RIAUBOOK.COM - Sepanjang 2017 peristiwa kriminal telah mewarnai kehidupan masyarakat di Riau bahkan terjadi sejumlah kasus pembunuhan yang membuat heboh.
RiauBook.com merangkum sejumlah peristiwa pembunuhan paling heboh sepanjang 2017 sebagai berikut:
1. Pembunuhan Saudara Kembar
Seorang pria, Ramadhan Sinaga ditemukan tewas di Desa Libo Jaya Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu (17/6/17).
Saat ditemukan kondisi mayat korban mengenaskan, ada luka robek dibagian perut hingga mengakibatkan ususnya terburai, diduga Ramadhan menjadi korban pembunuhan.
Peristiwa itu pertamaka kali diketahui oleh ibu korban Nur sekitar pukul 00.15 WIB.
Saksi histeris ketika menyaksikan tubuh putranya tergeletak di lantai rumah dengan kondisi berlumuran darah.
Tidak lama berselang, masyarakat sekitar dan kepolisian tiba di lokasi.
"Korban sempat dilarikan ke klinik terdekat," kata Kapolres Siak, AKBP Restika PN kepada riaubook.com, Minggu (18/6/17).
Kapolres Siak, AKBP Restika PN mengungkapkan kepolisian kemudian melakukan penyelidikan atas tewasnya Ramadhan dengan memeriksa saksi-saksi.
Kapolres menambahkan bahwa korban Ramadhan Sinaga ternyata memiliki saudara kembar bernama, Ramanah Sinaga alias Batok. Sebelum kejadian itu terjadi, keduanya sempat terlibat cek-cok.
Persoalannya sepele, korban marah karena saudara kembarnya memakan buah nenas miliknya. Hebatnya pertikaian antara dua bersaudara itu membuat pihak keluarga dan tetangga turun tangan melerainya.
Sejak perkelahian itu, Ramanah tidak lagi pulang ke rumah. Sampai sehari setelah keributan itu, korban tiba-tiba ditemukan tewas bersimbah darah.
2. Pembunuhan Tukang Ojek
Teka-teki kasus pembunuhan sadis yang menimpa tukang ojek, Muklis (55) di perkebunan sawit Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Riau beberapa waktu lalu terjawab sudah.
Korban diduga sengaja dibunuh oleh pelaku, YS (23) warga asal Pelalawan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan.
"Setelah sampai di TKP, pelaku membunuh korban dengan cara menjerat leher korban dengan tali yang sudah dipersiapkan," kata Kapolsek Kerinci Kana AKP Herman Pelani, saat dikonfirmasi riaubook.com, Minggu (17/9/17).
Kapolsek menjelaskan, diduga kejahatan pelaku sudah terencana. Usai melumpuhkan korban, pelaku kemudian menguasai arta benda milik korban termasuk sepeda motor.
"Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan, kuat dugaan kasus ini terencana," sambung Herman.
Penyelidikan kasus pembunuhan ini terungkap dalam rentang waktu 10 hari sejak jenazah korban ditemukan warga, saat ditemukan korban tanpa identitas.
Namun hasil forensik menunjukan korban meninggal dunia tidak wajar. Hal itu dikuatkan dengan ditemukannya sejumlah luka pada tubuh korban.
Kasus ini menemukan titik terang ketika kepolisian menemukan pelaku sesuai dengan ciri-ciri pelaku yang dicurigai.
Setelah memastikan keberadaannya, penangkapan dilakukan di kawasan Jalan Akasia, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan dan akhirnya pelaku mengakui perbuatannya.
3. Wanita Tewas Bersimbah Darah
Seorang wanita pemilik warung di Jalan Pekanarba Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, bernama Yanti, ditemukan tewas bersimbah darah akibat dibunuh secara sadis.
Kondisi luka korban cukup parah, sajauh ini polisi masih memburu pembunuh sadis itu.
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Dolifar Manurung dan Wakapolres Kompol Dr H Azwar, mendatangi lokasi kejadian, Rabu (4/10/2017). Mereka meninjau langsung kejadian yang menyita perhatian warga tersebut.
Di tengah hujan yang mengguyur Kota Tembilahan, Dolifar nampak memberi petunjuk dan arahan kepada personel Unit Identifikasi, dan personel Satuan Reskrim Polres Indragiri Hilir. Pelaku belum diketahui identitasnya.
"Data sementara, pembunuhan itu terjadi di warung milik korban bernama Yanti, di Jalan Karya Kelurahan Pekan Arba Tembilahan. Korban menderita luka di tubuhnya," kata Dolifar kepada riaubook.com melalui selulernya.
Saat ini, kejadian tersebut masih dalam penyelidikan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Indragiri Hilir. "Mohon doa dari masyarakat, agar kasus ini cepat terbongkar, dan pelaku dapat ditangkap," kata Dolifar.
4. Pembunuh Sopir Gocar
Polisi menangkap 4 pelaku perampokan yang disertai dengan pembunuhan terhaadp Ardhie Nur Aswan (23), seorang sopir online Gocar di Pekanbaru. Keempat pelaku ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda.
"Ya benar, ada empat orang pelaku pembunuhan terhadap korban Ardhi yang kita tangkap. Sebenarnya pelaku ada 6, tapi dua lagi dalam proses pengejaran," kata Kapolresta Pekanbaru, Komisaris Besar Polisi Susanto kepada Riaubook.com, Senin (27/11/2017).
Para pelaku ditangkap di beberapa daerah, yakni di Banten, di Simalungun Provinsi Sumatera Utara dan di Pekanbaru, Provinsi Riau.‎ Polisi juga mengamankan barang bukti milik korban di antaranya mobil Suzuki Ertiga dengan nopol BM 1654 NV yang digunakan korban terakhir kali menerima orderan penumpang.
Mobil itu ditemukandi jurang daerah Tanah Karo, Provinsi Sumatera Utara pada Selasa (14/11/2017) lalu. Kondisi mobil dalam keadaan ringsek karena jatuh ke jurang.
"Mobil masuk ke jurang karena diduga pelaku ini mau menghilangkan barang bukti. Pelaku membunuh korban Tempat di Pekanbaru, kemudian membuang jasad korban di Siak," jelasnya.
Saat ini polisi masih melakukan pemburuan terhadap 2 pelaku lainnya. Penyidik juga menunggu hasil tes DNA terhadap temuan tengkorak yang ditemukan di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak beberapa waktu lalu, yang dicocokkan dengan keluarga korban Ardhie. (RB/fzr)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…