RIAUBOOK.COM - Banjir menjadi bencana rutin saat terjadi hujan terus-menerus di sebuah kawasah, termasuk di Rokan Hulu (Rohul), Riau.
Kendati Rohul dipastikan tidak ada lagi yang terdampak banjir, tetapi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berupaya mengantisifasi adanya banjir besar terjadi.
Tindakan antisifasi yang dilakukan BPBD Rohul adalah dengan melakukan sosialisasi dan simulasi bagi relawan khususnya daerah yang dianggap rawan terdampak banjir seperti Desa Pematang Berangan, Babussalam dan Rambah Tengah Utara Kecamatan Rambah.
Simulasi itu dilakukan di Shelter BPBD Tepian Sungai Batang Lubuh. Dimana materi yang diajarkan mulai dari cara pengoperasian perahu karet hingga penyelamatan jika ada korban hanyut.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Rohul, Jhon Feri, Kamis (15/11/2018) mengatakan kegiatan sosialisasi dan simulasi merupakan antisipasi yang dilakukan BPBD Rohul, untuk mempersiapkan warga, siap menghadapi bencana banjir, yang bisa datang kapan saja.
"Apalagi curah hujan di hulu sungai dan di Rohul terjadi hingga tahun baru 2019 mendatang, kemudian diprediksi masih akan terus tinggi jadi kita berikan edukasi. Kemudian, melalui kegiatan agar masyarakat siap menghadapi bencana dan menjadi pepanjangan tangan BPBD Rohul paling tidak jelang petugas BPBD Rohul sampai di Lokasi bencana," harapnya.
Kata Jhon Feri, pihaknya memperkirakan curah hujan masih akan tinggi hingga bulan Januari 2019 mendatang. Karena itu, BPBD Rohul hingga saat ini, belum mencabut status siaga banjir di seluruh wilayah kabupaten Rohul.
"Melalui simulasi ini, kita harapkan dapat mempercepat pertolongan korban banjir, sehingga menimalisir jatuhnya korban jiwa ketika musibah banjir terjadi," kata dia. (RB/MCR)



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…