RIAUBOOK.COM - Dua remaja wanita di Kota Pekanbaru, Riau, masing-masing inisial JN (17) dan BSA (16), ditangkap polisi. Keduanya dilaporkan Andika (21) yang merasa kesal karena Handphone miliknya digadaikan.‎Padahal, Andika dan JN baru kenal melalui media sosial facebook.
Wakil Kepala Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata mengatakan, awalnya Andika dan JNchating dan janjian untuk ketemuan di Jalan Setia Budi depan Alfamart, Pekanbaru.
Setelah sepakat, Andika berangkat menggunakan sepeda motor seorang diri dan bertemu dengan JN, ditemani BSA. Kemudian mereka bertiga boncengan ke tempat kerja Andika di barber shop Jalan Hang Tuah.
"Dalam perjalanan tersangka JN meminjam handphone android Andika merk xiomi 4a warna Pink. Setibanya di barber shop Andika menyuruh kedua tersangka masuk ke dalam dan mengenalkan mereka dengan temannya bernama Ade," ujar Edy kepada Riaubook.com, Selasa (28/11/2017).
Tak lama kemudian tersangka BSA meminjam handphone milik Ade untuk main chating di FB. Tak lama kemudian, Andika keluar dari tempat itu untuk membeli rokok, berselang 10 menit kemudian Andika kembali.
"Saat itulah Andika mengetahui dari temannya, Ade, bahwa kedua wanita itu kabur membawa handphone miliknya," jelas Edy.
Tak kehilangan akal, Andika pun melacak keberadaan kedua remaja itu. Andika mendapat informasi bahwa kedua wanita tersebut berada di Hotel Angkasa Garden, kamar 504.
Kemudian Andika meminta bantuan pihak hotel untuk membuka pintu kamar. Saat dibuka, dua wanita itu bersama 5 pria lainnya. ‎Andika pun menanyakan HP miliknya kepada JN. Namun, JNmengaku HP itu telah diberikan kepada pacarnya, Aris yang kebetulan juga ada di kamar hotel.
"Dari keterangan Aris bahwa handphone sudah digadaikannya sebesar Rp 300 ribu. Kemudian Andika membawa kedua wanita tersebut dan Aris menuju ke Polsek Limapuluh," ucap Edy.
Dalam perjalanan Aris melarikan diri, sedangkan kedua wanita tersebut tak bisa berbuat banyak. Tim Reskrim Polsek Tenayan Raya mendatangi Polsek Limapuluh dan membawa keduanya.
"Kedua wanita pelaku penggelapan HP itu sudah diamankan di Polsek Tenayan Raya untuk diproses hukum lanjutan. Sedangkan terduga pelaku Aris masih dikejar," ‎pungkas perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini. (RB/San)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…