Menteri Marwan: Dana Desa Benar-Benar Cash For Work

Riau Book - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar mengatakan tahun ini Dana Desa dinaikkan jumlahnya menjadi Rp46,9 triliun, atau dua kali lipat lebih besar dibanding 2015 sebesar Rp20,7 triliun. Artinya, setiap desa akan mengelola uang secara mandiri sebesar Rp.500-800 juta.

Bahkan, pemerintahan Jokowi sudah membuat rancangan, tahun 2017 Dana Desa dinaikkan lagi menjadi Rp81,1 triliun sehingga masyarakat desa sudah bisa mengelola Dana Desa lebih dari Rp1 miliar per desa.

"Ini dari Dana Desa yang baru pertama kali dalam sejarah republik Indonesia. Belum lagi ada Alokasi Dana Desa (ADD) yang besarannya 10 persen dari APBD kabupaten/kota. Sudah jelas dan sangat nyata betapa pemerintahan Jokowi-JK memberikan perhatian penuh kepada desa," ujar Menteri Marwan Jafar, di Jakarta, Minggu (29/2/2016).

Menurut Dia, Dana Desa juga terbukti mampu menghidupkan geliat perekonomian desa sehingga punya daya tahan terhadap krisis. Ketika banyak pihak memprediksi masyarakat desa akan kelimpungan ketika terjadi krisis ekonomi global, maupun adanya kenaikan harga BBM tahun 2015, ternyata masyarakat desa tetap punya daya tahan. Hal ini antara lain karena Dana Desa bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan yang bersipat padat karya.

Dana Desa digunakan membangun infrastruktur desa seperti jalan desa, irigasi, sanitasi, jalan usaha tani, embug, dan proyek infrastruktur desa lainnya. Kemudian pembangunan sepenuhnya memaksimalkan potensi desa. Tenaga kerjanya masyarakat desa setempat, bahan baku dari desa setempat, peralatannya juga dari desa, sehingga Dana Desa benar-benar berputar di desa.

"Dana Desa ini benar-benar cash for work dan dirasakan masyarakat dengan program yang sepenuhnya ada di desa. Tidak lagi hanya program pusat yang sekedar menetes ke desa. Kebijakan Dana Desa ini termasuk kebijakan radikal yang diterapkan pemerintahan Jokowi-JK," tandas Menteri Marwan.

Meski baru pertama kali dijalankan, penggunaan Dana Desa 2015 tergolong sukses karena hanya 6% yang tidak sesuai arah pembangunan. "Ini pun bukan karena di korupsi. Tapi hanya salah informasi, misalnya untuk membangun jalan desa tapi dipakai membangun kantor desa atau pun bangun rumah ibadah. Itu saja, selebihnya semua tepat," jelasnya.

Pengunaan Dana Desa, lanjut Menteri Marwan, juga benar-benar berbasis kemandirian masyarakat desa secara utuh. Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi mengawal agar proses pembangunan di desa itu berjalan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat desa.

"Kita mengarahkan, mengawal sehingga desa-desa tumbuh menjadi mandiri. Masyarakat desa kita dorong agar merdeka secara ekonomi, sosial, politik, dan dengan kepribadian budaya yang berwibawa di mata dunia," jelasnya.

Dalam mengawal Dana Desa agar tepat sasaran, Kementerian Desa diantaranya mendorong dibentuknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bisa menjadi alat bagi desa untuk mewujudkan kemandirian secara ekonomi. Hanya dalam setahun (2015) sudah lebih dari 12.700 BUMDes terbentuk, ditambah 2000 BUMDes yang sudah ada sebelumnya.

"BUMDes ini menjadi wadah membangun ekonomi desa. Bisa dengan membentuk unit usaha pertanian, peternakan, kerajinan UMKM. Juga bisa membentuk unit usaha simpan pinjam, penyewaan alat-alat, termasuk unit usaha jual beli/perdagangan.

Dengan BUMDes, desa-desa akan memiliki unit usaha yang setara dengan perusahaan besar, sehingga terbebas dari cengkraman pemodal besar yang sering mengarahkan masyarakat desa berprilaku konsumtif tapi tidak memberi ruang untuk masyarakat menjadi kuat dan mandiri secara ekonomi.

"Bisa dilihat, petani desa yang tadinya harus ngutang ke rentenir dan hasil panennya dijual murah ke tengkulak, kini sudah beralih ke BUMDes sehingga mereka tidak dililit utang dan hasil panennya pun lebih dari cukup untuk keluarga. Beberapa desa di Sukabumi itu contohnya sudah ada," ujar Marwan.

Selain itu, ada juga desa-desa yang telah membentuk Usaha Bersama Komunitas (UBK) memproduksi berbagai kebutuhan masyarakat untuk dipasarkan. Ada UBK sabun, shampo, dan deterjen di Purwakarta, UBK sosis ayam di Kalimantan Barat. 

"Produk desa dari UBK ini tak kalah dengan prpduk perusahaan besar. Kalau bicara Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), ini jadi modal desa untuk bersaing," jelas Menteri Marwan. Ojin

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

85 Ribu Jiwa Gantungkan Hidup di Migas, Perusahaan di Riau Mulai Cicil PHK

Riau Book - Apa yang dikhawatirkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berangsur-angsur terjadi. Pemutusam Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan-perusahaan di daerahm…

Foto

Komandan Distrik Militer 0302 Inhu Turun ke Sawah

Riau Book - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0302 Indragiri Hulu (Inhu) pada tahun 2016 kembali turun ke sawah mendampingi petani…

Foto

'No Cashflow no Credit', UMKM di Riau Tak akan Bisa Berkembang

Riau Book - Perlambatan pertumbuhan ekonomi yang dialami Indonesia terutama Provinsi Riau hingga akhir tahun 2015 mengakibatkan beberapa perusahaan akan…

Foto

Hidup 'Menetek' APBD, BUMD Riau Sesuka Hati Buat Anak Perusahaan, ke Depan...

Riau Book - Panitia Khusus (Pasus) Tata Kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DPRD Riau, untuk saat ini masih melakukan…

Foto

PNS Gadaikan SK, Bupati Meranti Berani Cairkan Insentif, Kerja Tambahan Tak Ada

Riau Book - Program-program dalam APBD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2016 bisa mulai dilaksanakan, hal itu ditandai dengan penyerahan DPA…

Foto

Ekonomi Masyarakat Dumai Menurun, Toko Emas Siapkan Ratusan Juta Untuk Melayani Konsumen

Riau Book-Perekonomian masyarakat Dumai terlihat menurun, hal ini dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang menjual barang perhiasan seperti Emas.Iwen, pengelola toko…

Foto

Reklame Bertebaran, PAD Pekanbaru Tetap Saja Turun, 'Setorannya' Kemana?

Riau Book - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak reklame yang diterima Pemko Pekanbaru hingga saat ini masih sangat…

Foto

Banjir Hanyutkan Rp12,5 Miliar Usaha Budidaya Ikan di Riau

Riau Book - Pengusaha budidaya ikan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan Kampar, Provinsi Riau merugi akibat musibah banjir. Dinas…

Foto

Jumlah Penerima Beras Miskin di Dumai Diusulkan Bertambah

Riau Book - Jumlah masyarakat rumah tangga sasaran (RTS) penerima manfaat jatah beras miskin (raskin) di Kota Dumai, Provinsi Riau,…

Foto

Rohul Baru Punya 2 Pasar Ternak, Satu Dibangun Darurat dari Kayu

Riau Book - Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Marjoko, mengakui di daerahnya baru ada dua Pasar…

Foto

Dua Jembatan Putus, Petani Sawit Menjerit, Sahrul: Pemkab Rohul seperti Tutup Mata

Riau Book - Akibat putusnya dua jembatan yakni Jembatan Mentawai di Desa Banjar Datar, Cipang Kiri Hilir, dan Jembatan Simpang…

Foto

Waduh, Perusahaan Sekelas PTPN di Rohil Diduga Tak Punya Izin, Kok Bisa Beroperasi?

Riau Book - Komisi A DPRD Rohil tengah mempelajari perusahaan perkebunan milik negara, PTPN III yang diduga melanggar aturan dan…

Tak Punya Lahan Luas, Kebutuhan Pangan Inhil Selalu Tercukupi, Kok Bisa?

Riau Book - Pemerintah Kabupaten Indragiri hilir (Inhil) melalui Badan Pelaksana Penyuluh Ketahanan Pangan (BP2KP) menyatakan Inhil dalam lima tahun…

Foto

Rp70 Triliun Ngantre Masuk ke Riau, Sayang RTRW Masih 'Janji-janji'

Riau Book - Tercatat, hingga saat ini ada lebih kurang Rp70 triliun duit masuk untuk Provinsi Riau tertahan. Pemasukan tersebut…

Foto

Riau 'Paceklik' Beras, Ribuan Hektare Sawah Dihantam Banjir, Rohil Stop Alih Fungsi Lahan

Riau Book - Bupati Rohil H Suyatno melarang keras kegiatan alih fungsi lahan pertanian, dengan maksud meningkatkan produksi padi dan…

Foto

Semburan Gas di Bantan Sari Bengkalis seperti CNG di Pulau Jawa, Berbahayakah?

Riau Book - Badan Penelitian dan pengembangan (Balitbang) Kabupaten Bengkalis mulai mempersiapkan Bengkalis sebagai sentra pengembangan gas bekerjasama dengan Kementerian…

Foto

Warga Bengkalis Kian Dimanjakan, Pelabuhan Roro Air Putih Segera Difungsikan

Riau Book - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin menegaskan, dermaga baru pelabuhan Ro-Ro di Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis dan Sungai…

Foto

Ke Depan, Roro Bengkalis-Pakning Pakai Sistem Canggih, Seperti Apa? Simak Ulasannya

Riau Book - Ramainya keluhan masyarakat terhadap sistem pembelian karcis atau tiket untuk menggunakan jasa penyeberangan Roro dari Bengkalis-Pakning, atau…

Foto

Penuhi Niat, Suyatno Datang Pakai Speedboat, Panen Raya di Kubu Rohil

Riau Book - Panen raya padi di Kecamatan Kubu dihadiri Bupati Rohil H Suyatno. Kegiatan itu menjadi program usaha khusus…

Foto

Ini 3 Pilar Penting Sektor Jasa Keuangan

Riau Book - Nurdin Subandi sebagai Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau pada acara Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan