RIAUBOOK.COM - Bagus sekali, salah satu program yang tepat dalam rangka membantu anak-anak pecandu lem untuk bisa kembali menjadi anak yang normal tidak tergantung kepada lem yang bisa merusak otak mereka dan bisa menjadi gila yang akhirnya ajang rusak masa depan nya.
Dengan kegiatan pembinaan yang diisi berbagai aktifitas olahraga, penyuluhan tentang bahaya nge lem, ceramah agama dan keterampilan lainya.
"Diharapkan bisa menjadikan anak-anak tersebut dapat meninggalkan kebiasaan yang tidak baik dan dapat menjadi anak yang mempunyai keterampilan untuk meraih masa depan yang lebih baik, dan setelah selesai pembinaan harus tetap dipantau dan jika perlu diberikan bantuan peralatan ketrampilan sesuai dengan bidangnya, sehingga mereka dapat mandiri dan tidak kembali lagi pada kebiasaan nge lem nya," Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Inhil Zulaikha Wardan, belum lama ini.
Katanya pula, Organisasi Perangkat Daerah(OPD) terkait harus membuat program pembinaan ini, agar bisa lebih maksimal.
"Kalau putus sekolah harus ada program Disdik bagi mereka supaya bisa lanjut sekolah atau ikut ujian paket, serta di berikan pelatihan keterampilan seperti menjahit, bertukang, bengkel dan lain-lainnya," tambahnya.
Harapan kepada Keluarga dan orangtua, lanjutnya, juga harus ikut menjaga dan mengawasi anaknya jangan sampai kembali lagi pada kebiasaanya yang tidak baik, lingkungan masyarakat juga harus berperan dengan cara membawa mereka ikut serta dalam kegiatan dilingkungannya, gotong royong, kegiatan sosial lainnya sehingga mereka merasa dihargai tidak dikucilkan. (Adv/Diskominfo).
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…