Negeri Ginseng yang terkenal dengan girlband dan film-film dramanya ini merupakan salah satu negara yang sering dijadikan tempat wisata oleh para pelancong dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tidak hanya keadaan alamnya yang juga indah, namun Korea juga dikenal sebagai negara yang memiliki kuliner unik dengan citra rasa Asia yang khas tentunya. Selain itu, sering kita melihat banyak perusahaan elektronik dan gadget yang pendiri perusahaanya adalah seorang warga negara Korea yang Sukses dan kaya raya.
Seperti cerita dua oang pria asal korea ini. Pria yang pertama bernama Huh Young In. Pada tahun 2014, Majalah Forbes memasukan Huh ke dalam jajaran orang terkaya di dunia, atas kerja kerasnya yang berhasil mengembangkan Usaha Rumahan ataupun bisnis rumahan yang bergerak di bidang pembuatan roti dan kue yang diwariskan oleh sang ayah tercinta.
Awalnya, Huh sudah bekerja selama 12 tahun di perusahaan roti yang bernama Samlip General Foods. Namun, akhirnya Huh merasa ia belum benar-benar menguasai bisnis tersebut dan memutuskan untuk mengundurkan diri. Setelah itu, ia kembali mempelajari bisnis roti dengan lebih dalam lagi di Amerika Serikat.
Mempelajari Bisnis roti di Amerika Serikat, rupanya banyak memberi pengalaman bisnis baru untuk Huh. Setelah itu ia kembali ke Negara asalnya, Korea, untuk mengembangkan Warisan sang ayah, yaitu perusahaan roti dan Kue milik ayahnya. Sejak saat itu, Huh banyak berjasa pada negaranya untuk bidang kuliner modern. Pengusaha ini yang pertama kalinya memperkenalkan makanan mendunia, seperti Dunkin Donuts, Es krim Baskin Robbins dan Jamba Juice, kepada masyarakat Korea Selatan.
Tidak lupa juga, Huh menjadi salah satu orang dibalik suksesnya rantai perusahaan makanan yang bernama Paris Baugette. Dia membuka cabang usaha ini untuk pertama kalinya pada tahun 1988. Makanan yang dijual adalah sejenis Pasta Prancis dan saat itu masyarakat Korea baru saja mengenal kemewahan.
Hingga saat ini, Paris Baguatte sudah membuka 3.000 gerai di seluruh dunia. 100 outlet diantaranya berlokasi di negara China dan 32 outlet lainya ada di Amerika Serikat. Anda tahu berapa total kekayaan Huh Young In? Dari bidang usaha bidang makanan tersebut, keuntunganya meroket hingga 1.075 miliar atau meningkat sebesar 75 persen dari tahun sebelumnya.
Saat ini, Huh Young In berada di posisi 27 di antara 50 orang terkaya yang ada di Korea Selatan, bahkan dengan total kekayaanya ini, Huh juga masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia versi majalah Forbes.
Huh juga mendapat keuntungan tersebut dari Investasi yang ia lakukan untuk bisnisnya. Walaupun keadaan ekonomi Korea saat ini sedang melambat, keadaan harga saham yang naik turun hingga 10.4 persen dalam setahun, berhasil memberinya keuntungan. Baca juga: Kenali BPJS Ketenagakerjaan dari 6 Poin Ini
Sosok Huh Young In
Huh Young In adalah sosok pengusaha yang mengandalkan kemampuan dan pengalaman yang cukup dari hasilnya bekerja, sebelum ia mendirikan perusahaanya sendiri. Berbekal kemampuan yang sudah ia dalami dari hasil ia bekerja sebagai presiden perusahaan roti Samlip General Foods selama 12 tahun, serta mendalami ilmu bisnis untuk bidang Bakery, Huh Young In berhasil menjadi pengusaha sukses yang masuk ke dalam daftar orang terkaya di dunia versi majalah forbes.
Orang lainya, yang juga memiliki prestasi bisnis yang luar biasa adalah Kim Bum Soo, yang juga berasal dari Korea Selatan. Kim terkenal dengan salah satu aplikasi untuk chatting dan menghubungkan banyak orang di berbagai Negara, yang disebut Kakaotalk. Saat ini, aplikasi ini sudah diakuisisi dengan Path.
Awalnya, Kakaotalk ini dibuat oleh Kim dan merupakan salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan dan sudah mendunia. Sejak saat itulah, Kim dikenal di negaranya sebagai salah satu tokoh yang sukses sebagai entrepreneur digital yang berasal dari negeri Ginseng tersebut.
Kim Bum Soo bukanlah anak seorang Konglomerat yang memiliki banyak limpahan harta dari keluarganya. Kabarnya, Kim berasal dari keluarga yang serba kekurangan. Ayahnya adalah seorang buruh di pabrik pulpen, sedangkan ibunya adalah seorang pelayan hotel yang berpendidikan rendah. Kedua orang tuanya rupanya tidak bisa terus hidup bersama, dan Kim akhirnya diurus oleh sang nenek.
Melek Teknologi
Kim mulai melek teknologi dan juga internet saat dia berada di Bangku Kuliahnya. Kim berkuliah di Universitas Internasional Seoul, yang merupakan universitas terkemukan di Korea Selatan. Setelah lulus, Kim Sempat bekerja untuk Samsung Inc, selama 5 tahun. Tidak lama setelah itu, Kim memutuskan untuk keluar dan mendirikan perusahaan game online yang diberi nama Hangame. Tidak terlalu lama, Hangame demerger dengan Naver menjadi NHN yang juga terkenal di Korea.
Sukses dengan NHN nya, kim memulai karir di Silicon Valley, tempat dimana pusat raksasa digital di dunia berkumpul. Setelah 2 tahun, akhirnya Kim tetap memilih untuk pulang ke Korea dan menikmati hidup bersama keluarganya. Barulah pada bulan maret 2010, Kakaotalk lahir. Aplikasi chatting ini hadir untuk pengganti SMS yang dianggap membosankan dan harus berbayar.
Rupanya Kakaotalk tidak memerlukan waktu yang lama untuk menjadi salah satu aplikasi chatting yang diminati banyak orang. Di bulan pertama kehadiranya, pengguna Kakaotalk mencapai 2 jutaan orang. Hingga saat ini pun, Kakaotalk digunakan oleh hampir 93% pengguna smartphone di Korsel dan 75 persen penduduknya.
Kakaotalk menjadi aplikasi chat yang begitu diminati, ditambah dengan adanya fitur lain seperti games dan iklan belanja dan fitur lainya. Kim juga mampu menjadikan Kakaotalk ini bukan hanya sebagai aplikasi yang digunakan untuk chat , tapi juga dapat menghasilkan keuntungan dari jasa lainya, seperti games dan penjualan kupon dan stiker.
Keuntungan yang diperoleh kakaotalk sangat luar biasa. Kakaotalk menyumbang 64% pendapatanya dari games yang terpasang di dalam aplikasi tersebut. pada tahun 2014, keuntungan yang berhasil diraup oleh Kakaotalk adalah hingga $52 juta.
Dengan keberhasilanya tersebut, Kim Bum Soo juga berhasil masuk ke jajaran orang sukses di Korea Selatan. Walaupun persaingan dunia mobile digital ini cukup tinggi, namun Kim punya cara khusus untuk selalu menjadi Pioner di bidangnya. Terbukti, setelah kemunculan Kakaotalk, muncul beberapa aplikasi serupa yang hingga saat ini sangat populer, seperti Line dan Juga We Chat.
Keberhasilan 2 pria asal korea tersebut, memberikan inspirasi untuk siapa saja yang ingin sukses. Memiliki passion di bidang tertentu, serta mempelajari bidang tersebut dengan sungguh-sungguh, berhasil membuat mereka menjadi Pioner di bidangnya masing-masing. Selain itu, mereka juga berhasil masuk ke dalam daftar Orang Terkaya Di Dunia versi majalah Forbes. Memiliki predikat tersebut, tidak membuat mereka puas begitu saja, mereka tetap melakukan banyak perubahan dan perkembangan baik pada bidang usahanya. Semoga bermanfaat. (rls)




Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…