Ilustrasi pasir. (net)

Kamis, 22 Maret 2018 - 07:44 WIB 9320000

Seorang Manusia Makan Pasir Selama 40 Tahun, Tapi Masih Tetap Hidup

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Pasir tentu bukanlah makanan, namun seorang kakek di India justru kecanduan untuk menfonsumsi pasir yang telah dilakukannya selama 40 tahun dan dia masih tetap hidup.

Dikutip dari laman Gulfnews.com dan liputan6 Kamis (22/3/2018), untuk alasan kebugaran dan program diet, kakek asal Rajdaha di distrik Pakur, India mengonsumsi pasir.

Rupanya, kebiasaan aneh makan pasir ini sudah ia lakukan selama 40 tahun terakhir. Biasanya, dalam satu hari pria yang diketahui bernama Ram Ikbal Choube mengonsumsi 500 gram pasir.

Kakek Ram sempat ingin mencoba menghentikan kebiasaannya itu, tetapi hal itu malah membuat perutnya merasa tidak enak. Selalu ada dorongan untuk terus dan terus melakukannya.

Maka dari itu tak heran apabila selalu ada kantong plastik berisi pasir di samping tempat tidur pria tua itu.

Kakek asal India itu adalah seorang pensiunan pegawai pemerintah. Ia menjelaskan bahwa mengonsumsi pasir itu hanya asupan sampingan. Ia tetap mengonsumi makanan normal lainnya.

Melihat keanehan ini, pihak keluarga sempat mencoba melarang dan menghentikan kebiasaannya tersebut. Namun sayang, segala usaha yang dilakukan tetap saja gagal.

Pihak keluarga tak bisa menerima alasan bahwa pasir dapat menjadi obat diet, dan malah dapat menimbulkan maslaah kesehatan.

"Awalnya kami sudah melarang kebiasaan buruk ayah. Tetapi ini sudah jadi kebiasaannya sehari-hari," ujar Harishankar Choube.

Nenek Pemakan Pasir dari Lithuania

Seorang nenek asal Lithuania juga melakukan praktik yang sama. Seminggu sekali, Stanislava mengambil pasir di sebuah lubang di kebun tak jauh dari rumahnya.

Pasir itu kemudian dikeringkan dan dimakan. Selebihnya, wanita berusia 71 tahun ini berdiet seperti lazimnya orang lain, misalnya mengurangi makan daging dan memperbanyak makan sayur-sayuran.

Dia mengakui sebenarnya lebih menyukai memakan pasir kering tanpa diolah alias mengambil pasir dan langsung dimakan.

Kebiasaan unik Stanislava dilakukan sejak lima tahun silam. Selama ini dia yakin bahwa pasir adalah makanan yang menyehatkan.

Itu terbukti dengan giginya yang makin kuat, rambut subur bagaikan jurai kuda, dan sakit perut yang dulu sering mendera, kini hilang.

Selain menyehatkan, Stanislava mengakui, kebiasaan memakan pasir dapat menghemat pengeluaran untuk membeli makanan. Terhitung, setiap bulan, dia bisa berhemat yang kalau dirupiahkan berkisar Rp 400 ribu. (RB/lp6)



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 44.3 %
Syamsuar-Edy Nasution 8.7 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 22.0 %
Lukman Edy-Hardianto 25.1 %
Hasil berdasarkan dari 43950 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Janda-Janda di Desa Sering Harap Bantuan PT RAPP

Selasa, 20 Maret 2018 - 15:40 WIB

Kunjungi Pelalawan 3 Jam Menko PMK Resmikan ST2P

Rabu, 14 Maret 2018 - 20:56 WIB

Firdaus: Semua OPD Pemprov Riau Harus Ikut Rakor KPK

Selasa, 13 Maret 2018 - 11:09 WIB

Gaji Presiden Naik, Para Menteri Juga Naik, ASN?

Sabtu, 10 Maret 2018 - 16:43 WIB

Grand Meranti Hotel Lengkapi Berbagai Fasilitas Baru

Sabtu, 10 Maret 2018 - 08:15 WIB

Minuman Beralkohol Bisa Dijual di Meranti, Asal...

Jumat, 09 Maret 2018 - 09:57 WIB

BKPM RI Masukkan PT KITB dalam Program KLIK

Kamis, 08 Maret 2018 - 11:04 WIB

Resmikan ST2P Sekaligus Tiga Menteri Akan MoU

Kamis, 08 Maret 2018 - 09:41 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia