Duh, Tarif Ojek Online Naik

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menetapkan besaran tarif baru bagi ojek online pada 1 Mei 2019.

Setelah tiga hari masa pemberlakuan regulasi tersebut, ada pro-kontra di kalangan masyarakat maupun pengemudi ojek online. 

Namun, baik pengamat transportasi maupun pengemudi ojek online menyatakan tidak ada perubahan jumlah penumpang yang drastis dalam 3 hari ini. 

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), Budi Setiyadi menuturkan, ditetapkan tiga sistem zonasi untuk tarif ini, yaitu zona 1 untuk wilayah Sumatera, Jawa (tanpa Jabodetabek), dan Bali; zona 2 yaitu Jabodetabek; dan zona 3 yaitu Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, dan lainnya.

"Besaran tarif net zona 1 yaitu batas bawah Rp1.850 dan batas atas Rp2.300, dengan biaya jasa minimal Rp7.000-Rp10.000. Sementara zona 2 batas bawah Rp2.000 dan batas atas Rp2.500 dan biaya jasa minimal Rp8.000-Rp10.000. Untuk zona 3 batas bawahnya Rp2.100 dan batas atas Rp2.600 dengan biaya jasa minimal Rp7.000-Rp10.000," terang Budi, Sabtu (4/5/2019).

Sementara itu, pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyatakan, melalui Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 348 tahun 2019 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat Yang Dilakukan Dengan Aplikasi haruslah tetap berpedoman pada prinsip keselamatan.

"Untuk perhubungan tentu lebih menitikberatkan pada aspek keselamatan karena sesuai dengan tugasnya. Karena selama ini kita lihat mulai dari 3 tahun lalu pendapatan para pengemudi ojek ini sudah termasuk besar. Sementara kini sudah jauh berbeda," ujar Djoko.

Djoko menuturkan, dengan ada regulasi ini, Pemerintah mencoba membantu pengemudi ojek online.

"Karena kalau tarif lebih rendah pasti berefek pada keselamatan. Oleh karena itu, daripada mengorbankan aspek keselamatan, maka tarif juga harus disesuaikan. Sejauh ini saya lihat belum ada protes dari pihak pengemudi, karena permintaan penumpang masih terpantau normal," kata Djoko.

Sementara itu, Irwanto atau yang akrab disapa Babeh Bewok sebagai seorang pengemudi ojek online menyatakan tidak ada hal yang signifikan yang mempengaruhi permintaan jumlah penumpang. 

"Kalau menurut saya dan teman- teman dalam 2 hari ini tidak ada perubahan, jumlah penumpang tetap sama saja. Kalau 1 Mei kemarin karena hari libur belum terasa dampaknya, tapi hari ini masih terasa normal dari jumlah penumpangnya," ujarnya.

Dalam keterangan yang disampaikannya tersebut, Babeh Bewok juga mengonfirmasi baik kedua aplikator telah menetapkan tarif sesuai aturan yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan. 

Hanya saja ia menyayangkan jika saat ini peraturan tersebut masih berlaku di beberapa kota besar di Indonesia saja yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.  Serupa dengan Babeh, Chairul yang juga merupakan pengemudi ojek online saat ditemui di bilangan Jakarta Pusat menyatakan tidak ada penurunan jumlah penumpang.

"Kalau saya selama 2 hari ini tetap saja penumpangnya, sama seperti sebelum adanya kenaikan tarif ojek online ini," ujar Chairul. Tidak jauh berbeda dengan Babeh dan Chairul, Angga Juhara yang juga pengemudi ojek online di wilayah Bandung, Jawa Barat menyatakan dalam 3 hari ini tidak ada perubahan jumlah penumpang.

"Penumpang sih pertama memang kaget karena ada kenaikan, tapi pada akhirnya mereka tidak masalah karena tetap lebih murah daripada ojek pangkalan," ujar Angga.

Sumber Liputan6

foto

Terkait

Foto

April 2019, Inflasi Riau 0,53 Persen, Penyebabnya Cabai Keriting

RIAUBOOK.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Riau merilis kenaikan harga cabai keriting sebesar 6 persen pada April 2019, mendorong Riau…

Foto

BI Dorong Dana Wakaf untuk Instrumen Ekonomi Syariah di Riau

RIAUBOOK.COM - Bank Indonesia Kantor Wilayah Riau menginisiasi dimanfaatkannya dana wakaf masyarakat untuk instrumen ekonomi di Riau, guna menjadi alternatif…

Foto

BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Riau Triwulan II 2019 Jalan di Tempat

RIAUBOOK.COM - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau, memperkirakan petumbuhan ekonomi Riau triwulan II tahun 2019 akan jalan di tempat, alias…

Foto

Provinsi Riau Kehilangan Potensi Pendapatan Rp114 Miliar Akibat Penurunan Tarif PBBKB

RIAUBOOK.COM - Revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang penurunan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di Provinsi Riau pada pertengahan…

Foto

Maksimal 2 Tahun untuk Peralihan Sistem BRK Konvensional Menjadi Syariah

RIAUBOOK.COM - Meski telah ditetapkan sebagai Bank Syariah pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tanggal 22 April 2019 lalu, Bank…

Foto

Petani Bunga Raya Bahagia, Kebun Bawang Merah 1 Hektar Untung Bisa Puluhan Juta Rupiah

RIAUBOOK.COM - Petani bawang di Kampung Jati Baru Kecamatan Bunga Raya, Siak Riau sedang berbahagia, pasalnya hasil panen kening bawang…

Foto

Lepas Isya, Pemegang Saham BRK Lanjutkan RUPS

RIAUBOOK.COM - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Riau Kepri hingga saat ini masih berlangsung, sempat ditunda saat memasuki…

Foto

Utang Pemerintah Naik Rp430 Triliun Dibanding Periode Tahun Lalu, Ini Jumlahnya

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Dibanding periode yang sama pada tahun 2018, Kementerian Keungan (Kemenkeu) mencatat hingga akhir Maret 2019 utang Indonesia…

Foto

Gubri Resmikan Kantor Layanan Teknis Standarisasi untuk Pelaku Usaha

RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meresmikan Kantor Layanan Teknis Badan Standardisasi Nasional (KLT-BSN) untuk para pelaku Usaha Kecil dan…

Foto

Saham Sandiaga Uno Anjlok Pasca Pilpres

RIAUBOOK.COM - Beberapa saham cawapres 02 Sandiaga Uno sempat anjlok, pasca pengumuman hasil Quick Count. Terlebih bagi saham-saham yang berkaitan…

Foto

Harga Telur Naik Berkali-kali Lipat Jika Pilpres Rusuh

RIAUBOOK.COM - Harga telur diprediksi bakal naik, jika pasca Pilpres 2019 akan terjadi.kerusuhan. Hasil pemilihan presiden (Pilpres) berdasarkan perhitungan cepat…

Foto

Soal PKB Perusahaan yang Beroperasi di Riau, Gubernur: Tunggu Saja

RIAUBOOK.COM - Seluruh perusahaan yang berpusat di luar Riau namun memiliki wilayah operasi di "Bumi Lancang Kuning" harus bersiap untuk…

Foto

Hippindo Berharap Presiden Terpilih Kenakan Pajak Kepada Toko Online

RIAUBOOK.COM , JAKARTA - Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) berharap, presiden terpilih mendatang bisa adil, dengan menerapkan pajak kepada…

Foto

Ini Cara Syamsuar Mengangkat Harga Komoditi Pertanian, Perkebunan dan Perikanan, 'Jangan Toke Berkuasa'

RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau Syamsuar mengatakan akan membenahi pompa-poma air yang ada di daerah sentra produksi padi di wilayah setempat,…

Foto

Apindo Tak Khawatir Soal Jalannya Pemilu, Dalam Waktu Dekat CEO dari 21 Negara Bakal Kumpul di Jakarta

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Shinta W. Kamdani optimis terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019, ia menyebut…

Foto

Kinerja BUMD di Riau Belum Optimal untuk Peningkatan Ekonomi Daerah

RIAUBOOK.COM - Kinerja BUMD dianggap masih belum optimal dalam memanfaatkan potensi untuk peningkatan perekonomian daerah, dari 17 lapangan usaha yang…

Foto

Siap-siap, Harga Emas Bakal Menguat

RIAUBOOK.COM - Melemahnya ekonomi global sebagai dampak dari perang dagang Tiongkok dan AS tidak kemudian menekan emas, harga logam mulia…

Foto

Mau Sukses? Yuk Intip Kebiasaan Tidur Orang-orang Sukses Dunia

RIAUBOOK.COM - Semua orang mulai dari pengusaha, politisi bahkan pekerja biasa juga ingin mencapai kesuksesan, namun tidak semua bisa menggapai…

Foto

Ini Negara-negara Paling Bahagia dan Tentram di Dunia, Salah Satunya Jadi Lokasi Penembakan Massal Umat

RIAUBOOK.COM - Kebahagiaan sebuah negara dilihat dari ketentraman rakyatnya, seperti yang dituliskan dalam World Happiness Reportterbaru berisi daftarnegara paling bahagiadi…

Foto

Infografis: Tantangan Pembangunan Riau, Mampukah Gubernur Baru Menyelesaikannya?

RIAUBOOK.COM - Masih banyaknya persoalan-persoalan di Provinsi Riau menjadi tanggungjawab Gubernur Syamsuar dan Wakil Gubernur Edy Natar Nasution untuk menyelesaikannya.…

foto

Pendidikan