RIAUBOOK.COM - Yayasan Politeknik Chevron Riau (YPCR) sebagai badan penyelenggara pendidikan Politeknik Caltex Riau (PCR), menyelenggarakan pergantian kepengurusan dan pengawas baru untuk masa bakti 2018-2022.
Yayasan melakukan acara pelepasan pengurus Rabu (7/2) di aditorium PCR Pekanbaru.
Pergantian pengurus ini dilakukan dari ketua sebelumnya Robinar Djajadisastra, S.H.,LLM, dengan Hazairin Bocak, SE.Ak, CIA sebagai ketua pengawas ke yang baru
Drs. Azhar, M.M dan Lamsana Sirait, S.E, M.M sebagai ketua pengawas.
Pengurusan baru ini akan bertugas pada masa bakti bakti 2018-2022 dari sebelumnya 2012-2017.
Acara berlangsung sederhana namun hikmat dan penuh haru terutama saat kata-kata perpisahan dilontarkan oleh Ketua lama Robinar Djajadisastra, S.H.,LLM, ucapan terimakasih.
"Terimaksih juga kepada semua jajaran yang tidak bisa disebutkan satu-satu, Pencapaian sudah banyak sekali yang kita lakukan selama 17 tahun ini, " kata ketua lama.
Ia berharap apa yang diperbuat buat PCR buat Riau agar diwariskan dan lebih diri ditingkatkan, seperti disiplin, integrasi dan sebagainya.
"Dari 10 program studi yang ada delapan prodi sudah mendapat akreditasi A. Sebentar lagi akan dikakukan akreditasi intitusi, semoga kita meraihnya," imbuh Robinar Djajadisastra, S.H.LLM.
Sementara itu Ketua Yayasan baru Drs. Azhar, M.M mengucapkan terimakasih sudah diberikan amanah. Diakuinya ini sangat berat.
"Amanah ini berat makanya kami berharap dukungan semua pihak agar ini berjalan baik," ujar Drs. Azhar, M.M.
Diakuinya PCR masih punya visi untuk mencapai 10.000 mahasiswa, sementara sekarang baru 2.000.
"Untuk mencapai itu kita lakukan dengan membangun gedung olahraga dan fasilitas lainnya ini tantangan kedepan semoga dengan dukungan semua pihak bisa tercapai, " harapnya.
Acara yang dilangsungkan di Ruang Auditorium Kampus PCR ini, disaksikan oleh Ir. Albert B.M Simanjutak, MBA, selaku Ketua Dewan Pembina YPCR sekaligus Presiden Direktur PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI), manajemen PT. CPI, pimpinan dan civitas akademika PCR, serta para undangan khususnya dari penyelenggara dan institusi pendidikan.
Sebagaimana diketahui, pendirian PCR diprakarsai oleh PT. Caltex Pacific Indonesia (PT. CPI) dan Pemerintah Provinsi Riau dalam rangka menyiapkan dan meningkatkan sumber daya manusia yang handal untuk memenuhi kebutuhan industri yang pesat di Provinsi Riau dan sekitarnya.
Berdirinya PCR ditengah-tengah masyarakat, merupakan wujud nyata sumbangsih yang monumental bagi masyarakat Riau dan Indonesia. Hingga saat ini, sebagai institusi, PCR telah mandiri dan menorehkan banyak prestasi dari berbagai bidang.
Sebagai institusi pendidikan tinggi, PCR tidak hanya berhasil menjalankan fungsi- fungsi tridharma perguruan tinggi. Tetapi lebih daripada itu, PCR juga telah mampu mengembangkan budaya dan lingkungan yang baik bagi civitas akademikanya disertai dengan nilai-nilai kejujuran, kehormatan, kecerdasan dan keunggulan. (RB/Vera)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…