Sensasi Pokemon Go Jadi Alat Bantu Selamatkan Warga Suriah

Riau Book-Sebuah kantor berita yang dikelola oleh para aktivis Suriah memanfatkan sensasi permainan Pokemon Go yang tengah mendunia untuk menyerukan kampanye bantuan terhadap anak-anak di Suriah yang terjebak di tengah konflik.

Kampanye ini diluncurkan oleh Revolutionary Forces of Syria Media Group di sejumlah media sosial, termasuk Twitter dan Facebook. Kampanye ini menyerukan agar para penikmat game rehat dari perburuan monster-monster imut tersebut dan mengalihkan sejenak perhatian mereka untuk membatu warga Suriah di tengah kecamuk perang saudara yang telah berlangsung selama lebih dari lima tahun.

"Saya di Suriah. Selamatkan saya!!" kicau kelompok ini di akun Twitter, sembari mengunggah foto seorang bocah Suriah tengah memegang papan bergambar monster Pokemon, bertuliskan "Saya di Ghouta Timur, Suriah. Ayo selamatkan saya!" dalam bahasa Inggris dan Arab, dikutip dari CNN Indonesia.

Ghouta merupakan salah satu wilayah di Suriah di mana senjata kimia diluncurkan dengan menargetkan warga sipil pada September 2013, menyebabkan ribuan anak tewas.

Kicauan lainnya menggambarkan seorang anak laki-laki yang tengah duduk di reruntuhan bangunan di tepi jalan. Monster Pikachu muncul di samping si anak dengan raut muka sedih sembari menangis. Kicauan itu diberi tagar #PrayforSyria.

Tak hanya kelompok itu, desainer Saif Aldeen Tahhan juga memanfaatkan popularitas permainan Pokemon Go untuk menyoroti penderitaan warga Suriah akibat perang. Ia mengunggah serangkaian foto kartun lucu dengan latar belakang perang Suriah, seperti rumah yang hancur akibat bom serangan udara, gedung sekolah yang terlantar, dan lain sebagainya.

"Alih-alih mencari monster Pokeman, ada banyak benda yang dicari oleh bocah Suriah setiap harinya, seperti buku sekolah dan mainan-mainan terbengkalai di reruntuhan rumah," ujar Tahhan.

Dalam satu foto yang diunggahnya, kartun boneka beruang disisipkan Tahhan di sebelah anak Suriah yang terluka akibat bom dan boneka harimaunya yang ikut hancur.

"Publik bicara soal Pokemon di media sosial sepanjang waktu, jadi saya membuat gambar ini untuk menarik perhatian mereka yang menderita selama perang dan menyoroti apa yang benar-benar dibutuhkan warga Suriah," kata Tahhan.

Tahhan sendiri merupakan pengungsi Suriah. Dia mengungsi ke Mesir lalu melanjutkan perjalanan dengan perahu untuk menyebrang ke Italia hingga tiba di Denmark pada 2014 lalu. Salah satu karyanya, ia menyisipkan kartun bergambar pelampung di sebelah perahu kecil yang penuh sesak dengan pengungsi yang melarikan diri dari konflik.

"Kami hidup di permainan besar kami sendiri, yakni permainan politik," ujar Tahhan.

Menurut data UNHCR, sejak awal perang Suriah tahun 2010, hampir 5 juta warga Suriah melarikan diri dan terdaftar sebagai pengungsi di berbagai negara, khususnya di Eropa.

Anak-anak Suriah tak lagi bisa bersekolah. Berbagai serangan udara, baik dari Rusia maupun koalisi pimpinan Amerika Serikat merupakan sesuatu hal yang wajar terjadi sehari-hari di negara itu.

"Pentingnya gambar-gambar ini adalah untukl menarik perhatian dunia selama masa perang. Saya beritahu Anda, rakyat Suriah tidak mencari Pokemon," ucap Tahhan.(ria)

foto

Terkait

Foto

Harga Perhiasan Emas di Prediksi Terus Naik Hingga Akhir Tahun

Riau Book-Sampai hari ini harga emas di Kota Dumai belum kunjung turun, bahkan harga emas diprediksi akan melonjak menjelang akhir…

Foto

Saatnya Beli Rumah, DP Rendah!

Riau Book - Beberapa kebijakan yang bakal diterapkan Bank Indonesia (BI) dan ini seolah menjadi angin segar bagi masyarakat yang…

Foto

Awas Spekulan di Riau

Riau Book - Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau mengawasi kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) untuk mengantisipasi adanya…

Foto

Wajah Sultan Syarif Kasim II Bakal Nempel di Rupiah, Gubernur Riau Sudah Tanda Tangan

Riau Book - Sosok Syarif Kasim Abdul Jalil Saifuddin atau lebih dikenal dengan Sultan Syarif Kasim II diusulkan untuk dijadikan…

Foto

Irvandi Gustari : Bank Riau Kepri Punya Tanggung Jawab Moril Untuk Menjadi Lokomotif Pembangunan Ekonomi Riau

Riau Book - Bank Riau Kepri (BRK) memiliki tanggung jawab moril untuk menjadi lokomotif pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Riau, apalagi…

Foto

Zaman Penjajahan Beras Campur Gandum, Sekarang Muncul Raskin, Ada Apa Negara Ini....

Riau Book - Dahulu seorang nenek bercerita pada cucunya, dizaman penjajahan Belanda hingga penjajahan Jepang, rakyat begitu sengsara, malah bercampur…

Foto

Bentar Lagi Harga BBM Kembali Berubah, Naik atau Turun?

Riau Book - Evaluasi harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 Oktober 2016 kembali dilakukan oleh Kementerian Energi Sumber Daya…

Foto

Peradilan Perindustrian Indonesia Masih Molor, Ini Sebabnya...

Riau Book - Proses peradilan perindustrian di Indonesia dianggap masih rumit dan terkesan selalu molor sehingga penyelesainnya selalu tidak tepat…

Foto

Polres Inhil Serahkan Bantuan Terhadap Korban Bencana Alam Puting Beliung

Riau Book - Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono SIK beserta rombongan kunjungan ke Dusun Pisang Baru dan Dusun Pasar Baru…

Foto

Triliunan Investasi Terhambat Masuk ke Riau Akibat RTRW Belum Rampung

Riau Book - Diperkirakan sebanyak 2,87 triliun investasi terhambat masuk ke Riau akibat belum rampungnya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).…

Foto

BRK Teken Kerjasama dengan Yayasan Daar En – Niswah

Riau Book - Bank Riau Kepri jalin kerjasama dengan Yayasan Daar En — Niswah, kerjasama yang ditandatangani oleh Direktur Utama…

Foto

Polsek Gaung Anak Serka (GAS) Serahkan Batuan Terhadap Korban yang Digigit Buaya di Inhil

Riau Book - Dua beradik AL (12), CEK (8), yang merupakan korban yang diterkam buaya saat bermain di tepi sungai…

Sultan Syarif Kasim II Diusulkan Masuk Digambar Mata Uang Rupiah

Riau Book - Gambar Sultan Syarif Kasim II diusulkan ke Bank Indonesia untuk menjadi gambar pada mata uang rupiah, dimana…

Foto

Pemudik ke Sumbar Kurang, Pengemudi Travel Sebut Tidak Terjadi Lonjakan di Dumai

Riau Book-Pengemudi angkutan umum executive mengaku lonjakan penumpang selama arus mudik tidak terjadi di kota Dumai karena jumlah pemudik yang…

Foto

Transportasi Umum Kurang Diminati, Pemudik Memilih Pakai Kendaraan Pribadi

Riau Book - Masyarakat di Riau lebih cenderung menggunakan kendaraan pribadi untuk mudik lebaran ke luar kota dari pada memanfaatkan…

Foto

Paska Raya Harga Ayam di Inhil Cenderung Menurun

Riau Book - Harga daging ayam, baik jenis ayam kampung maupun ayam buras di Pasar Terapung Selodang Kelapa, Jalan Yos…

Foto

Bupati Inhil Hadiri Pelaksanaan Focus Group Discussion di Pekanbaru

Riau Book - Bupati Inhil diwakili Asisten II Setda Inhil, Drs. Rudiansyah yang di dampingi Kepala Dinas Perkebunan dan Kabid…

Foto

Beli Durian di Batam Kiloan, Buat Kocek 'Bolong'

Riau Book - Tidak seperti di pasar-pasar tradisional Pekanbaru atau kota-kota besar di Indonesia lainnya, di Batam, beli durian harus…

Pasca Lebaran, Harga Daging Ayam di Pekanbaru Naik

Riau Book - Pasca lebaran harga ayam di pasar naik. Hal ini dipicu oleh kenaikan permintaan namun stok kurang. …

Foto

Lansia di Kepulauan Meranti dapat Bantuan Rp1 Juta Setahun

Riau Book - Untuk pria maupun wanita yang lanjut usia (lansia) dalam kisaran diatas usia 70 tahun di Kepulauan Meranti,…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan