Kebakaran Plaza Ramayana Pekanbaru Salah Siapa? Pedagang 'Tunjuk' Pengelola

Riau Book - Peristiwa kebakaran yang melanda bangunan parar modern Plaza Sukaramai (Ramayana) Pekanbaru di Jalan Jenderak Sudirman mendatangkan kerugian hingga Rp1 triliun. Banyak pihak saling menyalahkan, begitu juga kalangan pedagang yang tentunya sangat dirugikan atas kejadian itu.

Himpunan pedagang menyatakan kelalaian pihak pengelola Pasar Sukaramai dalam menyediakan fasilitas pencegahan kebakaran menjadi penyebab mengapa kebakaran besar di pusat grosir di Kota Pekanbaru itu tidak bisa ditanggulangi secara cepat, hingga mengakibatkan sedikitnya 1.800 ludes dilalap api.

"Sudah kering ludah kami untuk protes ke pihak pengelola untuk memperbaiki instalasi listrik yang sudah berusia 15 tahun, penyediaan hidran air dan racun api, tapi tidak juga digubris," kata Ketua Himpunan Pedagang Pasar Sukaramai, Ismet Bakri, kepada pers di lokasi kebakaran Pasar Sukaramai, Pekanbaru, Jumat (11/12).

Kebakaran Pasar Sukaramai terjadi pada Selasa lalu (8/12) dan api baru bisa dijinakan dua hari kemudian. Bahkan, petugas Badan Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Pekanbaru hingga Jumat siang masih menemukan sisa titik api di lantai dasar pasar.

Ismet mengatakan sejumlah pedagang yang menjadi saksi mata menyatakan kebakaran awalnya muncul dari salah satu kios di lantai dasar. Saat itu beberapa pedagang berusaha memadamkannya, namun tidak ada air yang keluar dari pompa hidran yang berada di pasar tersebut.

"Kami minta tanggung jawab dari pihak pengelola karena di saat terjadi kebakaran, pedagang mencoba gunakan racun api yang tersedia tapi isinya tidak ada. Hidran air juga tidak berfungsi, alarm pendeteksi asap tidak ada, dan bagi pengunjung tidak ada akses ke pintu darurat," katanya.

Menurut dia, sudah sejak lama himpunan pedagang memprotes kepada pihak pengelola agar memperbaiki fasilitas pencegahan kebakaran. Namun, pihak pengelola tetap membiarkan kondisi itu hingga akhirnya terjadi kebakaran yang menghanguskan sedikitnya 1.800 kios di pasar itu.

Padahal, ia mengatakan selama ini pedagang juga terus dipaksa untuk membayar uang servis pengelolaan secara tepat waktu. "Bahkan, pada enam bulan lalu kami sudah protes minta agar fasilitas ini diperbaiki, dan pihak pengelola sudah berjanji dengan surat di atas materai. Justru pihak pengelola malah membongkar salah satu hidran dan dijadikan kios untuk disewakan. Kalau untuk urusan bayar sewa, urusan Rupiah, mereka kencang karena yang nunggak langsung listrik diputusnya," keluh Ismet.

Ia berharap agar pihak kepolisian benar-benar menyelidiki penyebab kebakaran karena ada unsur kelalaian pihak pengelola yang menjadi salah satu penyebabnya. "Saya harap polisi bersikap independen, jangan memihak kepada pengelola dan jangan kepada pedagang. Tolong berikan hasil yang benar-benar akurat," katanya.

Ia mengatakan pihak pengelola juga tidak memberikan kejelasan ganti rugi bagi pedagang korban kebakaran yang tokonya tidak diasuransikan. Bahkan, untuk pendataan pedagang yang menjadi korban dilakukan secara swadaya oleh himpunan pedagang. Padahal, ia mengatakan ribuan pedagang dan pekerja kehilangan pekerjaan akibat kebakaran yang menghanguskan sedikitnya 1.800 kios di Pasar Sukaramai.

"Ada 1.800 kios pedagang di pasar ini yang menimal mempekerjakan empat pegawai, belum termasuk keluarganya dan ratusan orang lainnya dari pusat perbelanjaan Ramayana, yang sekarang terancam kehilangan mata pencaharian. Ada ribuan orang yang sekarang tidak bisa bekerja karena musibah kebakaran ini," katanya.

Pasar Sukaramai merupakan pusat penjualan grosir pakaian di Pekanbaru, yang sudah beroperasi sejak tahun 2000. Pasar ini sebelumnya tidak pernah sepi pengunjung karena berlokasi di sentra niaga Kota Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman. Pasar ini dikelola oleh PT Pengelola Sukaramai yang merupakan pihak swasta pemegang izin pengelolaan selama 25 tahun untuk kemudian diserahkan ke Pemerintah Kota Pekanbaru.

Sementara itu, Direktur PT Pengelola Sukaramai Agdelina Tamaila menyatakan pihaknya baru pada hari ini bisa membuka posko pengaduan bagi pedagang yang menjadi korban. "Ada empat tenda yang disediakan untuk posko pengaduan pedagang dan posko terpadu. Kita baru bisa melakukannya hari ini karena semuanya dilakukan secara bertahap, sedangkan dua hari lalu kita masih fokus untuk memadamkan kebakaran," kata Agdelina kepada Antara.

Ia mengatakan belum bisa memastikan ganti rugi kepada pedagang yang menjadi korban kebakaran karena beralasan hal itu memerlukan tim terpadu yang melibatkan Pemerintah Kota Pekanbaru. "Pasar ini memang diasuransikan tapi itu untuk gedung secara umum, sedangkan untuk tiap kios itu tidak karena dikembalikan ke masing-masing pedagang," katanya.

Agdelina juga tidak mau berkomentar banyak mengenai tuduhan pedagang yang menyatakan ada kelalaian pihak pengelola dalam menyediakan fasilitas pencegahan kebakaran. "Satu per satu kita bahas, tapi untuk yang itu belum waktunya," katanya. (antara)

IKUTI KABAR HOT DARI KAMI DENGAN DOWNLOAD APLIKASI BERIKUT, GRATIS

foto

Terkait

Foto

Nelayan Hilang di Laut Meranti, Berawal dari Tenggelamnya Kapal, Ini Kronologinya

Riau Book - Masyarakat khususnya kalangan nelayan di Meranti, Riau, sebelumnya digemparkan hilangnya dua nelayan akibat kapal mereka tenggelam di…

Foto

Longsor, Jalur Utama Riau-Sumbar Putus Total, Macet 4 Kilometer

Riau Book - Bencana longsor terjadi di lima titik Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapulu Kota, Sumatera Barat. Peristiwa itu…

Foto

Inilah Ragam Foto Kondisi Terakhir Plaza Ramayana Pekanbaru Setelah Kebakaran Padam

Riau Book - Plaza Sukaramai (Ramayana) Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman terbakar sejak dua hari lalu dan pada…

Foto

Tak Satupun Anggota DPR Hadir Diacara Hari Anti Korupsi, Ada Apa?

Riau Book - Ketua sementara Komisi Pemberantasan Korupsi, Taufiequrachman Ruki, menyindir bahwa tidak ada anggota DPR yang hadir dalam peringatan…

Foto

Gila, Kebakaran Plaza Ramayana Datangkan Kerugian Rp1 Triliun

Peristiwa kebakaran hebat yang melanda Plaza Sukaramai (Ramayaba) Pekanbaru sejak Selasa (8/12/2015) mendatangkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp1 triliun. …

Foto

Inilah Foto-foto Terkini Kebakaran Plaza Ramayana Pekanbaru dari Berbagai Sisi

Riau Book - Kobaran api di Plaza Sukaramai (Ramayana) Jalan Sudirman Pekanbaru, Riau, kembali membesar, Rabu (9/12/2015). Petugas berusaha memadamkan…

Foto

Anda Akan Menangis, Lihat Foto Keputusasaan Manusia Paling Tragis ini

Riau Book - Banyak hal yang pada akhirnya menyebabkan seorang manusia itu mengalami keputusasaan. Dan hanya dengan melihat sebuah foto,…

Foto

Beginilah Kejadian Sesungguhnya Saat Plaza Ramayana Pekanbaru Terbakar Hingga Malam

Riau Book - Peristiwa kebakaran masih berlangsung di Plaza Sukaramai (Ramayana) Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman hingga pukul…

Foto

8 Jam, Kebakaran Ramayana Masih Berlangsung, Puluhan Terjebak Belum Jelas Selamat

Riau Book - Sejak sore pukul 16.00 WIB, peristiwa kebakaran masih berlangsung di Plaza Sukaramai (Ramayana) Pekanbaru yang berlokasi di…

Foto

Polisi Jaga Barang Pedagang Ramayana, Belasan Mobil Pemadam Dilibatkan

Riau Book - Kebakaran di Plaza Sukaramai (Ramayana) Pekanbaru di jalan Jenderal Sudirman hingga Selasa (8/12) jelang malam belum juga…

Foto

Inilah Wajah TNI Saat Tingkatkan Kemahiran Menembak

Riau Book - Untuk menambah kecakapan dan keterampilan prajurit TNI, personel Lanud Roesmin Nurjadin mengadakan latihan menembak yang diikuti oleh…

Foto

Kebakaran, Tolong... Pengunjung Ramayana Perkanbaru Terjebak di Lantai Atas

Riau Book - Teriakan histeris; "tolong...," terdengar di lantai 3 Gedung Ramayana Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (8/12). Pusat…

Foto

Baru Saja, Ramayana Pekanbaru Kebakaran

Riau Book - Sebagian kios dalam kompeks pusat perbelanjaan modern Ramayana Pekanbaru di Janderal Sudirman baru saja dilaporkan terbakar. Sejumlah…

Foto

Puluhan Wartawan Geruduk Kantor Gubernur Riau, Tuntut Ansari Minta Maaf

Riau Book -Puluhan wartawan dari berbagai media di Pekanbaru geruduk Kantor Gubernur Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (8/12/201). Demonstrasi…

Foto

Wartawan Minta Copot Ansari Kadir, Plt Gubernur Riau Sempat Membela Tapi Akhirnya Janji Memroses

Riau Book - "Copot Ansari Kadir dari jabatanya sekarang..." puluha wartawan meneriaki Kepala Bagian Administrasi Pendidikan dan Agama Biro Kesra…

Foto

Pejabat Pemerintah Lecehkan Profesi Wartawan yang Pernah Dijalaninya Dulu, 'Saya Saksi Dia Suka Berbagi Amplop'

Riau Book - Anshari Kadir, PNS yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Pendidikan dan Agama Biro Kesra Provinsi…

Foto

Puluhan Wartawan Duduki Kantor Gubernur Riau, 'Ini Uang Untuk Mu Ansari Kadir'

Riau Book - Puluhan wartawan dari berbagai media menggelar aksi unjuk rasa dengan menduduki badan jalan depan pintu utama Kantor…

Foto

Pelajaran Bagi Suami Nakal yang Suka Selingkuh, Dihabisi Isteri Pakai Pisau Dapur

Riau Book - Perselingkuhan terjadi di sejumlah hubungan rumah tangga. Dominan perbuatan itu dilakukan oleh pihak suami, terbuka atau secara…

Foto

Wah, Massa Perusuh HMI Bakal Disemprot Air, 300 Polisi Ambil Alih Pengamanan Kongres

Riau Book - Anggota Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau menyiapkan satu unit kendaraan "Watercanon" untuk mengamankan kongres Himpunan Mahasiswa Islam…

Foto

Massa HMI Bentrok dengan Aparat Kepolisian Pekanbaru, Sampai Kejar-kejaran

Riau Book - Aparat Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, memecah konsentrasi kelompok massa rombongan liar guna menghindari kerusuhan pada kongres…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan