RIAUBOOK.COM - Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Pekanbaru-Dumai (Permai) dinilai dapat menjadi contoh dalam pengembangan jaringan jalan bebas hambatan, bukan hanya untuk dalam negeri, tapi juga untuk skala internasional.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit kepada RiauBook.com, Kamis (20/2/2020) saat ditemui di Gerbang Tol Pekanbaru.
Menurutnya, Tol Permai tidak hanya mengedepankan aspek ekonomi dalam membangun konektivitas. Tapi juga memperhatikan aspek ekologi yang ada di daerah setempat.
Hal ini, lantaran pada Proyek Strategis Nasional (PSN) itu terdapat 6 perlintasan gajah. Di mana, perlintasan pertama berada di Sungai Tekuana, lokasinya berdekatan dengan Jalan Tol Permai Seksi 2 (Minas-Kandis Selatan). Tak jauh dari Pusat Latihan Gajah Minas di Kabupaten Siak.
Sedangkan lima perlintasan lainnya berada di Jalan Tol Seksi 4 (Kandis Utara-Duri Selatan), dekat dengan Suaka Margasatwa Balai Raja.
"Harapan kami ini bisa menjadi contoh dunia, bahwa dalam program pengembangan jaringan jalan tol kita tidak hanya bicara konektivitas ekonomi saja tapi juga memperhatikan aspek ekologi," tutur Danang.
Ungkapnya, kawanan gajah yang kerap dijumpai dekat area pembangunan PSN tersebut, memiliki jalur migrasi. "Ini sudah mereka (kawanan gajah) gunakan dari dulu. Jadi Ini kita fasilitasi dengan terowongan," ujarnya.
"Harapan kita, ini bisa menjadi contoh bagi lokasi-lokasi lain dan dan negara-negara lain yang akan mengembangkan jaringan jalan tol yang sensitif terhadap aspek lingkungan," tambah Danang.
Lebih lanjut Danang menjelaskan, pihaknya juga berencana untuk menggelar seminar dengan menghadirkan berbagai pakar Marga Satwa kelas dunia.
Hal itu dimaksudkan agar pola harmonisasi antara aspek ekonomi dan ekologi seperti yang terdapat pada JTTS Permai dapat menjadi acuan dalam pengembangan jalan tol di negara-negara lain.
"Kami juga berencana pada bulan Maret atau April nanti akan menggelar seminar di Jakarta, berkaitan dengan ini (perlintasan gajah) dengan mengundang berbagai pakar Marga Satwa kelas dunia untuk bisa menjadikan ini sebagai contoh panduan dalam merancang bagaimana menjadikan ekologi dan ekonomi jadi satu," demikian Danang. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…