasehat di satgas telah berhasil selama 2 tahun terakhir menekan karhutala karna kekompakan dan komitmen kita bersama dalam mewujudkan Riau bebas asap," kata Gubri dikantor Gubernur Riau.

Beliau juga memberikan Apresiasi kepada Satgas Karhutala, karena menurut Gubri, tugas dari Satgas bukan pekerjaan yang mudah.

Gubri juga mengatakan kalau pencegahan kebakaran hutan kedepannya masih menjadi prioritas bagi provinsi Riau.

"Masalah pencegahan kebakaran hutan, menjadi prioritas bagi Provinsi Riau untuk tahun-tahun Kedepan, oleh karena itu tadi saya ingatkan juga kepada pak Dansatgas dan pak Danpaskhas untuk lebih awal mempersiapkan segala sesuatunya dalam rangka pencegahan tahun depan," kata gubri saat wawancara dengan Riaubook.com.

Dalam laporannya, kepala BPBD Riau, Edward Sanger menyampaikan bahwa Kegiatan penanggulangan yang sudah dilakukan sejak 24 januari 2017 berdasarkan surat keputusan gubernur dilakukan sampai 30 april 2017 pada periode pertama, kemudian tahap kedua di lakukan 1 Mei - 30 November 2017 mengingat masih di perlukannya upaya penaggulangan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau.

Kata Erward, upaya yang telah dilakukan selama proses siaga darurat Karhutala 2017 meliputi pendampingan dan kordinasi bersama setekholder, melakukan kordasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, apel siaga karhutala (3/11/2017), penyebaran Keputusan gubernur dan maklumat Kapolda tentang Karhutala, Patroli terpadu dengan melibatkan patroli darat dan udara serta pemadaman melalui udara jika muncul titik hotspot dengan heli water bombing.

Edward juga menyampaikan bahwa data pantauan hotspot telah mengalami peburunan, dari tahun 2014 sebanyak 11272, dan pada tahun ini tinggal 411 dan sudah di padamkan.

Dalam pelaksanaannya siaga darurat Karhutala melibatkan 8 heli water bombing BNPB dan Pesawat teknologi modivikasi cuaca

Sementara itu, Dansatgas penaggulangan Karhutala, Edy Nasution yang juga menjabat sebagai Danrem 031 Wirabima, mengucapkan terimakasih kepada seluruh steak holder, yang meliputi tim darat dan udara, penegakan hukum, serta unit Penerangan.

"Walaupun terjadi kebekaran hutan di beberapa daerah, namun itu semua dapat di cegah," kata Edy.

Edy mengatakan bahwa Riau telah dianggap berhasil dalam menekan kebakaran hutan dan lahan.

"Setiap hari kita melakukan patroli, melalui WahatsApp grup, tim didaerah melakukan komunikasi kepada saya, sore hari mereka melakukan patroli dan menyampaikan laporannya," ucapnya.

Edy juga mengatakan kalau kekompakan yang terjalin dalam perlu terus dipelihara dan dijaga.

Edy meminta kepada aparat penegak hukum, agar peroses penegakan hukum kepada perusahaan dan perorangan yang diduga melakukan pembakaran lahan di tindak tegas oleh supaya mebimbulkan efek jera.

Berdasarkan hasil pantauan satelit dan pantauan satgas di daerah, sudah tidak ada lagi kebakaran hutan di provinsi Riau, berdasarkan hal tersebut Edy menyarankan kepada Gubri untuk mencabut status Siaga Darurat Karhutala tahin 2017.

Dengan rasa syukur, Gubernur Riau kemudian mencabut Status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan tahun 2017. (RB/Dwi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
redaksi riaubook

Berita Terkini

Polisi Gerebek Rumah Pengedar Narkoba di Rengat

Kamis, 23 November 2017 - 10:31 WIB

RAPBD Inhu 2018 Capai 1,2 Triliun

Rabu, 22 November 2017 - 13:16 WIB

Jokowi Hadiri Konsultasi Tahunan RI-Malaysia

Rabu, 22 November 2017 - 11:49 WIB

Sidang Perdana Bandar Narkoba, Alex Didakwa Pasal Berlapis

Selasa, 21 November 2017 - 21:48 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia