Skema Kerjasama Program Pemagangan ke Jepang Bakal Berubah

RiauBook - Pemerintah Jepang berniat merubah skema program pemagangan di perusahaan-perusahaan Jepang. Hal ini seiring pembahasan rencana perubahan Undang-Undang Ketenagakerjaan di Jepang yang saat ini masih dalam pembahasan di Parlemen Jepang.

Salah satu poin  yang tengah dibahas adalah adanya perubahan regulasi pemagangan di Jepang yang saat ini berdurasi 3 tahun, direncanakan akan menjadi 5 tahun. Perubahan ini tentunya berpengaruh pada negara-negara yang selama ini mengadakan kerja sama pemagangan dengan Jepang, termasuk Indonesia.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dengan Vice Presiden Japan International Training Cooperation Organization (JITCO) Mr. Kensuke Tsuzuki. Jitco merupakan lembaga semi pemerintah yang memiliki tugas dan fungsi memberikan perijinan dan mengawasi pelaksanaan pelatihan kepada warga negara asing di Jepang.

"Dalam pertemuan tadi pihak Jepang memberitahukan adanya rencana perubahan Undang Ketenagakerjaan yang akan berpengaruh pada skema kerjasama program pemagangan dengan Indonesia selama ini ," kata Menaker Hanif di Kantor Kemnaker pada Senin (1/2/2016).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Mr. Tsutomu Ono (Deputy Manager, International Cooperation Dept.) dan Ms. Shiraishi Satomi (Staff, International Cooperation Dept.).

Menaker Hanif menambahkan selain membahas soal rencana perubahan regulasi pemagangan di Jepang durasi magang dari 3 tahun menjadi 5 tahun, pertemuan tadi juga membahas soal program re-entry bagi peserta pemagangan di bidang pembuatan kapal dan konstruksi.

"Dalam pertemuan tadi diketahui juga bahwa saat ini telah dimulai dengan program re-entry bagi peserta pemagangan di bidang pembuatan kapal dan konstruksi yang telah menyelesaikan program magang 3 tahun dapat memperpanjang masa pemagangan selama 2 tahun, atas dasar persetujuan antara peserta dan perusahaan penerima," kata Hanif.

Ditambahkan  Hanif, rencana perubahan skema kerja sama program pemagangan ini harus segera diantisapiasi oleh kedua belah pihak, yaitu pemerintah Indonesia dan Jepang, serta lembaga-lembaga lain yang terkait dengan program pemagangan

"Sebagai upaya sosialisasi perubahan UU Ketenagakerjaan Jepang dan skema pemagangan, Pihak Jepang juga berencana mengadakan seminar khusus terkait masalah ini. Termasuk juga rencana perubahan skema pekerjaan perawat (care worker/care giver). Kita menyambut baik kegiatan sosialisasi ini," kata Hanif.

Rencananya.  JITCO akan menggelar seminar khusus pemagangan  dengan melibatkan dengan seluruh Sending Organization (SO) yang telah memiliki ijin penyelenggaraan pemagangan ke luar negeri dari Kemenaker dan masih aktif berjumlah 90 lembaga.

"Sosialisasi semacam ini tentunya dibutuhkan bagi negara-negara yang terlibat program pemagangan termasuk Indonesia. Kita harus bersiap dan mengantisipasi perubahan-perubahan skema kerjasama Indonesia-Jepang di bidang Ketenagakerjaan ini," kata Hanif.

Dalam kesempatan ini, Hanif juga membicarakan persoalan yang dihadapi saat ini yaitu terdapat lembaga/instansi pendidikan  yang menyelenggarakan pemagangan ke Jepang untuk siswanya, namun tidak dilaporkan pada Kementerian Ketenagakerjaan.

"Hal seperti ini dapat menimbulkan masalah tersendiri, karena pada saat timbul permasalahan sulit untuk menyelesaikannya akibat ketidakjelasan penanggung jawab programnya. Kementerian Ketenagakerjaan telah berupaya melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam rangka mencari solusinya dan berusaha untuk mentertibkannya," kata Hanif.

Sementara itu, Vice Presiden JITCO Mr. Kensuke Tsuzuki menambahkan Kunjungan delegasi JITCO, dimulai tanggal 31 Januari 2016 s/d 3 Pebruari 2016, merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Menteri Ketenagakerjaan RI ke Jepang pada bulan September 2015 yang lalu.

"Kita berharap kerjasama yang lebih erat antara Indonesia-Jepang. Kita juga masih membahas permintaan untuk lebih meningkatkan jumlah pengiriman peserta magang dari Indonesia ke Jepang," kata Tsuzuki.

Penyelenggaraan program pemagangan ke Jepang merupakan program yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi pemuda-pemuda Indonesia dengan melalui magang di perusahaan Jepang selama 3 tahun.

Program pemagangan merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kompetensi dan memberikan pengalaman yang sangat diperlukan untuk memasuki dunia kerja, baik sebagai karyawan maupun usaha mandiri.

Program pemagangan ke Jepang dilaksanakan sejak tahun 1993, dengan jumlah peserta magang yang sudah dikirim sampai dengan bulan Januari 2016 sebanyak 57913 orang, sudah menyelesaikan program dan  kembali ke tanah air sebanyak 44212 orang, dan masih berada di Jepang sebanyak 13701 orang. Sebagian besar peserta yang sudah kembali ke tanah air menjalankan usaha mandiri. Ojin

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Harga Anjlok, Petani Karet di Rohul 'Banting Stir' Jual Semut Jepang

Riau Book - ‎Menghadapi ekonomi yang serba sulit akibat lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar, serta turunnya harga Komuditi karet…

Foto

Tunjangan Perumahan Legislator Riau Kembali ke Angka Lama?

Riau Book - Meski telah dilakukan evaluasi oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Pelaksana Tugas Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman…

Foto

Bawang dan Ikan Teri Andil Beri Inflasi Riau Sebesar 0,33 Persen

Riau Book - Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, di Kota Pekanbaru, Dumai dan Tembilahan, pada Januari…

Foto

Kelompok Tani Mapan Jaya, Panen Jagung Perdana Bantuan Chevron

Riau Book - PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) menjajal program Investasi Sosial dengan mengutamakan pengembangan dan promosi kegiatan pertanian terintegrasi…

Foto

STM Bank Riau-Kepri Lahirkan Miliarder asal Batam, Ratusan Jutawan asal Riau, Ini dia

Riau Book - Pada Sinar Tebar Miliar (STM) Bank Riau dan Kepulauan Riau awal tahun 2016 yang dilaksanakan di Pangkalan…

Foto

Bank Riau-Kepri Kini Tumbuh Modern, Irvandi Gustari: Menjadi Bank yang Kuat

Riau Book - Direktur Utama Bank Riau-Kepri, DR Irvandi Gustari mengatakan, bahwa saat ini BRK telah berkembang menjadi sebuah bank…

Foto

PT BLJ Ikut 'Berebut' Kelola Kolam Renang dan Waterpark Bengkalis

Riau Book - Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Bengkalis membentuk tim evaluasi untuk pengelolaan kolam renang dan warterpark…

Foto

Lima Kebiasaan Ini Dianggap Bisa Sukseskan Bisnis Anda

Riau Book -Setiap manusia pasti memiliki potensi, meskipun potensi yang mereka punya berbeda-beda. Namun banyak orang mengalami kesulitan untuk mengasah…

Foto

Tanda Cinta Masyarakat Pelalawan Simpan Rp16 Miliar di Bank Riau-Kepri

Riau Book - Bupati HM Harris mengatakan, Bank Riau-Kepri (BRK) merupakan perusahaan perbankan yang sejauh ini masih dicintai masyarakat Pelalawan.…

Foto

Menteri Desa Bangun Kerjasama Atasi Krisis Pangan

RiauBook - Indonesia saat ini rawan menjadi negara pengimpor pangan. Hal itu dipicu adanya kelangkaan pangan di tanah air ini.…

Foto

Persaingan Perbankan Ketat: Andi Rachman: Mari Sama-sama Dukung Bank Riau-Kepri

Riau Book - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman atau yang akrab disapa Andi Rachman mengatakan, pihaknya sangat mendukung…

Foto

Hari yang Indah, Satu Miliarder Dilahirkan Bank Riau-Kepri

Riau Book - Layaknya pesta rakyat, ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Pelalawan dan sekitarnya pada Minggu (31/1) tumpah…

Foto

Penjualan Perhiasan Emas di Dumai Merosot

Riau Book- Sudah sebulan terakhir, transaksi ataupun jual beli perhiasan jenis emas 24 karat di pasaran Kota Dumai sedikit melemah,…

Foto

Ekonom Irvandi Gustari: Resiko Adalah Peluang Keuntungan

Riau Book - Prespektif umum menyebut resiko adalah potensi kerugian yang akan dialami pebisnis, sementara itu untuk dunia perbankan resiko…

Foto

Siap-siap, Penyaluran CSR Pertamina Hulu Energi Kampar Segera Tembus Dunia Pendidikan

Riau Book - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Kampar mengelola ladang minyak Blok Kampar yang terbentang di wilayah Kabupaten Indragiri…

Foto

300.000 Buruh Migas Terkena PHK

RiauBook - Masih anjloknnya harga minyak dunia saat ini hingga kisaran 30 USD per barel menyebabkan 300.000 pekerja migas terkena…

Foto

Berkaca Tahun Lalu, Pemprov Riau Targetkan Tinggi Realisasi APBD 2016

Riau Book - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menargetkan realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 mencapai 80-90…

Foto

Perusahaan di Riau Diduga Gelapkan Pajak Hingga Rp22 Triliun

Riau Book - Pasca berakhirnya masa kerja Panitia Khusus (Pansus) Monitoring berbagai perizinan perusahaan bidang perkebunan, Kehutanan, pertambangan dan lingkungan…

Foto

Ubahlah Gaya dan Kultur, Gubernur: Bupati, Pak Wali Kota Selalu Dukung Bank Riau-Kepri

Riau Book - PT Bank Riau-Kepri (BRK) telah resmi menempati gedung baru setinggi 15 lantai yang dinamai Menara Dang Merdu…

Foto

Selamat Menempati Menara Dang Merdu, OJK: Itu Simbol Kemegahan Bank Riau-Kepri

Riau Book - PT Bank Riau-Kepri (BRK) pada Kamis (28/1) telah resmi menempati Menara Dang Merdu setinggi 15 lantai yang…

foto

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Kenduri Apam, Alfedri Berazam Tahun Depan Tambah Event Baru Triathlon Syariah

RIAUBOOK.COM - Tradisi kenduri apam merupakan sebuah tradisi yang biasanya di lakukan oleh masyarakat melayu Siak zaman dulu. Kegiatan ini…

Foto

Tiket Pekanbaru-Jakarta Dibanderol Rp1.048.000, ASITA Riau: Miris!

RIAUBOOK.COM - Tiket pesawat Pekanbaru-Kuala Lumpur dipatok Rp365.000 dan Pekanbaru-Singapura Rp478.500, sehingga warga Pekanbaru memilih berliburan imlek ke Kuala Lumpur…

Foto

Batik Bono Segera Tingkatkan Perekonomian Warga Pelalawan, RAPP Bantu Wujudkan

RIAUBOOK.COM - Ingin memiliki keterampilan dalam membatik, puluhan ibu dari Pelalawan belajar membatik di Rumah Batik Andalan. Mereka berasal dari…

Pendidikan