RIAUBOOK.COM - Pedagang memberi batas waktu kepada Pemerintah Kota Dumai untuk mensterilkan area Taman Bukit Gelanggang dari stand bazar hingga pukul 16.00 WIB Selasa (12/12/2017).
Dikatakan oleh Toha salah seorang perwakilan pedagang Capuccino Cincau (Capcin) Taman Bukit Gelanggang kita Dumai yang ikut direlokasi selama pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Riau, meminta pemerintah melalui instansi terkait untuk tegas dalam menjalankan hasil keputusan.
"Saya mewakili pedagang yang biasa berjualan meminta kepada Pemerintah Kota Dumai tegas terhadap keputusan bersama dimana area Taman Bukit Gelanggang harus steril," kata Toha, Selasa (12/12/2017).
Dikatakannya, jika keputusan yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Perdagangan Zulkarnaen pada tanggal 20 November 2017 tidak juga diindahkan, pihak pedagang akan kembali berjualan seperti biasanya.
"Rekan-rekan pedagang mengatakan, jika area tersebut tidak juga steril, mereka juga akan ikut berjualan dilapangan seperti biasanya," katanya kembali.
Dikatakannya kembali, bahwa pihak pedagang kuliner tersebut akan tetap patuh dengan hasil keputusan rapat, dimana hasil keputusan yang dimulai tanggal 5 Desember 2017 hingga pelaksanaan MTQ tingkat Riau berkahir tidak terdapat aktifitas berjualan demi suksesnya pelaksanaan tersebut.
"Jika area tersebut tidak steril, berarti Pemerintah Kota Dumai yang menodai hasil kesepakatan, karena tidak tegas dalam menegakkan aturan," katanya mengakhiri.(RB/Iwan)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…