Kantor MK. (net)

Selasa, 16 Januari 2018 - 01:46 WIB 23980000

Ketua MK Langgar Kode Etik Sanksinya Ringan, ICW: Harusnya Tak Ditoleransi

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Dewan Etik MK pun menjatuhkan sanksi ringan berupa teguran lisan untuk Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat yang diduga melanggar etik karena terbukti bertemu dengan Pimpinan Komisi III DPR tanpa adanya undangan resmi.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Laola Ester menyayangkan keputusan Dewan Etik MK yang menjatuhkan sanksi ringan. Terlebih, Arief tidak hanya sekali ini melanggar etik.

"Penjatuhan sanksi ringan kepada AH ini sangat disayangkan, mengingat standar etik yang dimiliki oleh Hakim MK sepatutnya sangat tinggi, sehingga pelanggaran berulang seperti yang dilakukan AH harusnya tidak bisa ditoleransi," kata Laola kepada pers di Jakarta, dilansir RiauBook.com dari liputan6, Selasa (16/1/2018)

Menurut dia, ini berkaitan dengan kehormatan lembaga. Apalagi, lembaga tersebut masih berjuang mengembalikan kehormatan pasca penangkapan Akil Mochtar yang saat itu juga menjadi Ketua MK.

"Ini berkaitan juga dengan marwah lembaga, di mana MK sendiri masih suffer karena PA (Patrialis Akbar) tersandung kasus korupsi pasca penangkapan AM (Akil Mochtar)," kata Laola.

Namun, dia dan ICW tetap menghormati putusan Dewan Etik MK tersebut.

Dewan Etik Mahkamah Konstitusi (MK) telah memeriksa dugaan pelanggaran kode etik terhadap Ketua MK, Arief Hidayat. Pada pemeriksaan yang selesai 11 Januari 2018 itu, Arief terbukti melanggar etik ringan.

"Berdasarkan pemeriksaan, maka secara singkat kami sampaikan bahwa pada 11 Januari 2018, Dewan Etik telah menuntaskan pemeriksaan dugaan pelanggaran etik dan hasilnya Dewan Etik menyatakan hakim terlapor terbukti melakukan pelanggaran ringan terhadap kode etik dan perilaku hakim konstitusi," ucap Juru Bicara MK Fajar Laksono di kantornya, Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Namun, dia memastikan, Ketua MK Arief Hidayat tidak terbukti melakukan lobi-lobi politik. Baik terkait pencalonannya sebagai hakim atau apa pun.

Pada 2016, Arief juga diberi sanksi teguran lisan karena terbukti mengirimkan memo kepada mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Widyo Pramono. 

Katebelece itu berkepala surat MK pada April 2015. Pada surat singkat itu, Arief meminta Widyo seolah memberikan perlakuan khusus kepada jaksa di Kejaksaan Negeri Trenggalek, Muhammad Zainur Rochman yang diklaim sebagai kerabatnya. (RB/lp6)



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 39.1 %
Syamsuar-Edy Nasution 6.4 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 39.5 %
Lukman Edy-Hardianto 15.0 %
Hasil berdasarkan dari 76450 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Polres Inhu Gelar Sertijab Kasat Narkoba dan Kasat Lantas

Selasa, 16 Januari 2018 - 17:45 WIB

Tersangka Korupsi SPPD Bappeda Rokan Hilir Ditahan Jaksa

Selasa, 16 Januari 2018 - 17:04 WIB

Alasan Sakit, Bos PT Hutahaean Gagal Ditahan

Selasa, 16 Januari 2018 - 16:53 WIB

Bukan Janin di Perut Wanita Ini, Tapi Anjing

Selasa, 16 Januari 2018 - 06:32 WIB

Malam-malam, 545 Orang Pejabat Riau Dilantik

Senin, 15 Januari 2018 - 21:29 WIB

Kota Paling Berbahaya di Dunia

Minggu, 14 Januari 2018 - 13:54 WIB

Ini Benaran, Ular Kepalanya Dua

Minggu, 14 Januari 2018 - 09:28 WIB

Temukan Cinta Sejati Anda Tahun ini, Lihat Zodiak

Sabtu, 13 Januari 2018 - 18:45 WIB

Sandiaga Bela Prabowo, Katanya Politik Itu Berbiaya

Jumat, 12 Januari 2018 - 14:05 WIB

Kampar Mau Maju, Bupati Bilang Harus Bersatu

Jumat, 12 Januari 2018 - 11:30 WIB

Dompet Dhuafa Riau akan Gelar Sarasehan Mapping Dakwah

Kamis, 11 Januari 2018 - 14:52 WIB

Indonesia Produksi Pesawat dan Mulai Dilirik Dunia

Rabu, 10 Januari 2018 - 14:16 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia