RIAUBOOK.COM - Hingga hari ini kinerja BRK fine-fine saja, asetnya tumbuh, kreditnya tumbuh, NPL (Non Performing Loan) atau kredit bermasalahnya masih terjaga dibawah 3 persen, arus kasnya juga baik, demikian Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Perwakilan Riau, Yusri.
Yusri mengatakan itu berkaitan dengan kinerja BRK selama kepemimpinan Dirut DR Irvandi Gustari selama empat tahun terakhir.
Hampir selama kepemimpinannya, Irvandi hanya di dampingi dua direksi, yakni Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko Eka Afriadi dan Direktur Operasional Denny M. Akbar.
Sementara dua kursi direksi lainnya yakni Direktur Dana dan Jasa serta Direktur Kredit dan Syariah sejauh ini masih kosong.
Yusri mengatakan, hingga kini OJK juga masih belum menerima satu pun usulan nama dari panitia seleksi (Pansel) untuk dilakukan fit and proper test.
"Ini kan kekurangan direksi yang baru disampaikan BRK, Direktur Utama belum. Pansel belum menyampaikan ke kita, saya tidak tahu bagaimana keputusan pemegang saham," kata Yusri saat dihubungi, Kamis (21/3/2019).
Diakui Yusri, jabatan Dirut BRK yang saat ini masih diduduki oleh Irvandi Gustari baru akan berakhir pada bulan April 2019 mendatang.
"Apakah beliau (Dirut) mau diperpanjang atau seperti apa, kan keputusannya ada di pemegang saham," ujarnya.
Lebih lanjut Yusri menerangkan, untuk jabatan tersebut, OJK mengutamakan penilaiannya pada beberapa hal.
"Yang pertama tentunya kompetensi dan intergritasnya, itu hal yang paling utama yang kita lihat, dan reputasi keuangannya juga kita lihat," kata dia.
Untuk calon komisaris kata dia juga sama, OJK ada ketentuan, masing-masing jabatan itu calonnya dua orang, misalnya untuk Direktur Kredit yang masih kosong, dia hanya boleh mengajukan dua calon.
OJK menilai, saat ini BRK masih bisa bertahan meski jabatan Direktur Kredit dan Syariah serta Direktur Dana dan Jasa dirangkap oleh Irvandi Gustari sebagai Dirut.
"Hingga hari ini kinerja BRK fine-fine saja, asetnya tumbuh, kreditnya tumbuh, NPL (Non Performing Loan) atau kredit bermasalahnya masih terjaga dibawah 3 persen, arus kasnya juga baik". demikian Yusri. (RB/Dwi)



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…