RIAUBOOK.COM - Implementasi transaksi non tunai dipastikan tidak merubah dokumen praktik yang sudah diterapkan oleh sistem pemerintahan daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Dirjen Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri kepada pejabat pemprov dan kabupaten/kota se-provinsi Riau yang menghadiri acara Sosialisasi Program Pembayaran Non Tunai, Jumat (12/10/2017).
"Transaksi non tunai itu hanya cara bayar, cara menerima, yang tadinya terima uang tunai dibawah tangan, kemudian sekarang sifatnya hanya pemindah bukuan," ujar Syarifuddin saat memberikan penjelasan kepada pejabat yang menghadiri acara Sosialisasi Program Pembayaran Non Tunai, di gedung daerah Balai Serindit, jalan Diponegoro, Pekanbaru.
Sementara itu, Wakil gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mengatakan, bahwa saat ini pemprov Riau udah siap untuk memulai serta menghimbau kepada jajaran pemerintahan di provinsi Riau untuk tidak gamang dalam menjalankan transaksi non tunai yang akan di terapkan.
"Yang penting kita memulai, soal lengkap tak lengkap itu belakangan, tapi nawaitu kita sudah oke," ujar wagubri kepada Riaubook.com.
Menurut Wan Thamrin Hasyim, keberhasilan DKI Jakarta dalam menerapkan transaksi non tunai patut dijadikan contoh, namun keadadaan georafis Riau harus menjadi pertimbangan dalam menilai keberhasilan transaksi non tunai.
"DKI itu ada segala-galanya, kita ni nak pegi ke Bagan aja mesti naik sampan turun sampan, DKI kejap-kejap aja sampai, Kita jadikan contoh, tapi kita juga mesti bergerak," wagubri menuturkan dengan logat Melayu. (RB/Dwi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…