Nasib Pedagang Pasar Loket, Produk Lokal Tergilas Import

RIAUBOOK.COM - Ratusan pedagang berjajar di sepanjang 500 meter dari 'Hawai' menuju terminal usang tepat di belakang 'tebitnya' Matahari sebagai mal penyedia ragam busana terbesar di masa itu.

Sekitar 15 tahun lalu, Pasar Loket menjadi salah satu pusat busana dan alas kaki di Pekanbaru, Riau, yang kerap dibanjiri pembeli, bahkan tidak jarang wisatawan sengaja singgah untuk membeli produk lokal dengan harga murah meriah.

Para pedagang kaki lima yang membuka lapak di pinggir Jalan Nangka ini ketika itu beromset jutaan rupiah, dan berlipat ganda saat jelang Idul Fitri.

"Tapi itu dulu, waktu belum banyak mal di Pekanbaru, sekarang semuanya tergilas," kata Nene, pedagang alas kaki yang tersisa, membuka lapak di pinggir Jalan Nangka, 100 meter dari bekas terminal bus lama, yang usang, Minggu (26/5/2019)

Sore itu, pukul 16.00 WIB, wanita pedagang sandal dan sepatu asal Cibaduyut itu berjualan dengan ditemani suami dan anak seorang anaknya yang masih balita.

RiauBook.com menyinggahi lapak berukuran 2 kali 4 meter beralaskan tikar dan dinding penuh alas kaki itu sambil bertanya-tanya ke ibu muda berambut kusut itu.

"Kalau yang biasa-biasa saja, seperti ini harganya Rp25 ribu. Kalau yang bermerk dengan kualitas bagus harganya Rp60 ribu sampai Rp90 ribu," kata Nene sambil menunjuk salah satu alas kaki berbahan karet.

Beberapa sandal menjadi pilihan RiauBook.com, Nene menjualnya dengan harga Rp80 ribu untuk dua pasang.

"Karena beli dua jadi diskon Rp10 ribu," katanya sambil tersenyum dengan bibir yang menampangkan gigi.

Setelah diamati dengan cermat, sandal buatan lokal anak negeri yang dipajang dan dibeli dari Nene tidak kalah dengan produk import yang membanjiri pasar online dan mal-mal di Pekanbaru.

Sandal buatan Bandung tersebut begitu elastis dan kokoh, juga nyaman saat dikenakan di luar ruangan.

Sandal yang bagus, "Tapi memang orang-orang kita lebih bangga membeli dan memakai produk import, produk dalam negeri malah jadi sampah," jawab Nene dengan sedikit kerut di kening.

Nene adalah satu dari belasan pedagang alas kaki dan busana di Pasar Loket yang tersisa, dia sudah lebih 15 tahun berjualan di pasar pinggir jalan itu.

Para pedagang lainnya telah lama meninggalkan Pasar Loket karena minimnya pembeli, meski jelang Lebaran Idul Fitri.

Masyarakat di Ibu Kota Provinsi Riau lebih memilih berbelanja di mal-mal besar yang kini bertebaran di berbagai pusat kota dengan menjajakan produk-produk import.

Ini menunjukkan bukti, bahwa sebagian besar masyarakat Pekanbaru lebih menyukai produk import, dan 'cinta produk lokal' sebatas semboyan yang telah lama hilang.

Mal Banjir Pembeli

Sebelumnya RiauBook.com juga telah melakukan penelusuran ke sejumlah mal besar yang ada di Pekanbaru, dan realitasnya ribuan orang memadati pasar modern yang rata-rata menyediakan produk import itu.

Duo mal besar yang berada di jantung Kota Pekanbaru, Riau, menjadi sasaran hingga diserbu ribuan warga setempat yang sedang berburu busana Lebaran Idul Fitri.

Duo mal yang dimaksud adalah Mal SKA dan Mal Living World Pekanbaru yang berada saling berdekatan di perempatan antara Jalan Nangka dan Jalan Arengka.

Pantauan RiauBook.com pada Minggu (26/5/2019) sore, jalur Jalan Sudirman menuju Jalan Nangka tampak padat kendaraan roda empat maupun roda dua.

Memasuki Jalan Nangka berjarak sekitar 600 meter dari perempatan Nangka-Arengka, kendaraan mulai merayap, lalu lintas tiga lajur ini dipenuhi kendaraan yang mengantre masuk ke Mal Living World.

Dua lajur kiri dipadati kendaraan mengarah masuk ke mal bernuansa alam tersebut, sementara satu lajur kanan melintasi perempatan rata-rata mengarah ke Mal SKA yang berada di seberang jalan layang.

Pantauan di Mal Living World, ratusan kendaraan memenuhi area parkir, sementara ribuan warga tampak memadati di sejumlah stand yang menyediakan busana dan alas kaki.

Satu stand yang tampak mencolok dengan kunjungan paling padat di Mal Living World adalah Uniqlo, yang merupakan merk terkenal asal Tokyo.

Stand Uniqlo berada di lantai 1 mal berdesain mewah tersebut, kepadatan kunjungan mulai tampak di pintu bagian barat dan selatan.

"Selama ini kami berbelanja Uniqlo di Jakarta, sekarang ada di Pekanbaru," kata Johan, warga Pekanbaru yang di temui.

Ramainya kunjungan di stand Uniqlo bahkan mengalahkan keramaian di Matahari yang merupakan produsen/penyedia busana berbagai merk dengan harga relatif lebih terjangkau.

Mal SKA

Sementara itu pantauan di Mal SKA, terlihat ratusan kendaraan juga memadati area parkir yang tersedia, kepadatan bahkan telah tampak mulai dari pintu masuk sebelah barat dan sebelah utara mal klasik itu.

Di dalam mal, ribuan warga dari berbagai kalangan terlihat memadati sejumlah stand busana yang menyediakan ragam model kekinian.

Terlihat ada satu stand dengan tingkat kunjungan paling ramai dibandingkan stand-stand lainnya, yakni Hennes & Mauritz (H&M) yang berada di lantai dasar Mal SKA.

H&M atau Hennes & Mauritz AB merupakan sebuah perusahaan multinasional yang memproduksi busana.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1947 dan telah menghasilkan berbagai macam produk pakaian pria, wanita dan anak-anak.

Merk ini biasanya hanya ada di kota-kota besar Indonesia dan baru membuka cabang utamanya di Pekanbaru pada akhir 2018 lalu.

"Merk H&M bagus, namun harganya relatif terjangkau," kata Melia, ibu rumah tangga warga Pekanbaru yang ditemui.

Tidak dapat dikonfirmasi berapa omset atau pendapatan selama jelang Lebaran untuk dua merk terkenal yang digandrungi berbagai kalangan itu.

Namun bagian pemasaran kedua produk busana tersebut mengakui terjadi lonjakan pengunjung sejak sepekan lalu dan diprediksi tingkat kunjungan akan terus bertambah jelang Lebaran Idul Fitri tahun ini.

#fazar

foto

Terkait

Foto

Soal Ranperda Penambahan Modal BUMD, Darusman: Sangat Perlu, Tapi Butuh Kajian Lagi

RIAUBOOK.COM - Kepala Biro Administrasi Perkonomian dan Sumber Daya Alam Provinsi Riau, Darusman mengakui jika rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang…

Foto

Duo Mal Besar Diserbu Warga Pekanbaru, Ini Merk Busana Terlaris Jelang Lebaran

RIAUBOOK.COM - Duo mal besar yang berada di jantung Kota Pekanbaru, Riau, menjadi sasaran hingga diserbu ribuan warga setempat yang…

Foto

Rusuh 22 Mei Sempat Ganggu Ekonomi, Gugatan Prabowo ke MK Tidak Akan, Ekonom: Investor Paham Karakter Indonesia

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Kerusuhan pada 22 Mei lalu sempat mengganggu perekonomian Indonesia, walau tidak begitu signifikan tapi telah memberi efek…

Foto

Kerusuhan 22 Mei Kurangi Rezki Jelang Lebaran

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung ricuh tak hanya berdampak pada keamanan dan kerusakan fasilitas umum, namun…

Foto

Jumat Berkah, THR PNS Cair Hari Ini

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Jumat berkah, kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tanpaknya wajib bergenbira karena hari ini mereka terima Tunjangan Hari…

Foto

Harusnya Jelang Lebaran Banjir Rezeki, Pedagang Tanah Abang Malah Rugi

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Ramadan dan jelang Idul Fitri harusnya menjadi berkah bagi kebanyakan pedagang, namun berbeda nasib yang dialami sejumlah…

Foto

Hore... Rp10 Triliun Anggaran THR PNS Sudah Cair

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Kabar gembira bagi kalangan pegawai negeri sipil (PNS), Tunjangan Hari Raya (THR) dijadwalkan cair Jumat (24/5/2019), bahkan…

Foto

Hari Pertama Penukaran Uang BI di Pekanbaru, Antrean Hampir 300-an

RIAUBOOK.COM - Warga Kota Pekanbaru tampak antusias untuk menukarkan uang baru yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) untuk kebutuhan menjelang Idul…

Foto

Ribuan Triliun Utang Indonesia Dalam Bentuk Apa Saja? Berikut Rinciannya

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Total utang pemerintah pusat hingga akhir April 2019 mencapai Rp 4.528,45 triliun. Angka lebih tinggi dari posisi…

Foto

Utang Indonesia Bukan Hanya pada China, Terbesar Malah Singapura dan Amerika, Berikut Rinciannya

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pihak Bank Indonesia dan Pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan ULN dan mengoptimalkan perannya dalam mendukung pembiayaan…

Foto

Utang Indonesia Nambah, Tembus Lebih Rp5.000 Triliun, Ini Rinciannya

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Memasuki pertengahan tahun 2019, Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tercatat mengalami pertumbuhan pada kuartal I 2019. Dari…

Foto

PNS Dapat THR, Nah Bagaimana Nasib Honorer?

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Kalangan PNS, TNI dan Polri tahun ini dipastikan untuk mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) yang pemberiannya telah…

Foto

Bank Riau Kepri Siap Layani Pembayaran Tagihan ATB di Batam

RIAUBOOK.COM, BATAM - Untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan prima kepada seluruh masyarakat Kota Batam, Bank Riau Kepri bersama PT.…

Foto

Pemprov Riau Kembangkan UMKM Syariah

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah setempat agar mengembangkan produk-produk industri…

Foto

Disperindag Siak Sidak Pasar Belantik, Ditemui Sejumlah Bahan Pokok Naik

RIAUBOOK.COM - Untuk memantau kenaikan harga beberapa komoditi bahan pokok masyarakat di Kabupaten Siak, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) melakukan…

Foto

Produsen Viscose-Rayon Berkelanjutan, APR-RAPP Dukung Industri Fesyen Muslim Indonesia

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Asia Pacific Rayon (APR), produsen viscose-rayon terintegrasi pertama di Asia, ikut berpartisipasi dalam Muslim Fashion Festival (Muffest)…

Foto

Harga Bawang Putih Melambung Tinggi Lebihi 'Langit ke 3'

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Memasuki Ramadan dan jelang Idul Fitri tahun 2019, harga sejumlah bahan kebutuhan pangan melambung tinggi terutama bawang…

Foto

Ekonomi Riau Tumbuh 2,88 Persen pada Triwulan I Tahun 2019

RIAUBOOK.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Riau merilis, ekonomi setempat tumbuh sebesar 2,88 persen, pada triwulan I tahun 2019. …

Foto

Duh, Tarif Ojek Online Naik

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menetapkan besaran tarif baru bagi ojek online pada 1 Mei…

Foto

April 2019, Inflasi Riau 0,53 Persen, Penyebabnya Cabai Keriting

RIAUBOOK.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Riau merilis kenaikan harga cabai keriting sebesar 6 persen pada April 2019, mendorong Riau…

foto

Pendidikan