Jefry dan Filosofi Kain Sarung

Jefry dan Filosofi Kain Sarung

MAKNAILAH filosofi kain sarung agar masa depan yang penuh dengan tantangan dan rintangan dapat dilalui hingga akhirnya berhasil meraih mimpi dan cita-cita di masa depan.

"Kain sarung mengandung filosofi yang luar biasa. Mengapa? karena kain sarung jika dikenakan untuk menutup kepala, maka kaki akan kedinginan dan jika ditutup kaki, maka kepala kedinginan," tutur  Bupati Kampar Jefry Noer di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, Minggu (8/3/2015).

Menurut dia, kain sarung mengandung makna filosofi yang dalam, mengajarkan orang untuk senantiasa belajar untuk menerima hidup apa adanya tanpa meninggalkan perjuangan demi masa depan yang cerah.

"Orang yang pintar, ketika mengenakan kain sarung yang tidak sampai ke kepala dan kaki, maka akan menggulungkan tubuhnya hingga menyerupai udang dan pada akhirnya tertutup kepala dan kaki. Jadi tidak lagi kedinginan," katanya.

Bagi Jefry, filosofi kain sarung sangat luar biasa, mengajarkan orang untuk sabar dan mencukup-cukupi apa yang ada. Hanya bagaimana memutar otak agar mendapatkan yang belum ada.

Jangan coba-coba, kain sarung itu ditambah lebar dan panjangnya, karena menurut dia hal itu justru akan mengubah namanya menjadi selimut, tidak lagi kain sarung.

Jefry melanjutkan, kain sarung juga memiliki kegunaan yang banyak. Selain untuk selimut juga bisa untuk shalat, dan bisa juga untuk handuk dan kerudung penutup kepala.

Maknanya menurut dia adalah orang yang hidup dengan filosifi kain sarung akan mampu hidup walau dengan kondisi susah, dan akan mudah memecahkan segala persoalan yang dihadapinya.

Jefry Noer menceritakan, dirinya merupakan orang yang senantiasa belajar dari pengalaman hidup susah. Ketika kecil, meski keluarga merupakan kalangan orang berada, namun ia telah merasakan hidup susah sebagai pedang kue.

"Ketika itu umur saya masih kurang dari sepuluh tahun, masih duduk di bangku sekolah dasar, saya telah merasakan susahnya hidup, mencari uang dengan berjualan kue," kisahnya.

Ia sempat tidur di pinggur jalan, dekat emperan toko bersama teman-teman semasa itu. "Makna filosofi kain sarung telah saya pelajari sejak saat itu. Ditutup kepala kaki kedinginan, ditutup kaki kepala kedinginan. Hingga akhirnya saya menggulungkan badan hingga kain sarung menutup kepala dan kaki," paparnya.

Dalam hidup, Jefry belajar untuk susah adalah hal paling sulit bagi setiap orang, namun untuk senang tidak harus diajarkan. Maka terpenting dalam hidup adalah bagiamana menerima situasi sulit untuk kemudian senang di kemudian hari.

Jefry Noer kecil menjalani hidup dengan jerih payah. Namun dia akhirnya menjadi sosok yang kuat, penuh semangat, hingga menjalani kehidupan menjadi pengusaha sukses.
 
Pada 2001, Jefry Noer terpilih menjadi Bupati Kabupaten Kampar. Kemudian sempat kembali menekuni bisnisnya pada 2006-2011 dan akhirnya didorong kembali oleh masyarakat untuk mencalokan diri sebagai bupati menggantikan Burhanuddin Husin (Bupati Kampar periode 2006-2011).

Jefry akhirnya terpilih kembali memimpin Kampar sejak 2011 hingga saat ini. Dalam kepemimpinannya, ia mengedepankan Program Lima Pilar Pembangunan yakni meningkatkan akhlak dan moral masyarakat, peningkatan ekonomi masyarakat, peningkatkan sumber daya manusia, peningkatan kesehatan dan peningkatan infrastruktur.

"Saya berharap angka kemiskinan di Kampar terus ditekan hingga zero pada akhir 2016 mendatang. Jangan lagi ada kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh di Kabupaten Kampar. Inilah misi yang saat ini sedang saya jalani sebagai bentuk terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan," kata dia. (mc)

foto

Terkait

Foto

Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun, Selamat Jalan Pak Tenas

RiauBook -Budayawan Melayu Riau, H Tenas Effendy wafat di usia 79 tahun pada Sabtu dini hari (28/2/2015) pukul 00.25 WIB…

Foto

Awas Apel Berbahaya, Meranti Tekan Importir

RiauBook - Pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Pemerintah Kepulauan Kepulauan Meranti, Riau menekan kalangan importir…

Foto

Silahkan Pilih, 70 Perusahaan Akan Tampil di Job Expo Pekanbaru

RiauBook.com - Seperti diketahui, angka pengangguran di Ibu Kota Provinsi Riau, Pekanbaru setiap tahun terus bertambah. Minimnya lapangan pekerjaan adalah…

Foto

Mengenai Penyesuaian Tarif Angkutan, Orgarda: Nanti Dulu

RiauBook.com - Pemerintah Pusat telah kembali menurunkan harga bahan bakar minyak untu premium maupun solar. Namun sejauh ini, tarif angkutan…

Foto

Dengarlah Nyanyian Kematian Suku Talang Mamak

RiauBook.com - Tanah dan hutan bagi Suku Talang Mamak merupakan bagian dari kehidupan yang tidak dapat di pisahkan. Sejak ratusan…

Foto

Dengarlah Nyanyian Kematian Talang Mamak 2

RiauBook.com - Selain itu, di antaranya adalah berdendang dan bernyanyi, nyanyian dinyanyikan bersama-sama dan sangat tergantung pada situasi (sedih, riang,…

Foto

Jokowi Dulu Sering Masuk Hutan Selain Karena Riau Terbakar

RiauBook.com - Siapa yang menyangka, Presiden Joko Widodo mengawali karirnya sebagai seorang pegawai perusahaan pemerintah yang harus keluar masuk hutan.…

Foto

Ini Akun Twitter Jokowi Yang Resmi

RiauBook.com - Mendengar nama Joko Widodo, tentu Anda pasti ingat dengan seorang gubernur yang suka blusukan. Sekarang ini nama Joko…

Foto

Inilah Ciri-ciri Anak Dengan Segudang Bakat

RiauBook.com - Semua orang tua pasti menginginkan Anaknya yang masih kecil memiliki bakat dan kecerdasan alami sejak kecil. Sehingga tidak…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan