RIAUBOOK.COM - Mencerdaskan dan mendidik karakter anak bangsa sudah menjadi aktivitas keseharian bagi wanita yang berparas cantik ini. Aktivitas ini ia lakoni setelah menjadi seorang guru di salah satu Taman Kanan-kanan (TK) di Pekanbaru.
Wanita tersebut bernama Dwi Anggraini, ia saat ini menjadi guru TK di Bintang Ceria yang beralamat di Jalan Paus, Kota Pekanbaru. Selain itu, ia juga menyempatkan untuk mengajar di salah satu Pos Bimbingan Belajar (Bimbel) Anak Cerdas yang juga beralamat di Jalan Paus, Kota Pekanbaru.
Menurut Dwi Anggraini, mendidik dan menanamkan karakter yang baik bagi anak-anak itu harus dimulai dari anak berusia dini, maka sudah menjadi suatu tanggung jawab mendidik dan membentuk karakter anak-anak didik sesuai apa yang diharapkan oleh cita-cita bangsa ini dan orangtuanya.
"Selain menjadi anak yang cerdas, sehat dan kreatif, anak-anak juga harus ditanamkan karakter yang baik, mulai dari etika perilaku, jujur, adil, tegas, rapi, berkata yang baik dan bersikap sopan santun terhadap orangtua dan sesamanya," kata Dwi Anggraini kepada awak media saat ditemui di Gramedia Pekanbaru, Sabtu (3/2/2018).
Dikatakan Dwi Anggraini lagi, selain mendidik anak-anak, ia juga selalu menyibukan dirinya dengan membaca dan meningkatkan kapasitas kemapuan dalam mendidik dan menghadapi persoalan anak.
"Dalam mendidik, tentu berbagai persoalan akan kita hadapi. Misalnya ada anak-anak yang sakit, terjatuh, berantam, kurang semangat dan lain sebagainya, maka salah satu cara yang paling baik menghadapinya adalah lakukan pendekatan dengan penuh kasih dan sayang. Anggap mereka adalah anak kita sendiri," jelas Ia.
Cara mendekati anak-anak yang berusia TK dan PAUD tentu berbeda dengan anak yang sudah SD, pendekatannya tentu tidak terlepas dari bermain. Jadi, belajar sambil bermainlah salah satu cara mendidik mereka.Â
Begitu juga orangtua di rumah, jika mau mengajak anak-anaknya belajar, jangan gunakan terlebih dahulu bahasa ajakan untuk belajar, akan tetapi gunakan bahasa ajakan bermain kepada anak-anak kita. Jadi sambil bermain, disitu mereka kita arahkan untuk belajar.
"Terkadang anak-anak ketika mendengar belajar, menjadi suatu momok di pemikirannya. Namun, saat orangtua mengajak bermain, seketika pasti anak akan senang dan manfaatkan kesenangan anak untuk bermain sambil belajar," demikiannya.
Saya mengajak kepada orangtua untuk berperan aktif untuk mendidik anaknya di rumah. Karena sesungguhnya yang mendidik anak adalah orangtuanya sendiri. Maka, tularkan kecerdasan dan kemampuan kita buat anak-anak kita agar kelak menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan bangsa pada umumnya. (RB/Ferizal)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…