RIAUBOOK.COM - Ingin mengirim surat terbuka kepada Guru Besar KPK sebut saja demikian namanya. Sebagian mereka memakai Forum Rektor :
Para Guru Besar KPK yang terhormat,
Teriring salam hormat pada gelar kehormatan yang bapak-bapak dan ibu-ibu sandang. Semua sarjana yang mengerti arti gelar kehormatan professor tentu menghormati. Betapa gelar itu mulia. Kita pasti punya standar pengertian yang sama jika mendengar gelar professor.
Meski belakangan bermakna lebih fungsional. Saking cinta pada gelar kehormatan itu. Saya pernah marah. Di sini di negara Kita. Ketika puluhan profesor dikriminalisasi korupsi.
Sungguh akal sehat saya tidak bisa menerima jika para guru besar itu akhirnya disebut koruptor. Dan saya mencari tahu apa yang sebetulnya terjadi. Para guru besar itu tidak salah. Yang salah adalah penegakan hukum yang kacau.
Sudilah para Guru Besar KPK membaca artikel yang masih ada di website KPK ini, https://t.co/3Vo6bCpHo5.
Betapa kita tidak lagi punya akal untuk membaca gambar besar sehingga para guru besar itu tega dikriminalisasi. Wahai Guru Besar KPK bantulah bangsa ini menjawab persoalannya dengan akal sehat.
Jangan ikut-ikutan menggalang emosi. Di antara puluhan guru besar yang dikriminalisasi itu adalah ahli agama dan ahli hukum. Masuk akalkah?
Bagaimana seorang mendapat gelar doktor dan profesor? Bagaimana bisa dengan sengaja memiliki niat jahat korupsi? Mensrea?
Di negara mana ada gejala profesor mencuri uang negara? Betapa jahatnya nalar jahat penegak hukum itu. Itu sebabnya saya bingung dengan yang menyebut diri Guru Besar KPK yang mendukung buta KPK ini tanpa data.
Dukungan itu memang sukses selama ini. Suatu hari agenda rapat konsultasi pimpinan DPR RI dan Presiden RI berubah. Karena adanya penolakan para Guru Besar KPK ini agar UU KPK tidak direvisi.
Jadilah KPK lembaga suci. Sampai sekarang ingin ubah UU KPK dan kritik kepadanya dianggap penistaan. KPK seperti berhala.
Di beberapa kampus yang didominasi oleh Guru Besar KPK ini diskusi tentang UU KPK dilarang. Tragis sekali. (RB/yopi)
*Oleh Fahri Hamzah, penulis adalah Wakil Ketua DPR RI
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…