Panglima TNI. (net)

Minggu, 19 November 2017 - 23:25 WIB 4660000

Para Perwira TNI Pemimpin Pembebasan Sandera di Papua Tolak Kenaikan Pangkat

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Setelah berhasil memimpin operasi gabungan pembebasan sandera di Tembagapura, Timika, Papua, sebanyak 5 perwira TNI justru menolak kenaikan pangkat.

Hal tersebut dinyatakan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di lokasi pembebasan sandera, Minggu (19/11/2017).

"Lima perwira diwakilkan komandan upacara menyampaikan bahwa keberhasilan adalah milik anak buah, kegagalan adalah tanggung jawab perwira. Sehingga secara halus mereka menolak untuk menerima kenaikan pangkat," kata Jenderal Gatot, di Papua, dilansir RiauBook.com dari liputan6.

Kenaikan pangkat diberikan kepada 62 prajurit dari satuan gabungan yang membebaskan sandera secara cepat dan senyap tersebut. Meski tidak menerima kenaikan pangkat, lima perwira pemimpin operasi itu diberikan pendidikan secara khusus mendahului teman seangkatannya.

"Inilah contoh teladan prajurit-prajurit yang tidak mengutamakan kepentingan pribadi, tapi hanya untuk kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Gatot.

Operasi Senyap

Gatot menjelaskan, dalam operasi senyap tersebut, pasukan gabungan dari Kopasus, Batalion 751 Rider, dan Taipur Kostrad melakukan pergerakan sejauh 4,5 km selama 3-4 hari, yang diakhiri dengan pertempuran di dua tempat hingga akhirnya KKB mundur.

Setelah berhasil menguasai lokasi penyanderaan, Gatot menginstruksikan agar mengutamakan keselamatan sandera. Selanjutnya, Kapolda dan Pangdam mengevakuasi para sandera.

"Sebelum evakuasi, saya perintahkan agar kiri-kanan jalan harus aman. Kalau ada tembakan, jauh itu," katanya.

Menurut Gatot, sandera yang merupakan warga asli tetap bertahan di kampungnya dengan penjagaan dari TNI dan Polri. Sedangkan yang bukan berasal dari kampung tersebut telah diungsikan.

Soal KKB yang melarikan diri, Gatot mengatakan, hal itu sedang dalam pengejaran.

"Masih dalam pengejaran, tapi fokus saya kesampingkan semuanya. Yang penting adalah sandera harus selamat," kata dia. (RB/lp6)



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Banyaknya, Ada 13.450 Tenaga Honorer di Pemkab Rohil?

Sabtu, 18 November 2017 - 07:26 WIB

Riau Hari Ini Masih akan Hujan, Awas Petir

Kamis, 16 November 2017 - 09:07 WIB

Pengemis Tajir di Jakarta, Pulang Dijemput Naik Fortuner

Selasa, 14 November 2017 - 23:49 WIB

Ternyata Pelaku Pembakar Mapolres Dharmasraya Anak Polisi

Senin, 13 November 2017 - 15:19 WIB
Gerakan Antikorupsi

Puisi, Novel dan Senjatanya

Senin, 13 November 2017 - 12:55 WIB

Ini dia Identitas 2 Orang yang Nekat Bakar Mapolres

Minggu, 12 November 2017 - 17:57 WIB

Ini Sejumlah Kasus Pembunuhan Sadis Dilatari Bisikan Gaib

Minggu, 12 November 2017 - 15:38 WIB

Kantor Operasional NSP di Selatpanjang Tutup

Jumat, 10 November 2017 - 21:13 WIB

Berkah Kemerdekaan, Wabup Kampar: Bersatu Maju Bersama

Jumat, 10 November 2017 - 16:26 WIB

Kursi Roda dari Gubernur untuk Para Pejuang

Jumat, 10 November 2017 - 12:54 WIB

Mau jadi Pahlawan? Gampang, Ikuti Saran Gubernur Riau Ini

Jumat, 10 November 2017 - 12:43 WIB

Tugu Anti Korupsi yang Dikorupsi

Jumat, 10 November 2017 - 12:17 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia