Kapolri Bakal Sikat Habis 'Konsorsium 303', Jenderal-jenderal Terlibat Bakal Dicekal

Kapolri Bakal Sikat Habis 'Konsorsium 303', Jenderal-jenderal Terlibat Bakal Dicekal

Ist

RIAUBOOK.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan menyikat habis anggotanya yang terlibat dalam 'Konsorsium 303' termasuk para jenderal polisi yang siduga terlibat bakal dicekal.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan jajarannya untuk mengusut masalah itu secara tuntas.

Langkah itu dilakukan Listyo menyusul viralnya grafik " Konsorsium 303 " di media sosial tak lama setelah tewasnya Yosua Hutabarat diusut Polri alias Brigadir J.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan telah memerintahkan jajarannya untuk mengusut soal grafik 'Konsorsium 303'.

Diketahui, grafik 'Konsorsium 303' ini sempat beredar di media sosial tak lama setelah kasus kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat diusut Polri.

"Saya sudah minta usut sampai ke atas, begitu didapatkan nama, red notice atau cekal. Kemudian, dari situ kita ungkap apakah ada anggota yang terlibat atau tidak," kata Listyo Sigit dalam program Satu Meja Kompas TV, Rabu (7/9/2022) malam.

"Tapi paling tidak, saya tidak ragu-ragu, itu sudah saya minta untuk betul-betul bisa diungkap," ujarnya melanjutkan.

Namun, Listyo Sigit menegaskan, pihaknya akan bekerja sesuai fakta berdasarkan scientific crime investigation dalam proses pengungkapan grafik itu.

"Tapi terkait adanya konsorsium atau tidak kan kita bicara scientific crime, ya tentunya saya berjalan dari pembuktian ya," kata Listyo Sigit.

Dalam grafik tersebut diketahui tertulis ada sosok-sosok yang diduga terlibat dalam kasus judi online beserta perannya.

Ada juga sejumlah nama petinggi Polri dalam diagram itu, termasuk Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo yang merupakan tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.

Dalam grafik " Konsorsium 303 " itu juga menyebut bahwa Ferdy Sambo sebagai kaisar.

Tak berhenti sampai di situ, Ferdy Sambo disebut mem-backup sejumlah bisnis ilegal, seperti 303, prostitusi, solar subsidi, sparepart palsu, penyelundupan elektronik, miras, tambang ilegal, hingga solar palsu.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo juga mengatakan, pihaknya saat ini sedang mendalami isu " Konsorsium 303 ".

Namun, menurut Dedi, saat ini Polri sedang berfokus pada Pasal 340 subsider 338 juncto (jo) Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP yang menjerat Ferdy Sambo terkait pembunuhan berencana Brigadir J.

"Sedang didalami sama Dit (Direktorat) Siber Bareskrim. Dari penyidik Timsus tidak ada informasi tersebut," ujar Dedi, Senin (22/8/2022).

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan komitmennya untuk menindak tegas setiap anggota yang terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Diketahui, dalang dari kasus pembunuhan tersebut merupakan jenderal bintang dua, yakni mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo.

"Jadi komitmen kita, kita harus tindak tegas terhadap yang terilbat karena ini adalah pertaruhan terkait mengembalikan marwah Polri," kata Listyo Sigit dalam program Satu Meja Kompas TV, Rabu (7/9/2022) malam.

Listyo Sigit mengatakan, adanya kasus pembunuhan anggota yang dilakukan seorang jenderal bintang dua sangat membuat marwah instansi Kepolisian jatuh.

Bahkan, beberapa kali Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) juga meminta Kapolri untuk menuntaskan kasus pembunuhan Brigadir J.

Listyo Sigit mengungkapkan, saat ini jajarannya bekerja sesuai arahan Presiden Jokowi untuk mengungkap kasus tersebut secara terbuka.

"Jadi yang kita lakukan saat ini adalah sesuai arahan Bapak Presiden, 'Ceritakan, buka fakta sebenar-benarnya, tidak ada yang ditutup-tutupi'," katanya.

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu juga menyatakan bahwa setiap pihak yang terlibat akan ditindaklanjuti.

Diketahui, terdapat 97 anggota Polri yang terlibat dalam kasus kematian Brigadir J.

Untuk membersihkan institusinya, Kapolri membentuk tim guna memeriksa dan memastikan angggota mana yang benar-benar terlibat melanggar etik dan terlibat karena tekanan, serta anggota mana yang terkena tipu atau prank.

Meski sebenarnya, menurut Kapolri, para anggota yang terlibat karena tipuan atau tekanan itu bisa tetap melakukan klarifikasi atau menolak perintah atasan yang salah.

"Ikan busuk mulai dari kepala, kalau tidak bisa kita perbaiki ya kita potong kepalanya, tapi itu kan tidak cukup. Jadi kan sekarang harus kita, bahasa kita, tidak usah terlalu banyak-banyak, yang melanggar langsung kita potong, sudah begitu aja," kata Listyo Sigit.

Selain itu, ia juga mengaku berani dan tidak segan untuk menindak tegas para anggota yang terlibat di kasus itu demi para anggota lain yang telah bekerja jujur.

Pasalnya, ia tidak ingin sekitar 430.000 anggota dan 30.000 pegawai negeri sipil (PNS) Polri lainnya justru ikut menjadi rusak seperti segelintir anggota yang rusak.

"Justru karena saya sayang terhadap hampir 430.000 anggota Polri dan 30.000 anggota PNS yang selama ini juga saya lihat, mereka juga sudah bekerja mati-matian. Saya lihat di daerah-daerah terpencil itu tapi mereka semangat," kata Listyo Sigit.

Diketahui, kasus berawal dari tewasnya Brigadir J akibat luka tembak di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta, pada 8 Juli 2022.

Kemudian, Ferdy Sambo telah mengakui bahwa ia memerintahkan Bharada E atau Richard Eliezer menembak Brigadir J.

Kejadian penembakan itu disaksikan dan dibantu oleh Bripka RR atau Ricky Rizal (ajudan Sambo) dan Kuat Ma'ruf (asisten rumah tangga Sambo).

Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi juga terlibat dalam kejadian pembunuhan berencana tersebut.

Kelima orang yang terlibat itu kini telah ditetapkan tersangka kasus pembunuhan berencana, dengan Pasal 340 juncto 338 juncto 55 dan 56 KUHP.

Tak hanya itu, 97 anggota polisi juga diperiksa terkait pelanggaran etik terkait pengusutan kasus Brigadir J.

Dari total itu, diduga ada 28 yang terbukti melakukan pelanggaran etik dan 7 yang ditetapkan tersangka obstruction of justice atau menghalangi penyidikan, termasuk Ferdy Sambo.

Saat ini, 4 dari 7 tersangka itu telah dipecat melalui sidang kode etik profesi Polri (KKEP).

Sementara 3 sisanya akan diproses secara bergantian. (manadotrbn)

foto

Terkait

Foto

Pusat Informasi Teritorial TNI-AD Kunjungi SMSI

RIAUBOOK.COM - Direktur Pusat Informasi Teritorial TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Agus Prasetyo berkunjung ke kantor Pusat Serikat Media Siber…

Foto

Misnarni Syamsuar Dapat Penghargaan dari Lapas

RIAUBOOK.COM - Ketua TP PKK Provinsi Riau, Misnarni Syamsuar mendapatkan penghargaan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Pekanbaru,…

Foto

Abang Becak Turun ke Jalan, Tuntut Harga BBM Diturunkan

RIAUBOOK.COM - Aktivis sekaligus pegiat media sosial Nicho Silalahi menyoroti puluhan abang becak motor (Betor) tergabung dalam Aliansi Betor Bersatu…

Foto

KPK: Kalau Ada BUMD Sakit Tak Terobati, Jangan Ragu Bubarkan

RIAUBOOK.COM - Seluruh kepala daerah agar memetakan kondisi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di masing-masing daerah agar mengetahui detail mana…

Foto

Wagub Riau: BUMD Harus Diberikan Kepastian Hukum

RIAUBOOK.COM - Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Haji Edy Natar Nasution menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan bentuk…

Foto

Mayat Bustami Ditemukan di Samping Rumah Gubernur Riau

RIAUBOOK.COM - Sejumlah warga di Kota Pekanbaru, Riau, dikagetkan dengan temuan sesosok mayat manusia tergeletak di samping parit rumah dinas…

Foto

Belum Ideal, Penduduk 6 Juta Jumlah Pemilih Berkelanjutan di Riau 3,9 Juta

RIAUBOOK.COM - Saat ini jumlah penduduk di Provinsi Riau telah mencapai lebih 6 juta jiwa, namun jumlah pemilih berkelanjutan tercatat…

Foto

Mantan Bupati Bengkalis Amril Mukminin Bebas

RIAUBOOK.COM - Mantan Bupati Bengkalis, Riau, Amril Mukminin telah bebas setelah menyelesaikan masa hukuman pidana di Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Rabu…

Foto

Bongkar Pasang Motif Pembunuhan Brigadir J

TERIAKAN Putri Cendrawathidari dalam kamar mengejutkan para ajudan. Brigadir RR dan Bharada E yang mendengar bergegas turun dari lantai 2…

Foto

Ternyata Calon Menpan-RB Abdullah Azwar Anas Seorang Santri, Simak Profilenya

RIAUBOOK.COM - Presiden Jokowiakan melantik Abdullah Azwar Anassebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Menpan-RBmenggantikan almarhum Tjahjo Kumolo.…

Foto

Ada yang Ingin Pecah Belah TNI, KSAD Dudung: Kami Solid

RIAUBOOK.COM - Informasi soal keretakan hubungan antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung…

Foto

Gubernur Syamsuar Shalat Subuh di Tembilahan, Serahkan Rumah Layak Huni

RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau Haji Syamsuar bersafari subuh dan salat subuh berjamaah di masjid yang berada di Tembilahan, Kabupaten Indragiri…

Foto

Anak Dudung Tak Lolos Akmil Karena Umur, Panglima Andika: Sudah Masuk

RIAUBOOK.COM - Hubungan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman dikabarkan tidak harmonis,…

Foto

Mengerikan, Setengah Ton Sabu Nyaris Beredar di Riau

RIAUBOOK.COM - Penyalahgunaan dan peredaran barang haram narkotika dan obat terlarang (narkoba) terbukti masih sangat marak di sejumlah wilayah kabupaten/kota…

Foto

Hubungan Panglima TNI & Dudung Baik-baik Saja, Andika: Semua Sesuai Peraturan Undang-undang

RIAUBOOK.COM - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa merespons pertanyaan anggota DPR terkait isu hubungannya yang dinilai tidak harmonis dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat…

Foto

Tahun ini dibangun 386 unit rumah layak huni di Dumai senilai Rp20 miliar

RIAUBOOK.COM - Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Dumai Tahun 2022 ini membangun sebanyak 386 unit rumah layak huni atau rumah…

Foto

Rp12,4 Triliun Untuk BLT, Catat Tanggal Cairnya

RIAUBOOK.COM - Pemerintah bakal menyalurkan dana bantuan lansung tunai (BLT) dengan nilai total Rp12,4 triliun sebagai kompensasi atas naiknya harga…

Foto

Panglima Andika: Kejahatan Sebabkan Nyawa Hilang Harus Prioritas dan Tuntas

RIAUBOOK.COM - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan kasus tindak pidana yang terjadi di lingkungan TNI dan menyebabkan hilangnya…

Foto

BIN Respon Gelombang Demonstrasi Besar-besaran Tolak Kenaikan BBM

RIAUBOOK.COM - Badan Intelijen Negara (BIN) menegaskan aksi demonstrasi masyarakat sebagai bentuk protes kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak…

Foto

Dulu Korupsi Segelintir, Mahfud MD: Sekarang Semuanya Korup

RIAUBOOK.COM - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkopolhukam) Mahfud MD membandingkan perilaku korupsi yang dilakukan oleh pejabat…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan