RIAUBOOK.COM - Ancaman Pemutusan Hubungan (PHK) akibat pandemi virus corona (covid -19) turut menjadi kekhawatiran yang dirasakan oleh para buruh pekerja pabrik kelapa sawit di Rokan Hulu.
Hal tersebut, diungkapkan Babinsa Koramil 11/Tambusai Serda Ahmad Jais usai melakukan monitoring dan menggelar komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat yang ada di wilayah teritorialnya, Selasa (12/5/2020).
Saat melakukan monitoring wilayah tersebut, Serda Ahmad Jais turut mendatangi buruh bongkar muat yang ada di PT Naga Mas Talikumain, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam giat komsos itu, ia berharap dapat mendengar secara langsung keluhan yang dialami para buruh di daerah setempat.
"Dampak pandemi covid-19 ini tidak hanya dirasakan buruh di perkotaan saja, akan tetapi buruh di pedesaan pun turut merasakan, seperti yang dialami oleh buruh bongkar muat buah kelapa sawit dan para pekerja di Pabrik PT Naga Mas Talikumain ini," kata Babinsa.
"Wabah covid-19 ini tentunya sangat berdampak terhadap perekonomian, terutama pada warga masyarakat yang berprofesi sebagai buruh atau kuli angkat yang notabene masih belum sejahtera, demikian juga halnya terhadap daya beli buruh juga saat ini mengalami penurunan karena meningkatnya harga beli," tambahj Babinsa lagi.
Dalam kesempatan tersebut, Serda Ahmad Jais pun meminta agar para buruh juga dapat menunda keinginan mudik tahun ini seperti yang dianjurkan pemerintah.
"sehingga kita semua bisa secara bersatu melawan atau memutus mata rantai penularan covid-19 dan situasi perekonomian kedepannya cepat stabil kembali," ujranya. (rb)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…