RIAUBOOK.COM - Pemprov Riau melakukan penajaman program kegiatan tahun 2018 guna mencapai target penyelesaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2014-2019.
Demikian disampaikan Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi di Pekanbaru.
"Kita perlu pertajam, karena kita harus mencapai indikator capaian target RPJMD, itu untuk yang pertama, yang kedua, kita masih menghitung dan mungkin nanti difinalisasi pada saat laporan hasil pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) tentang SiLPA (Selisi Lebih Penggunaan Anggaran) tahun 2017, karena disitu ada unsur pendapatan, yang kita identifikasi sekarang bahwa pendapatan kita di tahun 2017 tidak mencapai target," kata Sekda.
Lanjut Sekda, tapi terkait dengan SiLPA serapannya memang mencapai sekitar 98 persen.
"Itu berbanding lurus dengan perhitungan SiLPA, sekitar Rp 1,08 triliun, berartikan hampir mirip-mirip, cuma karena pendapatan kita tidak tercapai, memang disini perlu ada penajaman program tahun 2018," tutur Sekda.
Namun, kata Sekda, mekanisme untuk itu diatur dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2018.
Sekda juga menuturkan, penerimaan yang tidak tercapai oleh pihaknya sebagian besar dari Dana Transfer Daerah.
"Bagi hasil Migas mendekati angka enam ratusan miliar, makanya oleh karena itu kita mau rapat dengan Bapenda (Badan Pendapatan Daerah), mau mengkonsolidasi, merekonsiliasi itu, supaya ditahun 2018 ini kita mengoptomalisasi pendapatan," ujar Sekda. (RB/Dwi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…