RIAUBOOK.COM - Calon Gubernur Riau Lukman Edy melihat pertumbuhan ekonomi Riau kian melemah hingga ke angka 2 persen yang menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi di daerah ini terendah dibandingkan provinsi lain yang ada di Indonesia.
Menurut Lukman Edy, adapun faktor penyebab rendahanya pertumbuhan ekonomi Riau ini ada dua faktor, pertama, ada sebuah trauma yang sangat dalam dari jajaran pemerintahan Riau karena selama bertahun-tahun pimpinan dan pelaksana-pelaksana teknis selalu terjebak dalam kondisi yang koruptif.
"Sebagai seorang pimpinan di Riau ini harus bisa memberi rasa aman kepada jajaran birokrasinya untuk bisa bangkit dari rasa trauma yang panjang ini," kata Lukman Edy usai meresmikan Balai Pemenangan LE-Hardianto, Sabtu (20/1/2018) di Jalan Thamrin, Pekanbaru.
Faktor kedua, yaitu kepemimpinan yang lemah. Maka dengan itu, saya mengajak kepada seluruh stakeholder baik pemerintah daerah Provinsi Riau maupun kabupaten kota untuk menjadi pemimpin - pemimpin yang kuat dalam menghadapi pembangunan yang serba ketertinggalan ini.
"Kita harus segera membangkitkan kembali batang yang sudah lama terendam ini," imbuh Dia.
Mungkin, banyak orang awam tidak memahami kondisi pertumbuhan ekonomi 2 persen ini. Padahal ini sangat berimplikasi kepada rusaknya semua sektor pembangunan. Program pengetasan kemiskinan dipastikan gagal, program mengatasi kesenjangan juga gagal, pengangguran yang meningkat, dan infrastruktur juga tidak menjamin terjadinya konektifitas yang baik, dan pemerintah yang stadnan.
"Itulah dampak dari perekonomian 2 persen ini. Maka, saya LE-Hardianto merasa terpanggil maju sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau untuk kembali meningkatkan angka pertumbuhan perekonomian Riau dengan segala potensi yang dimilikinya," ungkap LE menutup pembicaraan. (RB/Ferizal)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…