RIAUBOOK.COM - Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) secara resmi menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024.
Dari rilis yang diterima RiauBook.com lewat pesan elektronik pada Rabu (15/8/2018), ACTA yang semula mendukung Ustad Abdul Somad sebagai Cawapres sudah bisa menerima dengan logis pilihan partai koalisi terhadap Sandi untuk menjadi Cawapres.
"ACTA akan all out dan pasang badan di jalur hukum memenangkan Prabowo - Sandi pada Pemilu mendatang," kata Soraya S.H selaku juru bicara ACTA lewat pesan elektronik.
Kata dia ada tiga isu utama yang dalam konteks advokasi hukum akan diantisipasi:
Yang pertama kata dia adalah potensi penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) dan ketidaknetralan penyelenggara negara.
"Kami mempertanyakan kehadiran sejumlah Menteri aktif pada saat pendaftaran Jokowi-Ma'ruf Amin ke KPU pada tanggal 10 Agustus lalu.
Saat itu jelas jam kerja dan hari kerja sehingga seharusnya mereka bekerja sesuai Tupoksi masing-masing.
Perlu diingat bahwa Pasal 547 UU Nomor 7 Tahun 2017 jelas melarang pejabat negara melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan pasangan calon. Kami heran mengapa Bawaslu sama sekali tidak bersuara mengenai hal ini," katanya.
Yang kedua, lanjut Soraya, adalah potensi intimidasi fisik dan hukum terkait perbedaan dukungan politik.
"Kami mengingatkan agar penegak hukum benar-benar bisa menjaga netralitas dalam Pemilu ini. Kontestasi Pemilu dengan dua pasangan calon akan sangat ketat.
Setiap bentuk ketidaknetralan yang merugikan salah satu pasangan calon akan sangat terlihat dan diketahui masyarakat. Kami ingin penegak hukum tegas dalam menindak kampanye hitam yang ilegal," kata dia.
Yang ketiga kata Soraya adalah politik uang. "Kami menyerukan kepada semua pihak untuk menjauhi dan menolak politik uang dalam bentuk apapun. Kami akan membuat unit khusus untuk berpatroli melawan politik uang. Pelajaran dari Pilkada serentak kemarin, partisipasi masyarakat sangat penting untuk membantu Bawaslu menindak politik uang," katanya.
ACTA kata Soraya mengharapkan agar proses Pemilu bisa berlangsung dengan tenang dan damai.
"Mari kita buktikan bahwa bangsa kita sudah maju dalam berdemokrasi. Perbedaan pilihan politik dan pergantian kepemimpinan nasional adalah hal yang biasa di negara demokrasi sehingga tidak perlu disikapi secara berlebihan," kata Soraya. (RB/rls)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…