RIAUBOOK.COM - Wujud solidaritas dan keprihatinan serta duka cita mendalam kepada para korban bencana gempa Lombok Nusa Tenggara Barat dan tsunami di Dongala, Sigi dan Palu di Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar doa bersama dikemas dengan kegiatan penggalangan dana. Bertempat di halaman kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (10/10/2018).
Seperti diketahui beberapa waktu lalu telah terjadi bencana alam beruntun yang menimpa saudara setanah air di Lombok NTB dan di Palu, Sigi serta Donggala Provinsi Sulawesi Tengah.
Bencana ini merupakan bencana terbesar yang melanda Indonesia dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Bukan saja memporakporandakan bangunan, harta benda tapi juga memakan korban jiwa ribuan orang.
Banyak masyarakat yang kehilangan keluarga dan tempat tinggal, kini para korban sangat berharap bantuan dan uluran tangan dari saudara setanah air yang peduli dan prihatin terhadap nasip mereka.
Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti serta segenap lapisan masyarakat menyampaikan keprihatinannya dengan menggelar zikir doa bersama serta penggalangan dana.
Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, mengucapkan bela sungkawa yang dalam kepada para korban dan meminta semua pihak dapat mengambil hikmah dari peristiwa tersebut.
Menurut beliau ada 3 hal yang perlu direnungkan bahwa musibah dan bencana alam seperti yang dituliskan dalam kitab suci Al-Quran merupakan peringatan Allah kepada umatnya atas kesilapan yang dilakukan, dan musibah datang tak lain adalah akibat ulah tangan manusia yang ingkar terhadap perintah Allah.
Kedua bencana merupakan hukum Allah dan ketiga akibat manusia lalai dan sombong terhada perintah Allah.
"Untuk itu mari kita laksanakan perintah Allah dengan tidak menentang hukum Allah, jagalah lingkungan dan perbuatan kita dari hal hal yang dilarang Allah," ucap wakil bupati.
Tak lupa beliau juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Meranti untuk menjaga lingkungan tempat tinggal masing masing. Mulai dari hal yang merusak seperti prostitusi/perzinahan, judi, narkoba miras dan obat terlarang, serta perbuatan yang merusak lingkungan, termasuk juga LGBT yang informasinya sudah mulai marak di Negeri Sagu itu.
"Jika menemukan aktifitas prostitusi, narkoba, perbuatan merusak lingkungan mari kita ingatkan jika tidak bisa laporkan pada pihak berwajib, jangan dibiarkan karena jika dibiarkan dapat memicu terjadinya bencana," ujar Said.
Hal senada juga disampaikan oleh Kegua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kepulauan Meranti Drs. Mahfud, yang mengajak semua pihak untuk melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Sebab jika diabaikan bukan tidak mungkin bencana yang dahsyat akan diturunkan Allah.
Menurutnya beberapa hal yang perlu diperhatikan umat agar terhindar dari bencana seperti menjaga hawa nafsu dari hal yang dilarang Allah, jangan sampai harta hanya beredar pada orang berada sementara tidak menyantuni orang miskin dan anak yatim, jalankan amanah dengan baik, hindari perbuatan saling menghujat dan menyalahkan, penggunaan narkoba miras dan obat-obat terlarang, hindari perzinahan dan lainnya.
"Mari bersama kita tingkatkan ketaqwaan kepada Allah dengan melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya," tutup Mahfud.
Sebagai tambahan, nantinya dana yang dihimpun akan diteruskan ke NTB dan Sulawesi Tengah dalam rangka membantu para korban bencana dikedua wilayah itu. Turut hadir pada saat itu antara lain Ketua DPRD H. Fauzy Hasan, dan Ketua MUI H. Mustafa, Ketua BKMT Meranti Hj. Syamsiar Said Hasyim, Asisten I Sekda Meranti H. Jonizar para Staf Ahli Bupati dan Jajaran Pejabat Eselon II lainnya, serta pihak Polres Meranti, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH dan Pejabat lainnya.(RB/jos)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…