Ketua DPR Setya Novanto (tengah) meninggalkan ruang persidangan usai bersaksi di persidangan kasus dugaan korupsi e-KTP, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (3/11/2017). (net)

Kamis, 16 November 2017 - 17:07 WIB 3710000

Mulai Muncul Sayembara Cari Ketua DPR Setya Novanto yang Hilang, Hadiahnya Segini

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Ada kelompok masyarakat yang mulai menyelenggarakan sayembara berhadiah Rp 10 juta bagi siapa saja yang menyampaikan informasi keberadaan Ketua DPR Setya Novanto, tersangka kasus korupsi e-KTP.

Sayembara ini dipelopori oleh Koordinator Perkumpulan Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin.

"Barang siapa dapat memberikan informasi valid keberadaan Setya Novanto kepada KPK atau Kepolisian atau aparat penegak hukum lainnya sehingga KPK dapat melakukan penangkapan atas Setya Novanto, maka saya akan memberikan hadiah kepadanya uang sejumlah Rp 10 juta," kata Boyamin, Kamis (16/11/2017), seperti dikutip Kompas.com dari Antara.

Boyamin mengaku sudah menyiapkan rekening khusus dan surat kuasa kepada yang berhak menerima hadiah.

"Selanjutnya mulai besok rekening tersebut akan saya umumkan kepada khalayak untuk diberikan kesempatan kepada pihak lain untuk menambahnya. Jika rekening tersebut bertambah berapa pun akan menjadi hak penerima hadiah," tuturnya.

Menurut dia, pengumuman tersebut sekaligus bukti valid untuk mengajukan klaim tanpa syarat apa pun bagi orang yang berhak menerima hadiah.

"Hadiah ini hanya berlaku bagi satu orang atau satu kelompok yang memang informasinya valid dan menjadikan KPK dapat menangkap Setya Novanto," ungkap Boyamin.

KPK belum menemukan Novanto setelah menerbitkan surat perintah penangkapan. Petugas KPK tidak menemukan Novanto saat mendatangi kediaman Ketua Umum Partai Golkar itu pada Rabu malam.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, bila tidak juga ditemukan, maka KPK akan berkoordinasi dengan Polri untuk menerbitkan surat daftar pencarian orang terhadap Novanto.

"Karena proses penegakan hukum pemberantasan korupsi harus dilakukan semaksimal mungkin dan prinsip semua orang sama di mata hukum perlu dilakukan sesuai aturan yang berlaku," ujar Febri. (RB/Kompas.com)


Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Mendagri Akan Copot Bupati Rohul Suparman, Asal...

Kamis, 16 November 2017 - 16:02 WIB

Terjaring Razia BNN, 4 PNS dan 2 Jaksa Positif Narkoba

Kamis, 16 November 2017 - 13:00 WIB

Tengah Malam Aziz Syamsudin Datangi Rumah Setya Novanto

Rabu, 15 November 2017 - 23:50 WIB

RAPP Gelar Media Gathering Jalin Keakraban dengan Media

Rabu, 15 November 2017 - 13:35 WIB

Lowongan CPNS di Seluruh Daerah untuk Tahun Depan

Rabu, 15 November 2017 - 00:28 WIB

Tegas Berantas Narkoba, Anies Tutup Diamond Karaoke

Selasa, 14 November 2017 - 17:14 WIB

21 Agenda Jokowi di KTT ASEAN Filipina

Senin, 13 November 2017 - 11:39 WIB

Situs Pribadi Setya Novanto Sempat kena Hacker

Minggu, 12 November 2017 - 22:41 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia