RIAUBOOK.COM - Delapan bangkai rusa ditemukan di jalur pendakian Gunung Lawu, Jawa Tengah. Selama ini rusa-rusa di tempat itu dikenal jinak karena tak pernah disakiti manusia.
Kondisi bangai rusa-rusa itu mati, gosong, dan tandas dagingnya. Salah satu pendaki yang sempat melihat langsung bangkai-bangkai rusa itu amat geram terhadap keadaan ini.
"Miris melihatnya. Bukan lagi berburu, tapi pembantaian," kata pendaki bernami Wahyu Dwi Hartono seperti dikutip dari detikcom, Jumat (9/6/2017).
Selain rombongan Wahyu, ada dua rombongan lain lagi yang sempat melihat bangkai-bangkai rusa itu. Rombongan Wahyu melihat rusa-rusa itu pada Rabu (7/6/2017) lalu, pukul 10.00 WIB. Saat itu Wahyu sedang mengantar tamu rombongan, total sembilan orang.
"Lokasi penemuannya di jalur pendakian Lawu, jalur Candi Ceto, tepatnya dari Pos 5 Gupakan Menjangan ke atas sedikit," kata salah seorang Relawan Ceto (Reco), Eko Supardi Memora.
Penemuan bangkai ini dilaporkan pendaki pada Rabu (7/6/2017) kemarin. Reco mengunggah foto di akun Instagram @relawan.ceto pada hari ini. Terlihat ada enam rusuk rusa yang sudah tandas dagingnya. Awalnya relawan mengira hanya enam ekor bangkai, namun ternyata jumlahnya lebih dari itu.
"Dan benar saja, bukan hanya enam, tapi delapan bangkai. Dengan kondisi semua daging yang ada di tubuhnya hilang," kata Reco dalam unggahan di akun Instagram.
Bahkan, dari delapan bangkai itu, hanya tiga kepala rusa yang ditemukan. Dari tiga kepala itu, dua di antaranya tidak bertanduk dan satu kepala hancur.
"Mungkin lima (kepala) yang dibawa pulang adalah kepala yang bertanduk," kata mereka.
Pihak relawan sangat prihatin atas kejadian matinya rusa di Gunung Lawu. Sebab, rusa-rusa di tempat itu sebenarnya sudah akrab dengan manusia. Belum jelas betul bagaimana rusa itu mati. Kini para relawan sudah menguburkan delapan bangkai rusa itu.
"Sangat disesalkan dengan kejadian ini, bahwasanya rusa yang ada di daerah Gupakan Menjangan adalah rusa yang jinak karena sering melihat manusia, dan mereka tahu manusia tidak akan menyakiti, apalagi membunuhnya. Sekarang kedelapan bangkai yang tersisa sudah dikuburkan," tuturnya. (dtc)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…