Disaksikan Rektor UR Aras Mulyadi, Dekan FISIP dan FT saling berjabat tangan. (RB/habir)

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 18:18 WIB 1750000

Tidak Ingin Bentrok Terulang Lagi, Ini Langkah-Langkah yang Diambil Pihak UR

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Rektor UR Aras Mulyadi sangat menyayangkan dan menyesalkan bentrokan yang terjadi pada 5 Oktober kemaren, antara mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) dengan Fakultas Teknik (FT).

"Ke depan kita tidak menginginkan hal itu terjadi lagi," kata Aras Mulyadi di Gedung Pascasarjana UR, Sabtu (7/10/2017) saat memberi keterangan pers kepada sejumlah awak media.

Pihak rektorat juga telah mengambil sejumlah kebijakan terkait bentrok yang terjadi kemarin yaitu pertama, untuk menjaga kondusivitas kampus, dua fakultas ini diliburkan selama satu minggu terhitung sejak 6 Oktober sampai 13 Oktober mendatang.

Kedua, memerintahkan dua fakultas ini berkonsolidasi dengan pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, unsur kelembagaan mahasiswa, alumni untuk menjaga kondusivitas kampus.

Ketiga, membentuk tim pencari fakta, yang dipimpin oleh Wakil Rektor III dan beranggotakan seluruh Wakil Dekan III di lingkungan UR, Presiden Mahasiswa serta dan Dewan Perwakilan Mahasiswa UR.

"Kami harap tim bekerja sesegera mungkin dan independen, hasilnya nanti akan memperhatikan peraturan yang ada di kampus," katanya.

Selanjutnya keempat melakukan mediasi antar kedua belah pihak untuk berdamai. Tentunya ini harapkan difasilitasi oleh Wakil Dekan III, Gubernur BEM dan oleh kalangan berkompeten di fakultas masing-masing.

"Tidak dibenarkan melakukan provokasi oleh kedua belah pihak," kata Rektor.

Rektor menceritakan, awalnya bentrok dua kelompok oknum mahasiswa FISIP dan FT ini dipicu oleh konvoi mahasiswa FT yang memasuki halaman FISIP dan saat itu terjadi keributan kedua belah pihak.

Kemudian pada malam harinya sudah diambil kata sepakat, bahwa BEM FISIP dan FT difasilitasi oleh Wakil Rektor III dan Wakil Dekan III yang pada intinya agar masing-masing fakultas memberi pengertian kepada mahasiswa fakultasnya agar tidak terjadi lagi kericuhan seperti sore itu.

"Tapi ternyata masih terjadi, ini dipicu oleh adanya berita-berita yang beragam. Terprovokasi kalimat yang mengandung hasutan-hasutan, sehingga kedua belah pihak muncul semangatnya untuk bentrok lagi," kata Rektor menjelaskan.

Pada kesempatan itu juga, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri pertikaian diantara mereka dengan sama-sama menyampaikan pernyataan sikap yang intinya saling meminta dan memaafkan atas kejadian tersebut. (RB/habir)



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
habir

Berita Terkini

Ini Bukti GenBI Peduli Warga Miskin di Riau

Sabtu, 30 September 2017 - 21:29 WIB

Judi Gelper di Pekanbaru, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Jumat, 29 September 2017 - 22:54 WIB

Seperti Apa Sosok Yopi Arianto Dimata Mahasiswa?

Jumat, 15 September 2017 - 14:31 WIB

Seluruh Sekolah di Inhu bakal Didatangi Pusling

Selasa, 12 September 2017 - 12:08 WIB

Jauh Meningkat, OSN XVI Riau Raih 4 Medali Emas

Minggu, 10 September 2017 - 19:02 WIB

Ahmad Hijazi Lantik Pengurus Daerah IKA UR Inhil

Kamis, 31 Agustus 2017 - 12:16 WIB

Bupati Inhil Kukuhkan 33 Orang Calon Paskibra

Rabu, 16 Agustus 2017 - 06:33 WIB

Soal Iptek, Riau Juara 3 se Indonesia

Jumat, 11 Agustus 2017 - 11:35 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia