Cicak Makan Buaya? Polri Tangkap KPK (sambungan)

Cicak Makan Buaya? Polri Tangkap KPK (sambungan)

RiauBook - KPK menetapkan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka, karena diduga menerima hadiah atau janji saat menjabat Kepala Biro Pembinaan Karir Deputi Sumber Daya Manusia Polri periode 2003-2006, dan jabatan lainnya di kepolisian.
 
KPK menjerat Budi Gunawan dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b, Pasal 5 ayat (2), serta Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang (UU) Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Apabila terbukti melanggar pasal-pasal tersebut, Budi Gunawan diancam dengan hukuman penjara maksimal seumur hidup.
 
Gugatan praperadilan yang dilakukan Mabes Polri sendiri dilakukan, karena Budi Gunawan masih tercatat sebagai perwira tinggi aktif Polri. Saat masih menjadi Kapolri, Sutarman pun beberapa kali menegaskan Mabes Polri melalui Divisi Hukum akan memberikan bantuan hukum kepada yang bersangkutan.
 
Wakil Presiden Jusuf Kalla, sebelumnya yakin kasus tersebut tidak akan menyulut konflik cicak vs buaya jilid baru. Alasannya, KPK dan Polri merupakan dua lembaga penegak hukum yang saling mendukung dalam menjalankan tugasnya memberantas korupsi.
 
"KPK banyak di isi oleh orang dari kepolisian. Hampir separuh orang di KPK itu dari kepolisian, masa masih dapat memunculkan ketegangan," ujarnya.
 
Tedjo Edhy Purdijatno, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, juga berharap kasus yang menjerat Komjen Pol Budi Gunawan tidak memunculkan konflik baru di antara KPK dan Polri.
 
Dia meyakini Polri tidak akan menarik penyidiknya yang bertugas di KPK, seperti saat lembaga pemberantas korupsi itu menetapkan Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Djoko Susilo yang saat itu menjabat sebagai Kepala Korps Lalu Lintas sebagai tersangka. Menurutnya, kedua lembaga penegak hukum tersebut telah berjalan secara profesional, dan terus belajar dari pengalaman masa lalu.
 
Istilah cicak melawan buaya sendiri pertama kali muncul dari Susno Duadji saat menjabat sebagai Kepala Badan Reserse dan Kriminal. Saat itu Susno marah, karena KPK menyadap percakapannya tentang janji hadiah senilai Rp10 miliar jika berhasil mencairkan deposito Boedi Sampoerna.
 
Kepolisian pun memeriksa Chandra Hamzah yang saat itu menjadi Wakil Ketua KPK, karena diduga melakukan penyadapan yang tidak sesuai dengan prosedur. Tidak hanya disitu, Polri pun saat itu menetapkan Chandra Hamzah dan Bibit S Riyanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap oleh Anggodo Widjojo.
 
Anggodo merupakan adik dari Anggoro Widjojo yang saat itu menjadi tersangka kasus dugaan korupsi alat komunikasi di Departemen Kehutanan.
 
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang ketika itu menjadi Presiden pun akhirnya membentuk Tim 8 untuk mencari fakta dalam kasus tersebut. Tim yang dipimpin Adnan Buyung Nasution itu menghasilkan putusan akhir yang menyatakan kepolisian tidak memiliki bukti dan dasar hukum untuk menjerat Bibit-Chandra.
 
Konflik antara KPK dengan Polri kembali memanas saat KPK menetapkan Irjen Pol Djoko Susilo sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang dalam proyek pengadaan alat simulator mengemudi kendaraan bermotor untuk ujian surat izin mengemudi di Korlantas Polri saat 2011.
 
Djoko Susilo menjadi jenderal pertama dari kepolisian yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Aksi tersebut direspon dengan penarikan besar-besaran penyidik Polri yang bertugas di KPK oleh Mabes Polri.
 
Bahkan, puluhan anggota polisi sempat mendatangi Gedung KPK untuk menangkap Novel Baswedan, salah seorang penyidik KPK atas tuduhan penganiayaan yang terjadi delapan tahun sebelumnya.
 
SBY ketika itu kembali turun tangan untuk menengahi konflik yang terjadi, dan menilai proses penetapan Novel sebagai tersangka oleh Polri dilakukan dengan cara dan waktu yang tidak tepat. (bisnis)

foto

Terkait

Foto

Intensitas Kendaraan Kian Parah, Proyek Roro Bengkalis Malah Terhenti

RiauBook.com - Kabupaten Bengkalis yang berada di wilayah pesisir Riau memiliki ibu kota yang merupakan sebuah pulau, dipisahkan oleh selat.…

Foto

BPJS Harus Bangun Rumah Sakit Sendiri, Bagaimana Program Jalan Fasilitas Minim

RiauBook.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diminta mengevaluasi berbagai kegiatan karena apa yang diprogram tidak berjalan sesui, masih…

Foto

Ternyata Ini dia Penyebab Bencana Asap Tahun Lalu

RiauBook.com - Bencana kebakaran hutan dan lahan menyebabkan polusi asap dahsyat di Provinsi Riau pada 2014 mengakibatkan berbagai sektor mulai…

Foto

Wah... di Kuansing Ada Aturan Adat Mengenai Ternak, Malah Hambat Pertanian

RiauBook.com - Di sebagian daerah di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau ada aturan adat mengenai ternak, enam bulan lepas dan…

Foto

Cabai di Bengkalis Akhirnya Terjun Bebas, Rp70.000-Rp40.000/kg

RiauBook.com - Setelah sepekan harga bahan bakar minyak diumumkan turun, barulah hari ini sejumlah bahan kebutuhan pokok di Bengkalis, Riau…

Foto

Kita Imbau Pedagang, Arsyadjuliandi: Turunkan Harga Sembako

RiauBook.com - Masih dalam persoalan mengapa harga sembako tidak turun sementara harga bahan bakar minyak merosot? Pelaksana Tugas Gubernur Riau…

Foto

Harga BBM Turun Rp1.000, Ongkos Oplet Pekanbaru Hanya Rp500

RiauBook.com - Kebijakan pemerintah sebelumnya yakni menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dari Rp7.600 menjadi Rp6.600. Namun ongkos…

Foto

Bisa Jadi Modal Lama, Makanya Sembako Mahal

RiauBook.com - Penetapan harga baru bahan bakar minyak (BBM) oleh Pemerintah Pusat masih belum mampu menekan harga berbagai bahan kebutuhan…

Foto

Harga BBM Turun, Ongkos Angkutan sama Sembako Tetap Mahal

RiauBook.com - Sepekan lalu harga bahan bakar minyak telah resmi kembali diturunkan. Namun disayangkan, ongkos angkutan umum dan sembako tetap…

Foto

Datok Setia Amanah, Tadinya Untuk Annas Maamun Turun ke Anaknya Erianda

RiauBook.com - Gelar adat Datok Setia Amanah sebelumnya dilekatkan untuk Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun. Namun sebelum diresmikan Lembaga Adat…

Foto

Alasan APBD Minim, Meranti Belum Mampu Atasi Kemiskinan

RiauBook.com - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Irwan menyatakan saat ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk kabupaten itu…

Foto

Bukan Karena BBM Murah, Harga Cabai di Pekanbaru Terjun Bebas

RiauBook.com - Kabar baik bagi kalangan ibu rumah tangga. Jika selama ini mengeluhkan harga cabai merah yang terus melejit, hari…

Foto

Hari Ini UMK Rokan Hilir Ditentukan, Mungkin Hanya Rp1,9 Juta

RiauBook.com - Hari ini penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Rokan Hilir, Riau akan ditentukan dan kemungkinan hanya berkisar Rp1,9 juta.…

Foto

Unit Layanan Pengadaan, Bisakah Terpadu?

RiauBook.com - Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang/Jasa di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau diharapkan mampu mendorong peningkatan peran dan fungsi…

Foto

Kalau Harga BBM Turun, Ongkos Angkutan Juga Wajib Turun

RiauBook.com - Setelah sempat menaikkan harga bahan bakar minyak jenis solar dan menghapus BBM jenis premium, pemerintah juga sempat menurunkannya…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan