RIAUBOOK.COM - Kondisi cuaca yang tidak menentu mempersulit pencarian Kepala Kamar Mesin (KKM) KLM Hati Jaya Permai GT 242 yang jatuh di Bouy 14 Tanjung Lebang Perairan Kabupaten Bengkalis, Riau.
Leni Tadika, Kapten Kapal KN Search And Rescue (SAR) 218 Badan SAR Nasional (Basarnas) Pekanbaru, menyebutkan kondisi gelombang ombak di lokasi perairan mempersulit pencarian korban.
"Tadi, kondisi ombak lebih dari satu meter sehingga mempersulitkan pencarian," kata Leni Tadika, Rabu (20/12/2017).
Disebutkan Leni, tidak hanya ombak yang menghambat pencarian KKM yang bernama Hendra Tembong, kondisi angin juga membuat tim pencarian kesulitan dalam menyisir lokasi kejadian.
"Saat ini, korban masih belum kita temukan, karena faktor cuaca yang tidak menentu," katanya.
Pencarian dikatakan Leni, jika kondisi cuaca tidak membaik, pihaknya akan menghentikan pencarian untuk hari ini, dan kembali melanjutkan besok hari.
"Pencarian tetap akan kita usahakan hingga pukul 18.00 WIB sesuai dengan Standar Operasional Prosedur," katanya kembali.
Hendra Tembong sendiri diketahui jatuh, disaat kapal kargo KML Hati Jaya Permai dihantam ombak besar saat berlayar dari Kota Dumai menuju Kabupaten Bengkalis, sekitar pukul 04.00 WIB pada Senin (18/12/2017).
Rekan-rekan satu kapal dengan Hendra sempat melakukan pencarian selama tiga jam dilokasi perairan tersebut, namun karena ombak besar membuat kawan-kawannya melanjutkan perjalanan dan membuat laporan kepada pihak yang terkait.(RB/Iwan).
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…