RIAUBOOK.COM - Untuk pengembangan sistem politeknik dan akademi komunitas, Pemerintah Indonesia dan Swiss sepakat melakukan kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan vokasi.
Komitmen bilateral ini ditandai melalui penandatanganan MoU antara Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto dengan Menteri Ekonomi, Pendidikan, dan Riset Swiss Johann N Schneider-Ammann di sela kegiatan World Economic Forum (WEF) 2018 di Davos, Swiss.
Airlangga mengatakan,‎ kolaborasi yang dinamakan The Skills for Competitiveness (S4C) Project ini bertujuan untuk memberikan terobosan dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sesuai kebutuhan dunia industri.
"Pemerintah Swiss akan memberikan bantuan sebesar Rp 110 miliar dalam bentuk fisik dan pelatihan untuk empat sekolah vokasi Kementerian Perindustrian dan satu milik Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi," kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (28/1/2018) dilansir RiauBook.com dari liputan6.
Keempat sekolah vokasi Kemenperin yang akan dibantu, yaitu Politeknik Baja Batulicin di Kalimantan Selatan, Politeknik Logam Morowali di Sulawesi Tengah, Politeknik Kayu dan Pengolahan Kayu Kendal di Jawa Tengah, serta Akademi Komunitas Industri Logam Bantaeng di Sulawesi Selatan. Sementara itu, satu sekolah milik Kemenristekdikti adalah Politeknik Pemrosesan Ikan Jember, Jawa Timur.
Menurut Airlangga, kerja sama kedua belah pihak ini akan meliputi beberapa aktivitas seperti manajemen, kuliah dan pelatihan, penambahan kurikulum, serta penyiapan jejaring dan dukungan teknis dalam pengembangan sistem pendidikan vokasi.
"Mereka berkomitmen mendanai fase pertama selama empat tahun proyek," kata dia.
Dia menambahkan, program ini akan menghasilkan anak muda dengan kualifikasi dan kualitas lebih baik yang dapat mengisi posisi manajemen tingkat menengah di industri untuk mengoptimalkan proses produksi.
"Apalagi, salah satu kunci dalam penerapan Industry 4.0 adalah pembangunan SDM," lanjut dia.
Airlangga menilai Swiss merupakan salah satu negara yang unggul mengembangkan pendidikan vokasi, khususnya dalam penerapan sistem ganda (praktik dan teori).
"Swiss ingin agar Indonesia juga punya kemampuan yang sama," kata dia. (RB/lp6)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…