Pengunjung berbelanja di Giant, Malaysia.(NURUL SHAFINA JEMENON)

Rabu, 01 November 2017 - 12:22 WIB 3180000

Supermarket Giant di Malaysia Berguguran

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Sejumlah gerai supermarket Giant di Malaysia berguguran alian banyak yang tutup dan pada 5 November mendatang Pemerintah Malaysia segera merespons.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak lima cabang Giant tutup menyusul langkah perusahaan untuk tidak memperpanjang kontrak leasing mereka.

Dalam pernyataan resminya, GCH Retail Malaysia selaku pemilik Giant Malaysia mengatakan, keputusan menutup toko tak terhindarkan sebagai upaya "menata kembali operasional untuk meningkatkan efektivitas dan produktivitas".

Pengumuman tutupnya lima toko Giant itu sontak menjadi viral di media sosial. Warganet Malaysia umumnya mengaitkan peristiwa itu dengan turunnya kondisi perekonomian negeri jiran.

Terkait hal tersebut, Menteri Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi, dan Konsumerisme Malaysia Datuk Seri Hamzah Zainudin membantah anggapan bahwa kondisi ekonomi menjadi penyebab utama tutupnya Giant.

Ia mengatakan, keputusan penutupan lima gerai Giant murni dibuat oleh GCH Retail Malaysia selaku pemilik Giant di negara tersebut. Penutupan itu, lanjut Hamzah, merupakan bagian dari strategi bisnis perusahaan.

"Mereka (GCH Retail Malaysia) ingin merampingkan gerai mereka dan mencari tempat lain yang lebih kecil. Mereka masih bernegosiasi dan ini tidak ada kaitannya dengan ekonomi negara," kata Hamzah seperti dilansir RiauBook.com dari New Straits Times dan kompas, Selasa (31/10/2017).

Menurut Hamzah, publik selayaknya memahami bahwa setiap pengusaha perlu mengambil risiko saat berbisnis. Dalam kasus tutupnya Giant, risiko tersebut adalah menghadapi persaingan dengan peritel maupun supermarket lainnya.

Selain itu, kata dia, tren saat ini adalah menjamurnya belanja daring (online) di kalangan masyarakat. Hal tersebut membuat peritel mesti lebih kompetitif untuk menarik pelanggan.

"Tesco telah menjual hipermarket mereka di Korea Selatan, apakah itu berarti negaranya akan bangkrut? Itu adalah strategi pemilik perusahaan untuk menjamin kelanjutan bisnis mereka," cetusnya.

Saat dimintai tanggapan mengenai nasib pengusaha usaha kecil dan menengah (UKM) yang memasok barang ke lima toko Giant, Hamzah menyatakan bahwa kerja sama pelaku UKM adalah dengan perusahaan, bukan pada gerai.

"Misalnya, jika dia (pengusaha UKM) memiliki kesepakatan untuk memasok 1.000 botol sebulan, jika Giant menutup satu gerai saja, kesepakatannya akan tetap sama," tuntasnya.

Menjelang penutupan pada 5 November, saat ini kelima gerai Giant tengah mengadakan obral besar-besaran untuk menghabiskan stok barang. Publik Malaysia pun tergugah untuk memborong sisa barang di gerai-gerai Giant yang segera tutup. (RB/kpc)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Harga Gas Elpiji 3 Kg Mahal, Warga Dumai Menjerit

Minggu, 29 Oktober 2017 - 13:50 WIB

Harga TBS Kelapa Sawit Riau Naik Rp20,56 Per Kilogram

Rabu, 25 Oktober 2017 - 17:42 WIB

Kementerian LHK Jamin Keberlangsungan RAPP, Asal...

Selasa, 24 Oktober 2017 - 23:51 WIB

Kabar Gembira, Harga Sawit Riau Naik Lagi

Selasa, 24 Oktober 2017 - 13:03 WIB

BI Riau Berharap Jalan Keluar Kasus RAPP

Selasa, 24 Oktober 2017 - 11:09 WIB

BI Riau Dorong Pesantren Kembangkan Ekonomi Syariah

Minggu, 22 Oktober 2017 - 17:36 WIB

FKIJK Riau Luncurkan Website Sebagai Media Informasi

Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:45 WIB

Harga Sawit Riau Tembus Rp2.000 Per Kilogram

Selasa, 17 Oktober 2017 - 20:48 WIB