RIAUBOOK.COM - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Meranti, Anwar Zainal meminta kepada para nelayan yang ada di Meranti, khusunya yang mendapat bantuan kapal dan peralatan menangkap ikan dari pemerintah agar memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.
Untuk pengadaan satu unit kapal Inkamina dan kelengkapan peralatan tangkap ikan itu, bukanlah murah. Kalau bukan pemerintah pusat yang mengadakan itu, kita pastikan bahwa kapal seperti itu tidak akan bisa didakan oleh daerah.
Untuk itu, kita sangat berharap agar semua pemberian pemerintah tersebut dihargai dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk peningkatan kesejahteraan nelayan,"ujar Anwar Zainal, kepadaRIAUBOOK.COMdi ruang kerjanya Rabu (12/9/2018).
Disebutkan dia, cukup banyak kapal bantuan pemerintah pusat maupun yang bersumber dari Provinsi Riau selama ini diterima oleh nelayan Meranti. Tapi sejauh ini belum ada nelayan yang benar-benar mensyukuri dengan bekerja sepenuh hati dan memberikan hasil yang membanggakan.
Artinya, sebut Anwar, komentar dari para nelayan selama ini selalu tidak mengenakkan di telinga. Berbagai alasan dikemukakan yang intinya melemparkan berbagai persoalan yang menurut mereka menjadi kedala.
Sehingga dengan mengetengahkan kendala itu terkesan membuat para nelayan enggan melaut. Dan pasrah dengan keadaan. Yah,, sehingga apapun upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan itu akan mengalami kendala, "ungkap Anwar.
Akibatnya Anwar juga sempat menyampaikan ke pusat, untuk saat ini tidak lagi memberikan bantuan kapal atau alat tangkap lainnya.
Anwar juga memprogramkan dengan program budidaya perikanan yang akan dikelola para nelayan.
"Sudah sempat saya sampaikan ke pusat apa yang nelayan keluhkan selama ini. Dan untuk sementara bantuan kapal sejenis kemungkinan besar belum akan diberikan lagi ke Meranti,"ungkap mantan Asisten II tersebut.
SaatRIAUBOOK.COMmenyampaikan, bahwa saat ini ada satu nelayan di Meranti yang mendapat bantuan kapal Inkamina tahun 2017 lalu mengaku bangga mendapatkan bantuan dari pemerintah tersebut.
Mendengar informasi tersebut, Anwar kembali bersemangat dan langsung meminta alamat nelayan yang diharapkan bisa memberikan motivasi baru bagi para nelayan yang adadi Meranti.
Sebagaimanapernah diberitakan sebelumnya, Asren salah seorang nelayan Meranti mengakui bahwa ikan di perairan Meranti masih banyak.
Ia mengaku hanya butuh waktu lebih kurang satu minggu sejak keberangkatan melaut hingga pulang ke Selatpanjang, sudah banyak mendapat ikan. Sampai-sampai kotak tempat ikan di kapalnya itu penuh yang memaksa mereka harus mendarat.
Ia juga merasakan, bahkan terkesan kekecilan bagasi atau kotak tempat ikan yang ada di kapalnya. Itu karena melimpah ruahnya ikan di perarian Meranti itu. Walau belum musimnya saat ini. Asren mengingkapkan jika memasuki musim angin utara, maka menurutnya hasil tangkapan akan jauh lebih banyak lagi
Walau memang lokasi pemasangan jaring jenis mileneum miliknya itu persis berada di garis perbatasan yakni di lintaas kapal tanker.
Dengan tetap mengacu pada titik koordinat perairan Indonesia, mereka menebar jaring walau kadang berpacu dengan lajunya kapal tanker yang kerab mengancam keselamatan.
Tapi berkat pengalaman melaut selama ini dan menggunakan peralatancanggih kapal ikan, semuanya berakhir dengan senyuman, aku Asren beberapa waktu lalu.
Mendengar informasi tersebut, Anwar -pun merencanakan akan melakukan pertemuan dengan para nelayan dengan menghandirkan Asren.
"Barangkali Asren bisa memotivasi nelayan lainnya sehingga bergairah melaut demi meningkatkan kesejahteraan nelayan itu sendiri," kata dia. (RB/jos)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…