RIAUBOOK.COM - Gempa yang berpusat di kepulauan Mentawai dengan kekuatan 6,2 SR dirasakan warga Sumatera Barat berbeda dengan gempa yang pernah terjadi sebelumnya.
Dikatakan Syamsinar warga desa Bisati, kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, gempa yang terjadi sekitar pukul 00.06 WIB tersebut seperti menyentak.
"Gempa yang terjadi sebelumnya termasuk yang terjadi pada tahun 2009 kita rasakan adanya ayunan kecil terlebih dahulu, namun yang terjadi tadi langsung kuat," kata Syamsinar melalui sambungan telepon seluler, Jumat (1/9/2017).
Disebutkannya, dengan guncangan yang langsung kuat tersebut, dirinya langsung terkejut dan dan langsung berlarian dari dalam rumah dalam kondisi listrik padam.
"Kita takut terjadi gempa seperti yang terjadi pada tahun 2009, dimana rumah kita ikut hancur," katanya.
Dijelaskannya juga, suasana mencekam dirasarakan warga dikarenakan melihat air dari drainase seperti berombak sehingga melimpah keluar.
"Saat ini, kita juga masih berada diluar rumah, karena tadi sekitar pukul 01.00 terjadi lagi gempa susulan tidak sekuat yang pertama," katanya menjelaskan.
Laman website BMKG sendiri telah mengeluarkan informasi terkait gempa yang terjadi sekitar pukul 00.06 WIB pada Jumat (1/9/2017) tersebut, dimana pusat gempa berada di kedalaman 10 KM yang berada 1.30 LS - 99.66 BT atau 80 KM timur laut Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat dan dinyatakan tidak berpotensi tsunami.(RB/Iwan)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…