Prosesi cetak sawah baru. (ist)

Selasa, 12 September 2017 - 11:45 WIB 5170000

Kontraktor di Meranti Diimbau Cetak Sawah Baru di Berbagai Desa

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti, Jaka Insita mengungkapkan pihaknya saat ini tengah melaksanakan kegiatan cetak sawah baru di berbagai desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Hal itu sesuai dengan program kerja pelaksanaan cetak sawah baru anggaran tahun 2017 di Kabupaten Kepulauan Meranti seluas 395 Ha. Sebagai tindaklanjut perluasan lahan persawahan padi untuk mengejar target pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Meranti dimasa datang.

Jaka Insita, didampingi Kabid Tanaman Pangan Syafril kepada RIAUBOOK.COM menjelaskan berbagai alat berat untuk melakukan pembukaan lahan sudah bekerja di berbagai desa bahkan sejak awal bulan Agustus lalu.

Seperti di Desa Tanjung Bunga, Desa Semukut, Desa Kedabu Rapat, Repan, Lukun dan Tanjung Sari. Sebanyak 11 alat berat dikerahkan di enam desa tersebut dengan target paling lambat awal November 2017 lahan tersebut sudah bisa ditanami padi.

Menurut Jaka, program cetak sawah baru di Meranti setiap tahun akan terus dilakukan. Kalau sampai tahun 2016 lalu produksi beras baru sebesar 8.504 ton/tahun, hal itu akan terus ditingkatkan seiring dengan perluasan lahan persawahan yang akan terus dikembangkan di Meranti. Dengan program perluasan lahan persawahan dari tahun ke tahun, sehingga kebutuhan masyarakat yang saat ini berkisar 22 ribu ton/ tahun itu akan bisa terpenuhi dalam waktu tidak terlalu lama," ungkap Jaka.

Ditambahkan Syafril kepada para kelompok tani maupun kepada petani itu sendiri agar semakin bergiat melakukan aktivitas pertaniannya. Masyarakat harus mendukung program pemerintah dalam rangka peningkatan produksi beras tersebut.

Masyarakat hanya tinggal melaksanakan saja di lapangan. Sebab kebutuhan para petani mulai dari penyediaan lahan siap tanam dilakukan oleh pemerintah. Itu artinya petani tidak perlu repot untuk membuka lahan baru, melainkan petani hanya bercocok tanam saja dan memelihara tanaman agar bisa mendapatkan hasil panen yang memuaskan.

Diungkapkan Syafril, pemerintah pusat. provinsi maupun daerah sendiri telah menumpahkan perhatian yang besar atas kebutuhan para pertani.

Mulai dari penyediaan lahan, peralatan pertanian, pengadaan bibit unggul, pupuk dan berbagai bentuk bantuan lainnya untuk mendukung peningkatan produksi padi itu sendiri. Untuk itulah sangat diharapkan kesungguhan para petani dalam mengelola lahan pertanian itu, sehingga produksi padi dari tahun ke tahun akan terus meningkat di Meranti,"harap Syafril. (jos)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
redaksi riaubook

Berita Terkini

Balutan Nuansa Minang Warnai Launching HPN 2018

Senin, 11 September 2017 - 12:53 WIB

Sudah 15 JH Riau yang Wafat

Senin, 11 September 2017 - 10:49 WIB

Kloter Perdana Riau Tiba, Isak Tangis pun Pecah

Senin, 11 September 2017 - 10:30 WIB

Hatchery Sungai Bayam Akan Diusul Pemkab Siak Menjadi UPT

Sabtu, 09 September 2017 - 23:00 WIB

Perdana di Kampus Baru ST2P, Bupati Berikan Kuliah Umum

Jumat, 08 September 2017 - 22:14 WIB

Stand Pameran Dinas Sosial Siak Buka Pelayanan SKTM

Jumat, 08 September 2017 - 14:02 WIB

Lagi Berjudi Batu Domino 51, Dicokok Polisi

Kamis, 07 September 2017 - 20:46 WIB

Satu Hari Polres Pelalawan Amankan Tiga Tersangka Narkoba

Kamis, 07 September 2017 - 19:34 WIB

Di Siak, Ada Program 1 Kecamatan 1 Kampung KB

Kamis, 07 September 2017 - 17:38 WIB

Warga Siak Diminta Sukseskan Program Kampung KB

Kamis, 07 September 2017 - 17:26 WIB

Peduli Rohingya, Anggota DPRD Rohil Rela Gajinya Dipotong

Kamis, 07 September 2017 - 14:15 WIB

Peduli Muslim Rohingya, Gempur Inhu Akan Gelar Aksi Sosial

Kamis, 07 September 2017 - 11:36 WIB

4.556 Penerima Daging Kurban dari Penyaluran SQN PKPU Riau

Kamis, 07 September 2017 - 11:16 WIB

Kamenag Buka Praktik Manasik Haji untuk Tingkat Anak-Anak

Selasa, 05 September 2017 - 16:53 WIB