RIAUBOOK.COM - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan membantu penguatan ciri khas Riau melalui aspek kebudayaan dalam pemeliharaan kemajuan budaya.
hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy kepada RiauBook.com, Rabu (14/3/2018) di Pekanbaru.
"Insyaallah Kemendikbud akan memberikan prioritas kepada Provinsi Riau ini untuk pemeliharaan kemajuan kebudayaan Riau, termasuk bahasa, karena Bahasa Indonesia itu sebetulnya induk semangnya dari Riau, dari Bahasa Melayu, dan Pak Plt Gubernur akan menyediakan lahan yang cukup refresentatif untuk menjadi pusat kebudayaan dan bahasa yang itu nanti merupakan kepanjangan tangan Kemendikbud di Riau ini," kata dia.
Lanjut dia, tanahnya nanti dari hibah provinsi dan bangunannya akan disediakan dari Kemendikbud.
Sebelumnya Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menerapkan uatan lokal berbasis Budaya Melayu.
"Kalau yang sifatnya seperti seremonial, nanti anda akan mendengar di Bandara pakai Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu," kata Plt Gubenur kepada RiauBook.com (13/3/2018).
Dia menuturkan kalau sekarang ini pihaknya akan mengutus dua tim bersama dengan Lembaga Adat Melayu Riau untuk pergi ke Jogjakarta dan Bandung sebagai langkah percepatan penerapan muatan lokal yang nantinya dilaksanakan.
"Jadi saya serahkan sama Pak Ahmad Syah Harrofie (Asisten I Setdaprov Riau) kemudian sama Masperi (Asisten II Setdaprov Riau) untuk menghimpun masukan-masukan dari sana," ujar Wan Thamrin.
Kata dia, pada akhir bulan April mendatang, pihaknya berencana melakukan soft launching untuk muatan lokal tersebut.
"Saya bilang, jaman saya selama empat bulan ini ada yang kita perbuat, bahwa kita akan berangkatkan ini, kita sudah punya Perda tahun 2013, Pergub kita tahun 2015, tinggal sekarang ini bagaimana kita action plan nya di lapangan," katanya.
Lanjut dia, pada suatu hari nanti, seluruh orang di masing-masing daerah di Riau ini akan berbahasa Melayu tempatan.
"Mungkin nanti Bahasa Melayu Bangkinang sama dengan Bahasa Melayu Bagan Siapiapi, yang penting Bahasa Melayu tempatan dia," Plt Gubernur mengujarkan.
Terkait anggaran, kata dia, sementara menunggu APBD Perubahan 2018, pihaknya akan memakai uang CSR (Corporate Social Responsibility).
"Mungkin nanti kita mengharapkan dari Bank Riau Kepri dan lain sebagainya, karena kita sekarang ni, kita juga lagi memperbanyak kuku," demikian Wan Thamrin. (RB/Dwi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…