Jalan Panjang Pemprov Riau Cari Formulasi Utang

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau saat ini tengah mencari formulasi pinjaman dana untuk menggesa pembangunan infrastruktur berupa jalan dan jembatan sepanjang ratusan kilometer yang diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp 4,4 triliun rupiah.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengaku pihaknya masih mencari skema yang tepat untuk rencana tersebut. Selain menghitung kemampuan daerah, hal ini juga dilakukan untuk menghindarkan terjadinya riba.

"Kita harus mendukung konektivitas dengan pembangunan jalan provinsi. Kalau misalnya nanti jalan tol siap, jalan nasional sudah banyak yang bagus, tapi tidak didukung dengan kesiapan jalan provinsi kita berharap sebenarnya juga tidak akan mengganggu perekonomian," kata Gubri.

Kendati demikian, Syamsuar mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mengentaskan masalah perbaikan jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Riau.

"Setidak-tidaknya masih ada sekitar 500 km, jalan yang menjadi kewenangan provinsi yang sekarang masih jalan tanah, kalau pun 'base' (pondasi) masih belum seluruhnya. Mudah-mudahan nanti dengan DPRD ada kesempatan membuat sebuah terobosan," ujar Syamsuar kepada RiauBook.com dalam suatu pertemuan di ruang rapat Gubernur Riau, Rabu (7/8/2019) lalu.

Untuk trobosan yang dimaksud, Pemprov Riau sebelumnya telah menggemborkan rencana peminjaman dana dari Badan Usaha Milik Negara, PT. Multi Infrastruktur (SMI) dengan alasan keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

Kata Gubri, ketersediaan anggaran untuk membangun infrastruktur jalan pada Tahun Anggaran 2020 hanya tinggal sekitar Rp300 miliar.

"Kalau Rp300 miliar, saya bilang ini apa yang mau di bangun, jalan yang lebih kurang 500 kilometer itu kapan siapnya," ujar Syamsuar.

Namun, trobosan yang dimaksud Gubri dengan melakukan pinjaman untuk bangun jalan itu sempat menjadi sorotan publik. Pasalnya, wacana tersebut sangat bertolak belakang dengan prinsip ekonomi syariah yang kerap disuarakan Syamsuar.

Masyarakat menilai, peminjaman dana triliunan rupiah untuk bangun infrastruktur itu erat kaitannya dengan riba.

Syamsuar mengaku, hatinya tergelitik saat mendengar respon masyarakat terkait rencna utang tersebut.

"Ini menggelitik hati saya," kata Gubri tak mampu menahan tawa.

Orang nomor satu di Riau itu pun membuka cerita tentang upaya yang ia lakukan agar terhindar dari riba dalam membangun infrastruktur di wilayah setempat.

"Saya sudah berkonsultasi dengan Dirjen Anggaran, Kementerian Keuangan, yang mengurus keuangan negara ini. Dia bilang, kalau uang bapak cuma segini (Rp300 miliar) tak usah kan begitu, sampai kiamat pun tak akan selesai," tuturnya.

"Saya juga melihat terobosan, waktu itu kami belum dilantik. Kami waktu itu jalan-jalan ke Medan, silaturahim dengan Pak Edy (Gubernur Sumut). Waktu itu dibilang dia, 'Bang kami minjam duit untuk bangun infrastruktur sekitar Rp10 triliun'," tuturnya.

Syamsuar kemudian melangkahkan kaki, berkunjung ke PT. SMI yang memang memiliki core bisnis memberi pinjaman kepada daerah untuk membangun infrastruktur.

Sejumlah provinsi, kata Syamsuar, bahkan lebih dulu sudah bernaung kepada PT. SMI untuk menggesa pembangunan infrastruktur.

"Kami lihat itu Sumbar juga sudah (meminjam), ada Sumsel ada.Termasuk provinsi di Jawa dan di Sulawesi. Artinya, di sini dibolehkan melakukan pinjaman yang disesuaikan dengan kemampuan daerah," kata dia.

Memang, kata Gubri, pada sesi ini tak mungkin menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 500 Km dalam kurun satu periode waktu. Namun, tetap harus ada usaha untuk memulainya.

"Menurut saya, yang melakukan pinjaman itu bukan saya secara personal. Yang meminjam adalah pemerintah. Bukan Syamsuar, bukan staf-staf kami. Artinya kalau kita (secara pribadi) yang melakukan peminjaman itu kita makan riba. Takut kita," terangnya.

"Tapi ini kan pemerintah dengan pemeritah, terus terang saya sempat berpikiran seperti itu, jangan pula nanti pemerintah makan riba. Tapi memang tujuan kita kan bukan mencari keuntungan dari situ," tambah dia lagi.

Wakaf Sukuk dan Bank Syariah

Upaya menghindar dari jerat riba, sebelumnya juga telah dilakukan Pemprov Riau dengan mencoba kemungkinan memanfaatkan dana sukuk wakaf dari produk kerjasama antara Kementerian Keuangan dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

"Jadi wakaf sukuk itu Syariah. Saya waktu lalu sudah menyampaikan, kalau memang bisa ini (pnjaman ke PT SMI) saya stop, saya alihkan ke situ (wakaf sukuk)," kata Gubri.

Kata Gubri, dirinya bahkan sudah menghadap Dirjen Pinjaman dan Resiko, Kementerian Keuangan untuk membicarakan skema pinjaman melalui wakaf sukuk tersebut.

"Hanya saja, dari hasil konsultasi saya dengan Dirjen Pinjaman, dana sukuk wakaf ini belum lagi ada aturan yang membolehkan untuk dipinjamkan ke daerah," tutur Syamsuar.

Upaya selanjutnya, kata Gubri, dirinya juga melirik opsi untuk memanfaatkan dana sukuk wakif, " ternyata hanya boleh sampai dengan jumlah 50 miliar. Kalau dengan 50 miliar mana selesai jalan ini, sedangkan Rp300 miliar saja tidak cukup," ujarnya.

"Saya sudah berikhtiar. Dengan mencoba meminjam melalui dana wakaf ini," tambah Syamsuar lagi.

Tak berhenti sampai di situ, dikatakan Gubri, upaya juga bisa dilakukan dengan mengupayakan pinjaman kepada Bank Riau Kepri (BRK) Syariah, namun perlu dilakukan dengan kajian yang matang.

"Kalau menggunakan penjaminan dari Bank Riau Kepri Syariah bisa, artinya ada konsorsium dengan Bank Muamalah misalnya, itu bisa. Makanya sekarang ini kami sedang membuat kajian dulu. Dan KPK juga menganjurkan demikian. Sehingga nanti kita melihat sisi mana yang terbaik," terangnya.

"Tapi ini kita lihat juga pada kajian mana nanti yang terbaik. Kalau ini (Opsi Dana Bank Syariah) terbaik mungkin nanti akan kita lakukan. Tapi kalau yang terbaik dari SMI mungkin kita akan melakukan pinjaman ke SMI, karena dari segi profesionalitas memang SMI sudah terbukti dan mereka juga didampingi oleh KPK," demikian Gubri. (RB/Dwi)

foto

Terkait

Foto

Tak Melulu Angkat Senjata, Ini Contoh Kegiatan TNI yang Menarik Simpati Rakyat

RIAUBOOK.COM - Tidak melulu angkat senjata melakukan tugas-tugas operasi militer untuk mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara, di sisi lain TNI…

Foto

Kali Ini Gubernur Tanpa Bupati dan Wako Rayakan HUT Riau, Mengapa?

RIAUBOOK.COM - Ada yang berbeda dengan perayaan hari jadi Provinsi Riau kali ini, Gubernur Syamsuar melaksanakannya tanpa para kepala daerah…

Foto

Cinta Terlarang, Kisah Kakak dan Adik Kandung Miliki 2 Anak

RIAUBOOK.COM, SULSEL - Kisah cinta terlarang tidak hanya ada di dalam film-film layar kaca, namun juga terjadi di kehidupan nyata.Seperti…

Foto

AS Klaim Tembak Jatuh Drone Iran, Hossesn Salami: Buktikan

RIAUBOOK.COM - Pihak militer Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa kapal perang USS Boxer milik mereka telah menembak jatuh satu pesawat…

Foto

Ratusan Kepala Desa Rohil Ikuti Edukasi KI, Alnov: Sengketa Informasi Jangan ke Pengadilan Agama

RIAUBOOK.COM - Ratusan kepala desa asal Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengikuti acara Implementasi Undang-undang Tentang Keterbukaan Informasi Publik yang digagas…

Foto

Ini Dia Masakan Megawati yang Luluhkan Prabowo

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto beberapa waktu lalu mengejutkan publik, dan kali ini giliran…

Foto

Polda Maunya Cepat Pindah, Tapi Proyek Mapolda Belum Serahterima

RIAUBOOK.COM - Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Riau berkeinginan cepat untuk pindah markas dari Jalan Sudirman ke kawasan Jalan Patimura mengingat…

Foto

Pertemuan Jokowi-Prabowo, Begini Tanggapan Ustadz Somad dan Aa Gym

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Presiden RI terpilih Joko Widodo (Jokowi) bertemu mesra dengan lawannya Prabowo Subianto, peristiwa itu mengharukan sekaligus mengejutkan…

Foto

Prabowo Didampingi Kepala BIN

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Stasiun MRT Lebak Bulus,…

Foto

Jokowi dan Prabowo Akhirnya Bertemu di Lebak Bulus

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Setelah lama tak menemukan titik terang, akhirnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo…

Foto

Ini Dia Buaya Pembunuh 300 Manusia, Seperti Monster

RIAUBOOK.COM, AFRIKA - Predator mematikan yang hidup di dua alam menjadi paling ditakuti manusia setelah membunuh ratusan manusia. Namun buaya di…

Foto

Ingat! Bukan Cuma untuk Kubu Jokowi, Mahfud: Azab Allah Bagi Tukang Fitnah, Penyebar Hoax, Pezalim dan Curang Pilpres

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Azab Allah akan turun dan dijatuhkan bukan hanya untuk pihak sebelah, tetapi mereka semua yang curang, penebar…

Foto

Dari Rekaman CCTV, Begini Kejadian Pengeroyokan Sebabkan Anggota TNI Tewas

RIAUBOOK.COM - Sebuah rekaman CCTV kasus pengeroyokan yang menimpa anggota TNI AD Kopda Lucky Prasetyo (36) beredar luas di media…

Foto

Setelah Ditelusuri, Ini Motif Pembunuhan Anggota TNI AD

RIAUBOOK.COM, SULUT - Peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya anggota TNI AD, Kopda Lucky Prasetyo (36) telah ditangani aparat kepolisian Sulawesi…

Foto

Begini Tampang Terduga Pelaku Pembunuh Anggota TNI, Badannya Kekar-kekar Sangar

RIAUBOOK.COM, NGANJUK - Peristiwa pengeroyokan yang menyebabkan seorang anggota TNI AD Kopda Lucky Prasetyo (36) meninggal dunia diketahui mengarah pada empat pelaku…

Foto

Amnesty Internasional Minta Jokowi Tuntasjan Kasus Kerusuhan 23 Mei

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Presiden Joko "Jokowi" Widodo diminta untuk menuntaskan kasus penganiayaan dalam insiden berdarah pada 21-23 Mei 2019 di…

Foto

Mimpi Sandiaga Uno Sirna Dihari Ulang Tahun, Cinta Sulaiman Obati Sakitnya

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno atas pesaingnya di kursi RI 1 dan…

Foto

Ketua MK: Putusan Gak Mungkin Puaskan Semua Pihak

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman telah mengetok palu pertanda sidang putusan sengketa Pilpres 2019 dimulai di…

Foto

Yusril: Putusan MK Final, Jangan Sampai Akhirat

RIAUBOOK.COM - Semua pihak baiknya menerima putusan Mahkamah Konstitusi (MK), demikian Ketua tim kuasa hukum pasangan calon 01, Joko Widodo-Ma'ruf…

Foto

Mantan Penasehat KPK: Putusan MK Dibawa ke Peradilan Internasional

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai hasil Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pilpres (2019) akan dibawa ke peradilan…

foto

Pendidikan