Kadisbud Optimistis Riau Jadi Pusat Kebudayaan Melayu di Asia Tenggara 2020

RIAUBOOK.COM - Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau (Kadisbud) Yoserizal Zein optimistis Riau akan menjadi pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara pada 2020. Ini sejalan dengan Visi Riau 2020, yang akan menjadikan daerah ini sebagai pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara pada tahun itu.

Kendati Dinas Kebudayaan Riau baru efektif dioperasionalkan sejak setahun belakangan, menurut mantan Kepala Biro Humas Setdaprov Riau itu, sejumlah program yang dijalankan oleh dinas yang ia pimpin diyakini akan mampu melakukan percepatan untuk perwujudan Visi Riau 2020 di bidang kebudayaan tersebut.

''Terus terang, sejumlah pembangunan di bidang kebudayaan yang kita lakukan setahun belakangan memberikan harapan yang menggembirakan,'' ujar Yoserizal, sambil menambahkan, keberhasilan pembangunan di bidang kebudayaan tidak seperti keberhasilan di bidang fisik dengan parameter yang terukur, ''Keberhasilan pembangunan di  bidang kebudayaan terletak atas adanya pengakuan,'' terangnya.

''Alhamdulillah, sejumlah program yang kita lakukan telah mendapat pengakuan dari institusi yang memiliki kompetensi tentang itu,'' ujarnya, Jumat (4/5/2019). Antara lain, jelas pria yang akrab dipanggil dengan Yose ini, karya budaya Provinsi Riau yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB).

Dijelaskan, dari 16 karya budaya Riau yang termasuk kategori WBTB, sebanyak 10 di antaranya sudah diakui sebagai WBTB, dan enam lainnya telah mengantongi sertifikat. Ke-10 warisan budaya yang termasuk kategori WBTB tersebut, meliputi Tunjuk Ajar Melayu, Sijobang Buwong Gasiang, Zapin Api, Zapin Meskom, Manongkah, Perahu Baganduang, Batobo, Rumah Lontiok, Silat Perisai, dan Onduo Rokan.

Sementara untuk karya budaya Provinsi Riau yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya benda (WBB), menurut Yose, meliputi Balai Kerapatan Tinggi, Makam Sultan Syarif Kasim II, Masjid Raya Syahbuddin, Tangsi Belanda, Gedung Controlleur, Bangunan Landraad, dan Makam Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah. ''Ke semuanya berlokasi di Kabupaten Siak,'' jelas Yose.

Saat ini, imbuh Yose, pihaknya juga tengah mengupayakan pantun didaftarkan di Unesco --badan PBB yang mengurusi pendidikan-- untuk menjadi warisan budaya dunia, seperti tahun sebelumnya atas nama Perahu Phinisi. 

Pengakuan lain yang diterima Riau di bidang kebudayaan, imbuh Yose, yaitu sebagai pusat pelestarian dan pengembangan tari zapin. ''Karena sudah ditetapkan sebagai pusat pelestarian dan pengembangan tari zapin, tugas kita adalah untuk menjaga, memelihara, dan merawat jenis kebudayaan yang satu ini sehingga tetap tumbuh dan berkembang,'' ia mengatakan.

Tak cuma tari zapin, diungkapkan mantan wartawan itu, jenis-jenis kebudayaan lain yang berasal, tumbuh, dan berkembang di Riau juga menuntut untuk upaya melestarikan dan mengembangkan agar tetap eksis. ''Agar tidak terjadi apa yang disebut dengan bencana budaya,'' katanya.

Bencana budaya, papar Yose, yaitu hilangnya sejumlah tradisi yang berasal dari satu akar budaya tertentu karena tidak ada upaya-upaya untuk melestarikannya, yang kemudian digantikan oleh tradisi yang berasal dari akar budaya lain, yang pada beberapa kasus bisa saja bertentangan dengan norma dan nilai-nilai yang dianut secara teguh oleh masyarakat.

 

Diperlukan 79 Lagi

Merujuk ''Buku Refleksi dan Capaian Pembangunan Riau'' yang diterbitkan Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Riau, juga membukukan sejumlah kemajuan pembangunan bidang kebudayaan di daerah ini. 

Untuk jumlah seni budaya Melayu yang dihasilkan, kalau pada 2014 masih tercatat pada angka 0, pada 2015, 2016, dan 2017 naik menjadi masing-masing 21. Sementara untuk 2018 diproyeksikan menjadi 60, dan meningkat lagi menjadi 100 di 2019.

''Tahun 2015 ada 21 karya seni dari Riau yang di-HAKI-kan,'' jelas Kepala Bappeda Provinsi Riau, Rahmad Rahim. Itu artinya, jelas Rahmad, diperlukan 79 karya seni Riau lagi yang harus di-HAKI-kan untuk mengejar target di 2019. ''Makanya, untuk mencapai target 2019, membutuhkan kerja keras.''

Pada bagian lain, jelas Rahmad, jumlah sekolah di Riau yang menerapkan kurikulum berbasis budaya Melayu sesuai standar, juga mengalami peningkatan yang signifikan. Kalau pada tahun 2014, 2015, dan 2016 masih bertengger pada angka 0, sedangkan pada tahun 2017 melonjak menjadi 507 sekolah. Sedangkan di 2018 ditargetkan sebanyak 150, dan di 2019 sebanyak 300 sekolah.

''Meskipun realisasi di tahun 2014 sampai 2016 nol, tapi realisasi di tahun 2017 mengalami peningkatan yang signifkan, dari nol menjadi 507 sehingga lebih tinggi 69 persen dibandingkan dengan target tahun 2019,'' terang mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau itu. (RB/rls)

foto

Terkait

Foto

Pariwisata Riau Curi Perhatian Dunia, Salah Satunya Bono

RIAUBOOK.COM - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau berkesempatan menjadi peserta pameran bersekala nasional yaitu Trade Investment Industry Agriculture Tourism &…

Foto

Baharuddin Bicara Wisata Air di Pangkalankerinci, Apa Tujuannya?

RIAUBOOK.COM - Berbicara mengenai pariwisata seolah tak ada habisnya. Anggota DPRD Pelalawan Baharuddin menilai sudah sepantasnya pemerintah Pelalawan menggali potensi…

Foto

Sejumlah Destinasi Wisata di Kampar Dikembangkan, Termasuk Muara Takus

RIAUBOOK.COM - Sejumlah destinasi wisata yang ada di kabupaten Kampar dikembangkan. Termasuk salah satunya Candi Muara Takus.Selain itu ada lima…

Foto

Panggung Seni Kreatif Tampilkan Grup Geliga, Khas Melayu

RIAUBOOK.COM - Panggung seni kreatif yang digelar bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata (Dispar) Riau di kawasan Bandar Seni Raja…

Foto

Pariwisata Riau Masih Menjanjikan, Butuh Inovasi dan Kreatifitas

RIAUBOOK.COM - Sektor pariwisata dinilai cukup menjanjikan di Provinsi Riau. Untuk menggapai potensi yang ada diperlukan inovasi dan kreatifitas termasuk…

Foto

Festival Pacu Jalur Kuansing Dibuka Kadis Kebudayaan Riau, Suhardiman Ambi: Lestarikan Budaya

RIAUBOOK.COM - Festival pacu jalur dalam rangka pekan budaya Kuantan Singingi (Kuansing) yang diselenggarakan di gelanggang pacu tepian lubuok sobae,…

Foto

Baung Geso 2,3 KG, Hasil Pancingan Ibrahim Raih Hadiah Rp 5 Juta

RIAUBOOK.COM - Dalam menampung minat-minat memancing dari warga masyarakat, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Pelalawan, Riau, menggelar…

Foto

Panggung Seni Kreatif di Pekanbaru, Drama Komedi Paling Banyak Diminati

RIAUBOOK.COM - Panggung seni kreatif yang digelar Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau mengundang perhatian pengunjung. Belacan Aromatic tampil memukau di…

Foto

Meskipun Tidur di Parkiran, Komunitas Darak Badarak Juarai Indonesia Drum and Perkusi Kaloborasi Festival di Jakarta.

RIAUBOOK.COM - Meskipun tidur di halaman parkir dan makan dengan telur, komunitas Darak Badarak menjadi juara di ajang Indonesia Drum…

Tampil di MATTA Fair 2018, Stand Riau Menarik Perhatian Pengunjung

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Indonesia saat ini terus berusaha menggenjot jumlah wisatawan mancanegara (wisman), agar berkunjung ke Indonesia. Upaya yang dilakukannya…

Foto

Cita Rasa Unik Mie Rebus Mak Nyus di Car Free Day Pekanbaru Gugah Selera

RIAUBOOK.COM - Berbeda dengan kuliner yang biasa dijumpai di Pekanbaru, Mie Rebus Khas Medan atau lebih dikenal dengan sebutan 'Mie…

Foto

Undangan untuk Anda Hari Ini, Kunjungi Destinasi Digital Pekan Rantau Melayu

RIAUBOOK.COM - Pekan Rantau Melayu merupakan destinasi wisata digital yang saat ini dimiliki Provinsi Riau. Lokasi ini sudah bisa dikunjungi…

Foto

Riau Punya Pasar Digital, Ramah Lingkungan, Bazarnya Kekinian

RIAUBOOK.COM - Berbasis ramah lingkungan dan bazaarnya kekinian, Dinas Pariwisata Riau kini memiliki Pasar Digital. Tentunya ini akan menjadi objek…

Foto

Forwata Riau Kemping di Pulau Rupat Utara, Bengkalis

RIAUBOOK.COM - Sebagai bentuk konsistensi kawan-kawan jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Pariwisata (Forwata) Provinsi Riau, dalam waktu dekat akan…

Foto

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Riau Melonjak 49,1 Persen

RIAUBOOK.COM - Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) sejak tahun 2016 di Provinsi Riau melonjak sekitar 49,1 persen dibandingkan tahun 2017. Provinsi…

Foto

Kunjungan di Perak Malaysia, Bupati: MoLa Ka Kampar

RIAUBOOK.COM - Bupati Kampar H. Azis Zaenal melakukan kunjungan sekaligus pertemuan dengan Ikatan Masyarakat Kampar Putra Malaysia (IKMAL) di Desa…

Foto

Ulangan, Tradisi Perang Lumpur Berada di Provinsi?

RIAUBOOK.COM - Indonesia kaya dengan seni dan budaya yang unik dan menarik untuk diikuti. Keberagaman itu menjadi kekuatan yang tak…

Foto

Panggung Seni Kreatif Bandar Serai Pekanbaru, 17 Maret

RIAUBOOK.COM - Untuk ketiga kalinya panggung seni kreatif dilaksanakan di Loop Arena Bandar Seni Raja Ali Haji (Bandar Serai) Purna…

Foto

Sekda: Riau Harus Punya Konsep Jelas Soal Pariwisata Halal

RIAUBOOK.COM - Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi mengatakan, Riau harus punya konsep yang jelas terkait konsep pariwisata halal, Kamis(15/3/2018)."Dinas…

Foto

5 Elemen Penting Membangun Wisata di Provinsi Riau

RIAUBOOK.COM - Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman mengungkapkan pihaknya terus melakukan koordinasi guna menggali potensi wisata di Provinsi Riau.…

foto

Pendidikan