Ustad Abdul Somad. (ist)

Selasa, 09 Januari 2018 - 07:12 WIB 9960000

Membaca Jejak Digital Ustad Abdul Somad untuk Pilkada Riau

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


TIDAK dapat disangkal saat ini Ustad Abdul Somad (UAS) menjadi magnet di tengah masyarakat, baik di dunia nyata maupun dunia ghaib (mengambil istilah UAS).

Setiap ceramah UAS bisa dihadiri langsung oleh ribuan jamaah, juga di live streaming.

Lalu apa korelasi daya pikat UAS dalam konstelasi pemilihan kepala daerah tahun 2018 ini?.

Bagi yang tunak menyimak ceramah-ceramahnya dan tidak hanya terbawa arus euforia massa yang menggandrungi ustad pemburu beasiswa ini, maka ada 3 aspek penting yang disampaikannya kepada jamaah.

Yang pertama tentang politik, kemudian ekonomi, dan terakhir adalah pendidikan.

Tiga hal penting tersebut menjadi penekanan dalam setiap cermahnya, baik itu dalam tabligh akbar maupun kajian terbatas. Saya ketika pertama kali mendengar ceramah UAS 4 tahun lalu disalahsatu Masjid di Jalan Taman Karya Pekanbaru, langsung terpikat dengan dalamnya isi dan mudah dicernanya setiap kata-kata UAS.

Bahkan pada hari itu saya menghadiri tiga kajian yang UAS menjadi penceramahnya. Dan jelas sekali pengagum Buya Hamka ini tegas mengajak umat untuk menggunakan hak politiknya.

Setiap pemangku kebijakan (politik) diawali dengan pemberi kuasa, yakni rakyat. Sebab itu tak henti-henti UAS mengingatkan umat atau rakyat tidak lagi memberi amanah kekuasaan pada mereka yang nantinya tidak peduli dengan apa kepentingan dan keinginan rakyat.

Namun harus ada kontrak politik yang jelas, dan tidak hanya janji-janji normatif yang diiringi dengan beberapa lembar rupiah.

UAS hanya memberi tanda dan syarat pemimpin seperti apa yang harus dipilih kelak. Dan jangan harap dia akan menyebut nama seorang tokoh untuk dijadikan pemimpin atau mengarahkan memilih suatu partai politik.

Bagi yang belum menentukan pilihan, bahkan selama ini antipati dengan politik akan sangat "terpengaruh" dengan kriteria pemimpin yang layak untuk dipilih berdasarkan apa yang disampaikan UAS.

Dan ternyata ini sudah terbaca oleh salah seorang bakal calon gubernur di Bumi Lancang Kuning (Riau), yang juga merupakan daerah asal UAS.

Dalam kesempatan deklarasi, bakal calon gubernur ini menjanjikan akan sangat peduli dengan pendidikan, seperti akan membangun asrama mahasiswa yang layak di Mesir (Negara UAS menempuh pendidikan).

Sebab UAS pernah berucap bahwa semasa kuliah di Mesir, kepedulian kepala daerah, bahkan negara terasa absen. Ini berbanding terbalik dengan kepedulian negara lain bagi mahasiwanya yang menempuh pendidikan di negeri Piramid tersebut.

Calon kepala daerah sudah membaca titik kumpul masyarakat yang bernama UAS ini, dan mengumbar untuk mewujudkan harapan UAS kepada khalayak, dan itu sah-sah saja.

Sekarang tinggal lagi calon pemilih kepala daerah yang juga "pecinta UAS" untuk kembali membuka file-file petuah UAS kepada calon pemimpin seperti apa kekuasaan politik diamanahkan.

Terakhir saya kutip Gurindam 12 Mahakarya Raja Ali Haji pasal ke 12.

Raja mufakat dengan menteri,

Seperti kebun berpagarkan duri.

Betul hati kepada raja,

Tanda jadi sebarang kerja.

Hukum 'adil atas rakyat,

Tanda raja beroleh 'inayat.

Kasihkan orang yang berilmu,

Tanda rahmat atas dirimu.

Hormat akan orang yang pandai,

Tanda mengenal kasa dan cindai.

Ingatkan dirinya mati,

Itulah asal berbuat bakti.

Akhirat itu terlalu nyata,

Kepada hati yang tidak buta.

Oleh: Alwira Fanzary

OKP Lingkar Anak Negeri Riau

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 39.1 %
Syamsuar-Edy Nasution 6.4 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 39.5 %
Lukman Edy-Hardianto 15.0 %
Hasil berdasarkan dari 76450 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Catatan Ustadz Abdul Somad: Belajar Dari Al-Fatih

Senin, 08 Januari 2018 - 10:01 WIB

Budaya dan Agama

Minggu, 07 Januari 2018 - 11:28 WIB

Gerindra dan Kuda Poni

Minggu, 07 Januari 2018 - 10:39 WIB

5 Tipe Pemilih dalam Pilkada, Jangan Jadi Nomor 5 yaa..

Sabtu, 06 Januari 2018 - 12:10 WIB

Ancaman 'Kuda Hitam' dan 'Head to Head' Pilgub Riau

Kamis, 04 Januari 2018 - 13:01 WIB

Ustadz Abdul Somad, The Phenomenon

Jumat, 31 Desember 2010 - 23:58 WIB

Intoleransi Toleransi

Sabtu, 30 Desember 2017 - 23:08 WIB

Abdul Somad, Alternatif Baru untuk Calon Pemimpin Riau

Jumat, 29 Desember 2017 - 23:33 WIB
Opini:

Dimulai Dari yang Kecil

Jumat, 29 Desember 2017 - 16:59 WIB

Persatuan Bangsa-Bangsa Dalam Perspektif Psikologi Hukum

Selasa, 26 Desember 2017 - 23:48 WIB

Gubri Ideal

Minggu, 24 Desember 2017 - 01:32 WIB

Para Pembebek Nabi

Minggu, 24 Desember 2017 - 21:33 WIB
Opini:

LGBT Itu Penyimpangan Fitrah

Kamis, 21 Desember 2017 - 18:18 WIB
Opini:

Membaca Arah Penguasa Zaman Now

Kamis, 21 Desember 2017 - 10:31 WIB
Opini:

Toleransi Muslim Terhadap Hari Raya Ummat Lain

Kamis, 21 Desember 2017 - 09:37 WIB

Ramalan Shio untuk Karir Masa Depan

Kamis, 21 Desember 2017 - 07:46 WIB
Opini:

Anti-LGBT Itu Alami

Rabu, 20 Desember 2017 - 23:57 WIB
Opini:

Narasi Tanpa Orasi

Rabu, 20 Desember 2017 - 23:38 WIB
Opini:

Andi Rachman Berpotensi Menang Pilgubri 2018

Rabu, 20 Desember 2017 - 11:36 WIB
Opini:

PDIP Untung, Andi Rachman Rugi

Rabu, 20 Desember 2017 - 11:16 WIB
Opini Fahri Hamzah:

The Real People Power

Senin, 18 Desember 2017 - 23:41 WIB
Opini:

Aksi Cuma Omong Doang

Senin, 18 Desember 2017 - 21:38 WIB
Tausyiah Ustad Felix Siauw

Al-Aqsha di Hatimu

Senin, 18 Desember 2017 - 20:57 WIB

Baca Garis Tangan, Konon Katanya Menentukan Masa Depan

Minggu, 17 Desember 2017 - 23:30 WIB
Dunia Islam:

Bela Al-Aqsha

Jumat, 15 Desember 2017 - 23:48 WIB
Opini:

Polemik Putusan MK

Jumat, 15 Desember 2017 - 23:31 WIB
Opini:

Tuntaskan Kasus Begal Sekarang Juga

Jumat, 15 Desember 2017 - 00:19 WIB
Opini:

Tapak Kilas Kemesraan Indonesia, Mesir dan Palestina

Kamis, 14 Desember 2017 - 23:46 WIB
Dunia Islam:

Kelak Di Hadapan Allah

Kamis, 14 Desember 2017 - 23:40 WIB
Al-Aqsha Menunggumu

Perhatian dan Perhatikan

Kamis, 14 Desember 2017 - 00:54 WIB
Opini:

Membalik Logika

Rabu, 13 Desember 2017 - 17:04 WIB
Opini Fahri Hamzah:

Ustad Abdul Somad, Tadzikrah Bagi Bangsa

Selasa, 12 Desember 2017 - 21:24 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia